MEGAPOLIS.ID, JEREZ – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menjadi buah bibir berkat aksi memukaunya di lintasan Moto3 Spanyol 2026. Meski mengawali akhir pekan dengan penuh tantangan, pembalap asal Gunungkidul ini sukses menunjukkan mentalitas juara yang membuatnya mendapat sambutan luar biasa di paddock Honda Team Asia.
Veda Ega Pratama mengejutkan publik di gelaran Moto3 Spanyol, Minggu 26 April 2026 kemarin. Walaupun tak mendapat podium, rider asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu berhasil mencatatkan salah satu comeback terbaik di Sirkuit Jerez, Spanyol.
Veda memulai seri balapan Spanyol dengan performa tak meyakinkan. Dia berada di posisi 24 dari 26 pembalap di sesi latihan bebas pertama seri balapan tersebut
1. Perjuangan dari Papan Bawah ke Q2
Pembalap berusia 17 tahun itu kemudian meningkatkan posisinya menjadi urutan 11 di sesi latihan. Pada sesi kualifikasi pertama (Q1), Veda sukses menjadi runner-up untuk lolos ke Q2.
Di sesi penentuan untuk grid itulah, performa Veda melorot. Pembalap Honda Team Asia itu finis di posisi 17 secara catatan waktu, membuatnya harus memulai balapan dari urutan 17.
Namun pada hari balapan, Veda menunjukkan kelasnya sebagai salah satu rookie terbaik di Moto3. Veda berhasil melesat dan finis di posisi keenam.
2. Apresiasi Tim
Usai balapan, Veda kembali ke paddock Honda Team Asia. Pada momen itu, Veda disambut tepuk tangan meriah dari seluruh ofisial tim. Mereka memberikan selamat kepada Veda atas performa luar biasanya.
“Si bocah roket naik 11 posisi dalam balapan yang luar biasa,” tulis Honda Team Asia dalam akun Instagram resminya (@honda_team_asia), dikutip pada Senin (27/4/2026).
Dengan torehan ini, Veda resmi mendapatkan 10 poin tambahan. Dia naik ke urutan enam klasemen sementara usai mengumpulkan 37 poin dari empat balapan, terpaut 53 angka dari Maximo Quiles (CFMoto Aspar) yang memimpin klasemen Moto3 2026.
(Okezone)
Diterbitkan tanggal 27 April 2026 by Muhamad Samani













Discussion about this post