MEGAPOLIS.ID, JAKARTA – Ombak besar dan cuaca buruk di lautan mengakibatkan keterlambatan proses pemulangan puluhan korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 dari Pulau Masalembu menuju Surabaya. Kapal evakuasi yang membawa 62 orang selamat tersebut terpaksa melambat di tengah pelayaran.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Mohammad Syafii mengungkap rombongan korban dalam perjalanan menuju Surabaya tersebut awalnya diperkirakan tiba di Pelabuhan Tanjung Perak pada pagi hingga siang hari. Namun, tingginya gelombang laut membuat perjalanan mengalami delay (penundaan) selama beberapa jam.
“Untuk posisi kapal sekarang ada di 54 nautical mile. Yang kita perkirakan kapal ini akan sampai jam 10.00 sampai jam 11.00, ternyata karena kondisi ombak sehingga perjalanan akan memakan waktu kurang lebih delay sampai dua sampai tiga jam,” kata Syafii di depan Posko SAR Gapura Surya Nusantara (GSN) Tanjung Perak, Surabaya, dilansir detikJatim, Selasa (4/8/2026).
Kondisi gelombang laut yang tinggi di kawasan perairan Madura dan Masalembu tersebut tak hanya memengaruhi kecepatan pelayaran evakuasi, tetapi juga berpengaruh terhadap penyesuaian luas area penyisiran. Meski sebagian besar penumpang telah diselamatkan, Basarnas belum menghentikan operasi penyelamatan di laut.
Sebelumnya, update data total korban selamat yang berhasil dievakuasi bertambah menjadi 238 orang. Angka ini bertambah usai masuknya pendataan korban selamat dari Pulau Masalembu, termasuk penumpang anak-anak yang sebelumnya belum terdata di awal kejadian.
Sejauh ini, pengerahan KN SAR 249 Permadi masih disiagakan di sekitar lokasi terbakarnya kapal untuk mengantisipasi sisa korban yang mungkin masih mengapung di perairan.(sumber: detik)
Diterbitkan tanggal 4 Agustus 2026 by admin












Discussion about this post