MEGAPOLIS.ID – MANTAN pembalap, Marco Melandri, yakin betul Marc Marquez tidak akan bisa kompetitif di MotoGP 2026. Menurutnya, kondisi fisik pembalap berusia 33 tahun itu sudah mencapai batasnya.
Marquez memasuki MotoGP 2026 dengan status juara bertahan. Namun, hingga seri keempat, pria berpaspor Spanyol itu tak kunjung meraih kemenangan atau naik podium.
Bahkan, Marquez dua kali gagal finis di Thailand dan Spanyol. Hasil terbaiknya sejauh ini adalah finis keempat di MotoGP Brasil 2026.
1. Batas Maksimal
Pembalap tim Ducati Lenovo itu mengakui di tiga seri awal kondisi fisiknya belum 100% akibat cedera bahu kanan yang dideritanya sejak Oktober 2025. Ia ternyata butuh waktu pemulihan lebih lama.
Namun, fakta Marquez gagal finis di Spanyol membuat Melandri ragu The Baby Alien akan membaik. Ia meyakini kondisi fisik juara dunia MotoGP tujuh kali tersebut sudah di batas maksimal.
“Dari segi fisik, saya bisa bilang inilah levelnya Marquez. Tidak akan bisa meningkat lagi karena dia sudah tidak balapan tiga pekan dan tidak juga membaik. Jadi, saya pikir fisiknya sudah mencapai batas dan dia harus menerimanya,” papar Melandri, disitat dari Motosan, Kamis (30/4/2026).
2. Trek-Trek Sulit
Keraguan pria asal Italia itu didasarkan pada fakta sejumlah balapan ke depan. Melandri menyebut Sirkuit Bugatti di Le Mans (Prancis) serta Mugello (Italia) akan menguras fisik pembalap.
“Ada beberapa trek sulit ke depan. Di Le Mans, Anda harus banyak mengerem dan banyak tikungan ke kanan. Mugello cukup banyak memiliki pergantian arah tikungan, dan itu tidak mudah. Assen (Belanda) sangat menguras fisik,” terang Melandri.
“Beberapa tidak akan mudah atau mereka tidak akan menemukan sesuatu yang membuat mereka melaju selangkah. Di sisi lain, dia harus dalam mode mengejar, dan itu mulai menyulitkan,” tutupnya.
Saat ini, Marquez duduk di urutan lima klasemen MotoGP 2026 dengan 57 poin. Ia terpaut hingga 44 angka dari Marco Bezzecchi yang bertakhta dengan nyaman di puncak.
(Okezone)
Diterbitkan tanggal 30 April 2026 by Muhamad Samani












Discussion about this post