MEGAPOLIS.ID, BARABAI – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah (HST) resmi ditutup setelah seluruh sasaran pembangunan yang dilaksanakan di Desa Awang, Kecamatan Batang Alai Utara, rampung dikerjakan, Kamis (13/8/2026).
Penutupan TMMD ini juga dihadiri Sekda HST HM Yani yang mewakili Bupati HST Samsul Rizal, Perwakilan TNI AU, TNI AL, Ketua Pengadilan Barabai, Kepala Bulog Barabai, Ketua Bawaslu HST, Ketua KPU HST, Kepala Bank BRI, BNI, Para Kapolsek, Camat dan Kepala Desa Sekecamatan Batara, dan udangan lainnya.
Program yang berlangsung selama 30 hari sejak 15 Juli 2026 tersebut tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur, tetapi juga berbagai kegiatan sosial dan penyuluhan untuk masyarakat.
Salah satu sasaran utama yang berhasil diselesaikan yakni peningkatan mutu jalan sepanjang 1.250 meter dengan lebar tiga meter. Pekerjaan tersebut terdiri dari pemasangan paving block sepanjang 1.167 meter dan penimbunan sirtu sepanjang 83 meter.
Selain jalan, Satgas TMMD juga menyelesaikan rehabilitasi dua unit rumah tidak layak huni (RTLH), perbaikan satu unit musala, pembangunan satu unit MCK, serta satu unit sarana air bersih.
Berbagai kegiatan nonfisik turut dilaksanakan selama program berlangsung. Di antaranya pengobatan gratis, pelayanan keluarga berencana (KB), kegiatan pencegahan stunting, serta sejumlah penyuluhan yang melibatkan pemerintah daerah dan instansi terkait.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar mengatakan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik telah dilaksanakan sesuai target.
“Alhamdulillah kegiatan TMMD kita sudah selesai. Untuk sasaran fisik maupun nonfisik sudah kita laksanakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penyelesaian berbagai sasaran tersebut tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten HST beserta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang ikut terlibat dalam rangkaian kegiatan.
Menurutnya, dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk anggaran, tetapi juga keterlibatan langsung dalam kegiatan penyuluhan dan program sosial yang diberikan kepada masyarakat.
Selama pelaksanaan, Dansatgas menyebut tidak terdapat kendala berarti. Kondisi cuaca yang relatif mendukung turut membantu proses pengerjaan, khususnya peningkatan mutu jalan.
“Alhamdulillah untuk kendala sejauh ini tidak ada. Kegiatannya juga dilaksanakan di bulan-bulan yang minim hujan, sehingga peningkatan mutu jalan tidak terkendala,” katanya.
Dari sisi anggaran, dukungan pemerintah daerah juga berjalan sesuai kebutuhan sehingga pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu. Setelah seluruh sasaran rampung, hasil pembangunan tersebut kemudian diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten HST untuk dimanfaatkan dan dipelihara bersama.
“Pemerintah daerah memberikan kesempatan kepada TNI untuk membangun. Kita laksanakan sesuai waktu, tepat waktu, dan 100 persen kita berikan kepada Pemda,” jelasnya.
Penutupan TMMD ke-129 menjadi penanda berakhirnya pelaksanaan kegiatan di Desa Awang. Namun, hasil pembangunan yang telah dikerjakan diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses, mendukung aktivitas warga, dan meningkatkan kualitas lingkungan tempat tinggal.(hil)
Diterbitkan tanggal 13 Agustus 2026 by admin












Discussion about this post