MEGAPOLIS.ID, BARABAI – Penangkapan DW, tersangka yang diduga bandar besar narkotika dengan barang bukti sabu seberat 1,5 kilogram lebih, mendapat apresiasi dari Kepala Desa Haruyan Dayak, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
Kepala Desa Haruyan Dayak, Suhadi Anang SH, berterima kasih kepada Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon bersama jajaran yang berhasil menangkap DW.
Menurutnya, penangkapan tersebut menjadi langkah penting dalam upaya memberantas peredaran narkoba yang selama ini meresahkan masyarakat, khususnya di Dusun Kundan.
“Mewakili masyarakat Desa Haruyan Dayak menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon bersama jajaran yang telah berhasil menangkap dan mengamankan tersangka DW selaku bandar besar narkoba di desa kami,” ujar Suhadi.
Dia berharap operasi pemberantasan narkoba tidak berhenti pada penangkapan DW. Polisi diminta terus melakukan pengembangan dan mengejar bandar maupun pengedar lain yang masih berkeliaran.
“Semoga operasi ini terus berlanjut agar bandar dan pengedar yang lain juga bisa diamankan,” Pintanya.
Suhadi menegaskan, masyarakat pada dasarnya menginginkan lingkungan tempat tinggal yang aman dan terbebas dari peredaran narkotika.
“Kami hanya ingin kampung kami tidak rusak akibat narkoba. Generasi muda kami juga ingin bertumbuh dan berkembang tanpa narkoba,” tegasnya.
Suhadi memastikan masyarakat mendukung penuh langkah kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di Dusun Kundan.
“Kami sangat mendukung pemberantasan narkoba di Kundan ini. Kampung kami sudah terlanjur rusak hanya karena sering disebut kampung bebas narkoba, padahal masyarakat di sini sama sekali tidak terlibat. Yang terlibat itu hanya oknum-oknum tertentu yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon berkomitmen mendorong Dusun Kundan menjadi kampung Bersinar (Bersih dari Narkoba).
Menurut Kapolres, Dusun Kundan sebenarnya memiliki potensi besar untuk berkembang. Kawasan tersebut masih memiliki lingkungan alam yang asri, hutan yang terjaga, sungai yang bersih, serta masyarakat yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan perkebunan.
Dengan kondisi alam yang masih alami, wilayah tersebut dinilai berpotensi dikembangkan menjadi destinasi wisata yang cukup baik.
Ia melihat adanya dukungan masyarakat terhadap upaya kepolisian dalam memberantas narkoba.
“Terbukti setiap melintas warga selalu memberi salam dan kepala desa juga ikut mendukung dengan hadir secara langsung selama penggeledahan,” katanya. (hil)
Diterbitkan tanggal 7 November 2026 by admin














Discussion about this post