MEGAPOLIS.ID, KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno menyatakan optimisme besar terhadap penyelesaian jalur strategis yang menghubungkan Batanjung, Kuala Kapuas, Mantangai, Timpah, Pujon, Pasak Talawang, Sei Hanyo hingga Sei Pinang. Ruas jalan tersebut ditargetkan dapat berfungsi secara bertahap dan siap dimanfaatkan masyarakat pada tahun 2028 nanti.
Menurut Wiyatno, pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Kapuas karena memiliki dampak besar terhadap konektivitas wilayah, distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta peningkatan ekonomi masyarakat pedalaman. Jalur tersebut diyakini akan membuka akses baru antar kecamatan yang selama ini terkendala kondisi jalan dan jarak tempuh panjang.
Ia menegaskan, pemerintah daerah terus melakukan percepatan pembangunan melalui penganggaran bertahap, pengawasan lapangan, dan koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat. “Sejumlah titik jalan yang saat ini masih dalam tahap peningkatan dan perbaikan akan terus dikerjakan agar target fungsional bisa tercapai sesuai rencana,” ujar Wiyatno, Selasa (5/5/2025).
Selain memperlancar mobilitas warga, keberadaan jalan ini juga diproyeksikan mendorong investasi baru di sektor perkebunan, pertanian, perikanan, dan logistik. Kawasan Batanjung sendiri dinilai memiliki potensi besar sebagai pintu distribusi barang dan kawasan strategis daerah.
Masyarakat Kapuas pun menyambut positif rencana tersebut. Jika seluruh ruas tersambung optimal, perjalanan antarwilayah akan jauh lebih cepat, biaya angkut hasil produksi menurun, dan pelayanan publik semakin mudah dijangkau.
Dengan komitmen pemerintah daerah serta dukungan berbagai pihak, harapan besar kini tertuju pada terwujudnya jalur darat modern yang menghubungkan wilayah selatan hingga pedalaman Kapuas pada 2028 mendatang.(YAN)
Diterbitkan tanggal 5 Mei 2026 by admin














Discussion about this post