MEGAPOLIS.ID – POLEMIK terkait balapan MotoGP Qatar 2026 terus bergulir. Menurut kabar, sebanyak 19 dari 22 pembalap menolak untuk mengaspal di Sirkuit Internasional Lusail, Losail, pekan ini!
Seri ke-20 MotoGP 2026 itu rencananya digelar pada 6-8 November. Sayangnya, situasi di Asia Barat atau Timur Tengah masih tak menentu.
Padahal, GP Qatar sudah diundur dari April ke November 2026. Sebab, tujuh bulan lalu, kawasan tersebut tengah bergejolak akibat perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.
1. Desakan dari Pembalap
Celakanya, kondisi di kawasan tidak kunjung membaik. Bahkan, sikap MotoGP Sports Entertainment Group (MSEG) atau Dorna Sports, kurang tegas dalan menentukan balapan tetap digelar atau batal.
Sikap plin-plan itu memicu kritik tajam. Dilaporkan Crash, Rabu (4/11/2026), para pembalap sampai mengadakan rapat darurat di sela-sela MotoGP Malaysia 2026 pekan lalu.
Mereka berusaha menyatukan suara untuk menekan MSEG. Bahkan, para pembalap mengumpulkan tanda tangan dalam sepucuk surat yang akan diserahkan kepada pemegang hak komersial balapan.
Surat tersebut berisi permintaan agar MSEG bertanggung jawab penuh bila sesuatu terjadi di Qatar atau desakan agar balapan dibatalkan. Tapi, hanya tiga nama yang menolak untuk membubuhkan tanda tangan.
2. Tidak Ikut Tanda Tangan
Jurnalis Spanyol, Mela Chercoles, membocorkan tiga pembalap itu adalah Marco Bezzecchi, Ai Ogura, dan Johann Zarco! Kabar itu diperkuat dengan pernyataan yang muncul dari dua nama pertama.
“Sesungguhnya, saya tidak peduli. Saya adalah pembalap. Jika ada balapan, tugas saya adalah balapan,” kata Ogura mengenai konflik jelang MotoGP Qatar 2026.
“Dari saya, saya percaya penuh pada organisasi (MSEG/Dorna). Mereka sudah mengatur kejuaraan ini selama bertahun-tahun dan mereka selalu memprioritaskan keselamatan,” ujar Bezzecchi.
Sebagian pembalap bahkan memilih untuk tidak langsung terbang dari Malaysia ke Qatar. Marc Marquez pulang ke Spanyol sementara Pedro Acosta liburan di Bali sembari menanti kabar terkini.
(Okezone)
Diterbitkan tanggal 4 November 2026 by Muhamad Samani












Discussion about this post