MEGAPOLIS.ID, BARABAI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Damanhuri Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), melaksanakan Survei Akreditasi oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) pada 13–15 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi pemenuhan standar mutu pelayanan rumah sakit dan keselamatan pasien.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan konfirmasi dokumen yang sebelumnya telah ditelaah melalui Sistem Informasi Dokumen Akreditasi Rumah Sakit (SIDOKAR) pada Selasa (13/10/2026). Selanjutnya, pada 14–15 Oktober 2026, survei dilanjutkan dengan penelusuran implementasi standar melalui metode observasi, simulasi, dan wawancara secara luring.
Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Bupati Hulu Sungai Tengah, Ketua DPRD Kabupaten HST, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten HST, Sekretaris Daerah Kabupaten HST, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten HST, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten HST, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Barabai, serta Dewan Pengawas RSUD H. Damanhuri Barabai.
Turut hadir Direktur RSUD H. Damanhuri Barabai beserta jajaran, tim survei KARS, tim akreditasi rumah sakit, para ketua kelompok kerja (pokja) akreditasi, asesor internal, komite, dan unsur terkait lainnya.
Survei dilaksanakan oleh dua Surveior KARS, yakni dr. Vally Christly Helyawati Ratulangi, M.Kes., FISQua, CHMEE, CHCEE sebagai Surveior Manajemen dan Ns. Purwanto, S.Kep., M.Kep., CWCC., FISQua., CPS., CRP., CHAE., CHEC., CPPD., CHCM., CHMC., CHRMP., CHCEE., CHMEE., CRM., CPCC. sebagai Surveior Asuhan
Direktur RSUD H. Damanhuri Barabai, dr. Nanda Sujud Andi Yudha Utama, Sp.B., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada para Surveior KARS. Ia berharap proses survei tidak hanya menjadi penilaian, tetapi juga menjadi kesempatan bagi rumah sakit untuk memperoleh masukan dan arahan dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

“Walaupun kegiatan ini merupakan proses penilaian, kami tetap berharap mendapatkan masukan dan bimbingan dari para Surveior. Bagi kami, ujian akreditasi sesungguhnya berlangsung setiap hari melalui pelayanan yang kami berikan, berbagai permasalahan yang dihadapi, serta upaya bersama untuk menemukan solusi,” ujarnya.
Menurutnya, survei akreditasi menjadi kesempatan untuk memastikan bahwa berbagai upaya yang telah dilaksanakan rumah sakit berjalan sesuai standar dan dapat dibuktikan melalui proses evaluasi oleh Surveior yang kompeten.
Ia juga menegaskan komitmen seluruh jajaran RSUD H. Damanhuri Barabai untuk terus melakukan perbaikan dan menjaga mutu pelayanan.
“Kami memohon bimbingan agar melalui kegiatan ini semakin banyak hal yang dapat kami perbaiki. Kami juga berharap seluruh jajaran tetap bersemangat dalam meningkatkan dan menjaga mutu pelayanan rumah sakit,” tambahnya.
Ketua tim survei akreditasi KARS, dr. Vally Christly Helyawati Ratulangi, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan salam hormat dan apresiasi dari Ketua Eksekutif KARS, DR.dr. Sutoto, M.Kes kepada RSUD H. Damanhuri Barabai yang terus menjalin kemitraan dengan KARS.
Dalam sambutannya, dr. Vally menjelaskan bahwa survei akreditasi merupakan proses penilaian sistematis untuk mengukur kepatuhan rumah sakit terhadap standar mutu dan keselamatan pasien yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.
Namun, menurutnya, peran Surveior tidak terbatas pada melakukan penilaian. Survei juga menjadi sarana pendampingan dan pembinaan bagi rumah sakit dalam memenuhi standar yang berlaku.
“Kami sebagai Surveior KARS bukan hanya bertugas melakukan penilaian, tetapi juga diharapkan dapat membantu mendampingi dan membimbing rumah sakit dalam upaya pemenuhan standar yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Ia berharap pelaksanaan akreditasi tidak hanya menjadi kegiatan periodik yang dilakukan menjelang survei, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari di lingkungan rumah sakit.
Ia juga mengajak seluruh jajaran rumah sakit menjadikan survei akreditasi sebagai momentum evaluasi dan titik awal untuk memperkuat komitmen terhadap standar pelayanan.
“Kami berharap survei akreditasi ini tidak hanya berakhir pada pelaksanaan penilaian, tetapi menjadi proses yang berkelanjutan. Momentum ini hendaknya menjadi titik awal bagi rumah sakit untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan mengutamakan keselamatan pasien,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan peningkatan mutu membutuhkan kerja sama seluruh unsur rumah sakit, mulai dari pimpinan, pemilik atau representasi pemilik, tenaga kesehatan, hingga para pemangku kepentingan.
Melalui kolaborasi tersebut, rumah sakit diharapkan mampu memberikan pelayanan yang bermutu, mengutamakan keselamatan pasien, serta meningkatkan pengalaman pasien selama menerima pelayanan.
“Mari kita bersama-sama kembali ke jalan yang benar, yaitu jalan yang sudah ditetapkan. Tujuannya adalah peningkatan mutu dan keselamatan pasien. Hal ini akan bermuara pada patient experience yang baik, berdampak pada pendapatan rumah sakit, serta kesejahteraan semua pihak yang ada di rumah sakit,” ujar dr. Vally.
Sedangkan, Ns. Purwanto, S.Kep., M.Kep., turut menyampaikan pengantar dalam kegiatan pembukaan. Ia memperkenalkan latar belakang tugasnya di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tersebut.
Pelaksanaan Survei Akreditasi oleh KARS di RSUD H. Damanhuri Barabai diharapkan menjadi momentum untuk mengevaluasi penerapan standar pelayanan, mengidentifikasi aspek yang masih perlu ditingkatkan, serta memperkuat budaya mutu dan keselamatan pasien.
Dengan dukungan seluruh jajaran rumah sakit dan para pemangku kepentingan, kegiatan ini diharapkan mendorong perbaikan pelayanan secara berkelanjutan demi memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(hil)
Diterbitkan tanggal 15 Oktober 2026 by admin













Discussion about this post