MEGAPOLIS.ID – Veda Ega Pratama menempati peringkat kedelapan pada sesi pratice Moto3 Jepang 2026 di Sirkuit Motegi, Jumat (2/10) siang waktu Indonesia.
Pertama mengaspal, Veda membukukan waktu sekitar 1 menit 56,9 detik. Catatan ini membuatnya terlempar jauh dari persaingan posisi terdepan lantaran tertinggal dibanding pembalap-pembalap lain.
David Munoz menjadi pembalap tercepat pada awal sesi practice dengan catatan waktu 1 menit 55,561 detik.
Munoz dibuntuti pembalap-pembalap lain yang bersaing ketat membukukan waktu terbaik, termasuk deretan pembalap papan atas macam Alvaro Carpe, David Almansa, Brian Uriarte, dan Valentin Perrone.
Pemimpin klasemen Maximo Quiles yang semula tercecer perlahan bisa memperbaiki catatan waktu dan ikut menempel ketat Munoz.
Veda pun ikut memperbaiki catatan waktu menjadi sekitar 1 menit 56,6 detik, namun pembalap Honda Team Asia itu masih ada di luar zona 10 besar.
Bahkan ketika bisa memangkas waktu menjadi 1 menit 56,4 detik, Vedamasih adadi posisi ke-15.
Veda kemudian bisa mencatatkan waktu lebih baik dan hanya berjarak 0,674 detik dari Munoz sekaligus merangsek ke peringkat ke-11 dan kemudian turun satu posisi.
Carpe kemudian menyalip catatan waktu terbaik Munoz dengan membukukan 1 menit 55,419 detik. Veda pun tertinggal 0,816 detik dari catatan waktu tersebut.
Menjelang lima menit terakhir posisi Veda melorot ke peringkat ke-14 atau batas akhir posisi aman pembalap yang bisa langsung ikut sesi kualifikasi 2 (Q2).
Veda kemudian bisa memperbaiki catatan waktu dan naik ke posisi ke-12, tetapi kembali menempati peringkat ke-14 pada menit akhir dan terlempar ke posisi ke-15 pada detik-detik akhir.
Pada last flying lap, Veda bisa tancap gas dan melesat masuk ke peringkat delapan besar dengan catatan waktu sekitar 1 menit 55,5 detik.
Hasil Practice Moto3 Jepang 2026:
1. Marco Morelli 1 menit 55,280 detik
2. Ryusei Yamanaka +0,016 detik
3. Brian Uriarte +0,084 detik
4. Alvaro Carpe +0,113 detik
5. Valentin Perrone +0,229 detik
.
.
8. Veda Ega Pratama +0,317 detik
(CNN Indonesia)
Diterbitkan tanggal 2 Oktober 2026 by Muhamad Samani












Discussion about this post