Megapolis
Iklan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha
No Result
View All Result
Megapolis
No Result
View All Result
Home Ragam Kesehatan

Studi Ini Ungkap Daftar Makanan yang Terbukti Tingkatkan Risiko Kematian Dini

Muhamad Samani by Muhamad Samani
Sabtu, 12 September 2026 - 10:28
di Kesehatan, Ragam
0
Studi Ini Ungkap Daftar Makanan yang Terbukti Tingkatkan Risiko Kematian Dini

Foto: Ilustrasi makan Getty Images/kyotokushige

73
SHARES
1k
VIEWS

MEGAPOLIS.ID, Jakarta – Selama ini, banyak pembahasan mengenai bagaimana makanan yang kita konsumsi dapat memengaruhi kesehatan. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa sekadar memiliki preferensi terhadap makanan tertentu juga mungkin berkaitan dengan usia harapan hidup.

Dikutip dari laman NYPost, para peneliti mengidentifikasi enam jenis makanan dan bahan pangan yang dikaitkan dengan umur lebih panjang, sementara lima lainnya ditemukan berhubungan dengan umur yang lebih pendek. Penelitian ini melibatkan lebih dari 177.000 orang dari seluruh Inggris.

Alih-alih menggunakan metode umum untuk menilai pola makan dengan meminta peserta mengingat kembali makanan yang mereka konsumsi dalam beberapa hari atau minggu terakhir, peneliti hanya menanyakan makanan yang mereka sukai.

Menurut para peneliti, preferensi makanan dapat menjadi cara yang lebih andal untuk mengetahui pola makan seseorang dalam jangka panjang. Pasalnya, preferensi terhadap makanan cenderung tetap, sementara makanan yang benar-benar dikonsumsi seseorang bisa berubah dari waktu ke waktu.

Setelah memberikan pertanyaan kepada peserta, peneliti memeriksa siapa saja yang masih hidup lebih dari tiga tahun kemudian.

Makanan-Minuman yang Dikaitkan dengan Risiko Kematian Lebih Tinggi

Ada beberapa makanan dan minuman yang dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih tinggi. Soda memiliki hubungan terkuat, dengan risiko kematian 38 persen lebih tinggi. Kemudian, soda diet berada di urutan berikutnya dengan risiko 23 persen lebih tinggi.

Soda merupakan minuman yang diketahui memiliki masalah kesehatan dan telah dikaitkan dengan obesitas serta masalah pengaturan gula darah. Minuman ini juga bisa memengaruhi bagaimana tubuh menyerap nutrisi lainnya.

Setelah soda, ada dua minuman lain, yaitu teh dengan gula. Minuman ini dikaitkan dengan risiko kematian 22 persen lebih tinggi. Kemudian, ada susu murni yang dikaitkan dengan risiko 18 persen lebih tinggi.

Keduanya bisa memberikan lebih banyak kalori daripada teh tanpa pemanis atau susu skim, tergantung pada jumlah yang dikonsumsi.

Terakhir, ada cereal jagung dengan risiko kematian sebesar 20 persen. Temuan ini menggarisbawahi bahwa UPF (ultraprocessed food) tak hanya meningkatkan jumlah kalori, tetapi juga menambah zat aditif atau bahan lain yang tidak bermanfaat bagi kesehatan.

Sebagian kecil peserta, sekitar 3.300 orang, meninggal selama penelitian berlangsung, sehingga memberikan informasi yang kurang representatif tentang makanan yang terkait dengan angka kematian yang lebih tinggi.

Penting juga untuk dicatat bahwa para peserta tersebut meninggal karena “semua penyebab”, sehingga kematian mereka tidak selalu berkaitan dengan pola makan atau penyakit metabolik.

Makanan yang Dikaitkan dengan Risiko Kematian Rendah

Para peneliti juga menemukan enam jenis makanan dan bahan tertentu dengan risiko kematian yang jauh lebih rendah.

Beberapa makanan yang dikaitkan dengan manfaat kesehatan bahkan bukan jenis makanan yang biasanya dikonsumsi secara langsung. Minyak zaitun extra virgin, misalnya, dikaitkan dengan risiko kematian 33 persen lebih rendah, sedangkan lada hitam dikaitkan dengan risiko 28 persen lebih rendah.

Temuan ini menunjukkan bahwa memasak makanan sendiri bisa memberikan manfaat bagi kesehatan. Memasak di rumah dapat membantu mengurangi asupan kalori sekaligus menurunkan risiko penyakit kronis, seperti diabetes.

Sementara itu, dari kelompok makanan, asparagus dan brokoli menunjukkan kaitan paling kuat dengan risiko kematian yang lebih rendah, yakni sebesar 31 persen. Labu butternut menyusul dengan risiko 25 persen lebih rendah, sedangkan terong dikaitkan dengan risiko 21 persen lebih rendah.

Tak hanya itu, roti gandum utuh juga menunjukkan penurunan angka kematian yang signifikan pada tingkat yang mirip dengan minyak zaitun. Bayam, salad, bawang bombai, jamur, lentil, kacang-kacangan, dan paprika juga dikaitkan dengan umur yang lebih panjang.

Secara keseluruhan, temuan ini mendukung perlunya mengonsumsi lebih banyak makanan utuh hasil pertanian segar dan serat ke dalam pola makan. Makanan-makanan yang dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah merupakan makanan pokok dalam diet Mediterania, yang terbukti membantu mengontrol berat badan, meningkatkan kesehatan otak, dan menurunkan risiko sejumlah penyakit metabolik.

(detikhealth)

Diterbitkan tanggal 12 September 2026 by Muhamad Samani

Tags: Makanan BerbahayaMakanan SehatMakanan UtuhPola MakanRisiko KematianUmur Panjang
Berita Sebelumnya

AZ Alkmaar Vs Willem II: Nathan Tjoe-A-On Cs Imbangi Pemuncak Klasemen 1-1

Muhamad Samani

Muhamad Samani

Discussion about this post

Widget weather
  • Trending
  • Komentar
  • Terbaru
Warga Banjarmasin Laporkan Dugaan Penipuan Janji Pernikahan, Mengaku Dirugikan Rp1,6 Miliar

Warga Banjarmasin Laporkan Dugaan Penipuan Janji Pernikahan, Mengaku Dirugikan Rp1,6 Miliar

22 Desember 2025
Kadisdik Serahkan 15 Izin Operasional PAUD Negeri

Kadisdik Serahkan 15 Izin Operasional PAUD Negeri

16 April 2025
Mulai Hari Ini Tarif Parkir di Kota Banjarmasin Turun

Mulai Hari Ini Tarif Parkir di Kota Banjarmasin Turun

30 Mei 2025
Jelang Penetapan Aditya di Pilkada Banjarbaru, Fitnah Terarah untuk Vivi Zubedi!

Jelang Penetapan Aditya di Pilkada Banjarbaru, Fitnah Terarah untuk Vivi Zubedi!

20 September 2024
Paul Pogba, Mantan Pemain Termahal di Dunia yang Sedang Merana

Paul Pogba, Mantan Pemain Termahal di Dunia yang Sedang Merana

0
Menagih Janji Presiden FIFA, Jadikan Piala AFF sebagai Agenda Resmi FIFA!

Menagih Janji Presiden FIFA, Jadikan Piala AFF sebagai Agenda Resmi FIFA!

0
Jelang Hadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Gelar TC

Jelang Hadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Gelar TC

0
Tamu dari Malaysia Takjub dengan Keindahan Destinasi Wisata di Kotabaru

Tamu dari Malaysia Takjub dengan Keindahan Destinasi Wisata di Kotabaru

0
Studi Ini Ungkap Daftar Makanan yang Terbukti Tingkatkan Risiko Kematian Dini

Studi Ini Ungkap Daftar Makanan yang Terbukti Tingkatkan Risiko Kematian Dini

12 September 2026
AZ Alkmaar Vs Willem II: Nathan Tjoe-A-On Cs Imbangi Pemuncak Klasemen 1-1

AZ Alkmaar Vs Willem II: Nathan Tjoe-A-On Cs Imbangi Pemuncak Klasemen 1-1

12 September 2026
Mahfud Nilai Tindak Pidana “Judol” Seharusnya Masuk RUU Perampasan Aset

Mahfud Nilai Tindak Pidana “Judol” Seharusnya Masuk RUU Perampasan Aset

11 September 2026
Daftar Gunung Erupsi Hari Ini, Ibu di Halmahera hingga Semeru di Jatim

Daftar Gunung Erupsi Hari Ini, Ibu di Halmahera hingga Semeru di Jatim

11 September 2026

Berita Baru

Studi Ini Ungkap Daftar Makanan yang Terbukti Tingkatkan Risiko Kematian Dini

Studi Ini Ungkap Daftar Makanan yang Terbukti Tingkatkan Risiko Kematian Dini

12 September 2026
AZ Alkmaar Vs Willem II: Nathan Tjoe-A-On Cs Imbangi Pemuncak Klasemen 1-1

AZ Alkmaar Vs Willem II: Nathan Tjoe-A-On Cs Imbangi Pemuncak Klasemen 1-1

12 September 2026
Mahfud Nilai Tindak Pidana “Judol” Seharusnya Masuk RUU Perampasan Aset

Mahfud Nilai Tindak Pidana “Judol” Seharusnya Masuk RUU Perampasan Aset

11 September 2026
Daftar Gunung Erupsi Hari Ini, Ibu di Halmahera hingga Semeru di Jatim

Daftar Gunung Erupsi Hari Ini, Ibu di Halmahera hingga Semeru di Jatim

11 September 2026
Megapolis

© 2022 Megapolis - Banjarmasin Kalimantan Selatan.

  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Wartawan
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha

© 2022 Megapolis - Banjarmasin Kalimantan Selatan.