MEGAPOLIS.ID, BARABAI – Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Diklat Paskibraka) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) tahun 2026 resmi dibuka.
Sebanyak 45 pelajar SMA sederajat yang lolos seleksi tersebut dilatih dan dipersiapkan untuk tim pengibar bendera merah putih pada tanggal 17 Agustus nanti.
Kepala Kesbangpol Kabupaten HST, M Rusdianto, melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu tahapan dalam pembentukan Paskibraka Kabupaten HST tahun 2026 sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Adapun tujuan pelaksanaan pemusatan pendidikan dan pelatihan ini adalah membentuk calon anggota Paskibraka yang memiliki karakter Pancasila berjiwa nasionalis berintegritas disiplin berwawasan kebangsaan memiliki jiwa kepemimpinan serta siap melaksanakan tugas sebagai pasukan pengibar bendera pusaka pada peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Dijelaskannya, peserta kegiatan adalah calon Paskibraka Kabupaten HST yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi, kesehatan, Pancasila, wawasan kebangsaan, intelegensi umum parade, peraturan baris-berbaris, kesamaptaan, serta kepribadian. “Paskibraka yang kita bentuk tahun ini berjumlah 45 orang terdiri dari 23 putri dan 22 putra,” jelasnya.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati HST, para pelatih, pihak sekolah, serta orang tua peserta atas dukungan dan kerjasama yang diberikan.

Sementara itu, Bupati HST Samsul Rizal mengatakan, menjadi calon pasukan pengibar bendera pusaka merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah, dan tidak semua pelajar memperoleh kesempatan.
“Kalian telah melewati proses seleksi yang ketat, menunjukkan kemampuan kedisiplinan semangat dan karakter yang membanggakan. Namun saya ingin mengingatkan bahwa keberhasilan bukanlah ketika kalian dinyatakan lulus seleksi, tapi keberhasilan sesungguhnya adalah ketika kalian mampu menyelesaikan seluruh tugas yang diberikan,” ujarnya.
Karena itulah, Samsul Rizal meminta agar para peserta mengikuti pendidikan dan pelatihan dengan penuh integritas serta menjadi pribadi yang lebih baik, lebih disiplin dan lebih bertanggungjawab. “Pendidikan dan pelatihan ini bukan semata-mata membentuk barisan yang rapi ataupun gerakan yang seragam, lebih dari itu kegiatan ini bertujuan membentuk karakter pimpinan masa depan yang memiliki jiwa nasionalisme cinta tanah air, semangat gotong-royong serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat di daerahnya,” pesannya.
Bupati Samsul Rizal menambahkan, dalam beberapa hari ke depan peserta diklat akan menghadapi berbagai tantangan, yaitu dilatih untuk disiplin terhadap waktu, menjaga kekompakan, menghargai sesame, mengendalikan ego dan tetap bekerja sama dalam setiap keadaan. “Saya berharap kalian menjalani seluruh proses tersebut dengan hati yang Ikhlas,” pesannya lagi.
“Jadikan setiap arahan dari pelatih sebagai bekal untuk membentuk karakter yang kuat jangan mudah menyerah ketika merasa Lelah, karena justru dari proses itulah lahir pribadi yang Tangguh,” tambah Samsul Rizal.
Ia juga mengingatkan bahwa seorang Paskibraka bukan hanya tampil gagah saat mengibarkan sang merah putih, namun seorang Paskibraka harus mampu menunjukkan sikap disiplin, jujur, santun, bertanggung jawab, serta menjadi inspirasi bagi teman-temannya di sekolah ataupun di masyarakat. “Kepada para pelatih Pembina dan seluruh panitia saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi dan yang diberikan. Saya berharap seluruh perangkat diklat dapat berlangsung secara professional disiplin aman serta tetap mengedepankan pendekatan yang humanis, sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang positif bagi seluruh peserta,” pungkasnya.(adv/hil)
Diterbitkan tanggal 5 Agustus 2026 by admin













Discussion about this post