MEGAPOLIS.ID, BANJARMASIN – Komisi III DPRD Provinsi Kalsel menggelar rapat kerja bersama Bappeda Provinsi Kalsel, Selasa (22/9/2026), di Ruang Rapat Komisi III Lantai IV Gedung DPRD Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat 18, Banjarmasin.
Rapat kerja digelar untuk mengetahui program Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang dirancang oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kalsel di tahun 2027 mendatang,
Dipimpin Ketua Komisi III, Mustaqimah, rapat berlangsung dinamis dan dipenuhi tanya jawab antara Anggota Komisi III dengan Kepala Bappeda beserta jajaran terkait Rencana Kerja serta Program Kerja Bappeda Tahun Anggaran 2027.
Meski total anggaran tahun 2027 yang diusulkan Bappeda Kalsel mengalami penurunan sebesar Rp48 milyar lebih, atau sekitar 10,69% dari anggaran tahun 2026, Ketua Komisi III menilai hal tersebut selain dalam rangka efisiensi juga dinilai cukup untuk mendukung pelaksanaan program kegiatan sesuai kebutuhannya.
“Sesuai dari kebutuhan kan karena mereka juga menganggarkan yang tadinya di awal di 2027 itu anggarannya cukup besar, kemudian disesuaikan dengan kebutuhan. Jadi tergantung dari anggaran yang mereka butuhkan, kalau misalkan memang di tahun ini memang kebutuhannya setotal itu ya kita laksanakan. Tinggal bagaimana aplikasi dan evaluasinya,” ucap Mustaqimah.
Hal lain yang mendapat sorotan politisi Partai Nasdem, adanya anggaran kegiatan sebesar Rp600 milyar dalam upaya sinergitas dan harmonisasi perencanaan pembangunan daerah seluruh kabupaten/kota di Kalsel.
“Contohnya program sebuah SKPD mengenai titik lokasi PJU tidak terjadi tumpang tindih. Kami mempertanyakan apakah koordinatnya memang sudah sesuai atau koordinatnya ternyata sudah dilakukan oleh kabupaten, sehingga anggaran tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih,” jelasnya.
Mustaqimah berharap, segala perencanaan yang disusun dalam bentuk program dan kegiatan Bappeda Provinsi Kalsel Tahun 2027 benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat, efektif dan efisien.
“Kami akan terus mengawasi dan mengawal agar anggaran optimal menyentuh masyarakat, dan pastinya efektif dan efisien,” pungkasnya.
Kepala Bappeda Provinsi Kalsel Suprapti Tri Astuti, dalam paparannya menguraikan, kebutuhan anggaran tersebut secara umum diarahkan untuk mendukung layanan administrasi inti dan operasional yang berkelanjutan, diikuti penguatan koordinasi lintas sektor, serta perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan berbasis data.
Ada 3 program, 15 kegiatan dan 73 sub kegiatan yang akan dilaksanakan Bappeda Kalsel pada tahun 2027 mendatang, dengan total pagu anggaran mencapai Rp48 milyar lebih.(rls)
Diterbitkan tanggal 22 September 2026 by admin












Discussion about this post