MEGAPOLIS.ID, JAKARTA – Belakangan ini Gunung Kawi kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Setelah viralnya video Pesulap Merah yang membahas berbagai mitos dan pantangan di kawasan tersebut, kini muncul kabar bahwa proses peliputan di lokasi itu menjadi jauh lebih ketat, terutama bagi para konten kreator.
Beredar informasi bahwa kini ada perubahan kebijakan yang membuat sejumlah kreator konten mengaku kesulitan memperoleh izin untuk melakukan pengambilan gambar di kawasan Gunung Kawi.
Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola Gunung Kawi yang mengonfirmasi bahwa perubahan aturan tersebut memang disebabkan oleh viralnya konten Pesulap Merah.
Disebut Imbas Video Viral Pesulap Merah
Dalam video itu dijelaskan bahwa suasana di Gunung Kawi berubah setelah muncul konten yang mengulas berbagai mitos di kawasan tersebut. Sejumlah titik di kawasan Gunung Kawi kini disebut tidak lagi bisa diakses secara bebas oleh para pembuat konten.
“Dunia content creator lagi heboh karena sekarang ada aturan sangat ketat di Gunung Kawi. Katanya diduga gara-gara video viral Pesulap Merah kemarin.
Sekarang para content creator dilarang meliput bebas di Gunung Kawi,” seperti dikutip dari YouTube Musisi Pensiun pada Jumat, 10 Juli 2026.
Menurutnya, perubahan tersebut diduga merupakan bentuk perlindungan dari pengelola terhadap kawasan yang dianggap sensitif setelah menjadi sorotan publik.
“Viral kemarin itu imbasnya orang-orang di keraton Gunung Kawi kecewa dengan apa yang dilakukan sama si konten kreator. Imbasnya mereka jadi semacam memproteksi ruang lingkup Gunung Kawi,” tambahnya.
Pembuat Konten Sudah Kantongi Izin Tetap Ditolak
Dalam penjelasan yang sama, narasumber juga mengungkap adanya cerita dari seorang konten kreator yang disebut telah memenuhi persyaratan administrasi, tetapi tetap tidak diizinkan melakukan peliputan.
Bahkan, disebutkan bahwa izin dari kepolisian maupun instansi pariwisata belum cukup untuk mendapatkan akses masuk.
“Ada salah satu content creator yang sebelum kita ke sini sudah ke Gunung Kawi tapi ditolak mentah-mentah dan disuruh bikin laporan dari pihak Kapolsek sama laporan dari pihak pariwisata,” kata narasumber.(sumber: VIVA)
Diterbitkan tanggal 10 Juli 2026 by admin













Discussion about this post