MEGAPOLIS.ID, KOTABARU– Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Hanif Faisol Nurofiq, meresmikan Program Bapilah (Budaya Pilah dan Tanggung Jawab Sampah) yang digagas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotabaru di kawasan Siring Laut, Minggu (31/5/2026), bertepatan dengan rangkaian Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru.
Dalam sambutannya, Hanif menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari kebiasaan memilah sampah dari sumbernya. Menurutnya, secanggih apa pun teknologi yang digunakan, persoalan sampah tidak akan selesai tanpa partisipasi masyarakat.
“Kita tidak boleh kalah dari negara-negara maju, tetapi juga tidak boleh silau. Langkah paling sederhana dan paling penting adalah memilah sampah dari sumbernya,” ujarnya.
Hanif menyebut Kabupaten Kotabaru menghasilkan sekitar 150 ton sampah per hari. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para pejabat daerah, menjadi contoh dalam membangun budaya memilah sampah.
Sementara itu, Kepala DLH Kotabaru, Hj Melinda Ratna Agustina, mengatakan peluncuran Program Bapilah dirangkai dengan kegiatan penukaran sampah plastik bersih dengan sembako sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa sampah yang dipilah dan bersih memiliki nilai ekonomi. Sebaliknya, sampah yang tercampur hanya menjadi beban dan menumpuk di TPA,” kata Melinda.
Ia menjelaskan, sampah plastik yang terkumpul akan diolah di TPS 3R Megasari menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), bahan bakar alternatif pengganti batu bara. Pemkab Kotabaru juga telah menjalin kerja sama dengan PT Indocement Tarjun untuk pemanfaatan RDF tersebut, sementara hasil penjualannya akan menjadi pendapatan asli daerah (PAD).
Melinda berharap kehadiran Hanif Faisol Nurofiq dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk lebih aktif memilah sampah.
“Pemilahan sampah dari sumber merupakan arahan pemerintah pusat yang harus terus kita dorong. Harapannya, masyarakat semakin sadar bahwa sampah yang dikelola dengan baik dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga lingkungan,” tuturnya.
Program Bapilah menjadi salah satu upaya strategis Pemkab Kotabaru dalam mengurangi timbulan sampah sekaligus membangun budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan di tengah masyarakat. (mia)
Diterbitkan tanggal 31 Mei 2026 by admin












Discussion about this post