MEGAPOLIS.ID, JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjukkan perubahan sistem perpajakan coretax yang signifikan sejak dirinya menjabat. Kini, menurutnya keluhan soal coretax semakin jarang.
“Kalau Anda lihat coretax yang dulunya banyak diprotes. Sekarang juga masih ada protes, tapi kan udah sedikit,” kata Purbaya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Kemenkeu, Jakarta, dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (29/5/2026).
“Kinerja coretax bisa meningkatkan pendapatan dari Pajak yang kurang cukup signifikan. Karena dengan coretax, semuanya dihitung hampir otomatis. Jadi, orang gak bisa lari,” jelasnya.
Setoran pajak yang berhasil dikumpulkan pemerintah hingga akhir April 2026 senilai Rp 646,3 triliun, setara dengan 27,4% dari target APBN 2026 yang sebesar Rp 2.357,7 triliun.
Proses pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan yang berlangsung sejak awal tahun hingga sekarang juga kondusif.
“Ya, berdasarkan SPT yang masukin yang sebelah sana. Kalau saya punya penghasilan banyak ya. Kerja di sini, kerja sana, kerja sana. Nanti otomatis mereka yang masukin coretax,” papar Purbaya.
Lewat sistem ini, Purbaya juga bisa mengecek restitusi. “Saya pas begitu pengembalian Pajak itu sudah masuk ke coretax udah otomatis. Jadi, hitungnya cuma sedikit. Dan kalau mau lari-lari gak bisa. Itu yang membuat pendapatan dari coretax itu meningkat dibanding tahun sebelumnya cukup signifikan,” ujarnya.(CNBC)
Diterbitkan tanggal 29 Mei 2026 by admin













Discussion about this post