MEGAPOLIS.ID, Jakarta – Media Irak melaporkan bahwa Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, dijatuhi hukuman berat oleh FIFA karena mendorong wasit Ma Ning saat insiden panas yang terjadi usai pertandingan Timnas Indonesia melawan Irak pada fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, 11 Oktober 2025.
Hukuman tersebut mencakup larangan Sumarjdi mendampingi Timnas Indonesia selama 20 pertandingan serta denda sebesar Rp324 juta.
“FIFA telah memutuskan untuk menskors manajer tim nasional Indonesia, Sumardji, selama 20 pertandingan dan menjatuhkan denda sebesar 15.000 franc Swiss [sekitar Rp324 juta] karena “perilaku kekerasan” yang dilakukannya terhadap wasit pertandingan Indonesia vs Irak dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026,” tulis Media Irak Football Gallery pada Rabu (3/2).
Awak media mencoba untuk mengkonfirmasi kebenaran kabar ini kepada Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi dan Ketua BTN Sumardji. Namun hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan balasan.
Namun, awak media mendapatkan informasi dari seorang sumber dalam lingkaran federasi bahwa sebenarnya PSSI sudah melakukan banding terkait sanksi Sumardji tersebut, tapi ditolak.
Dalam pertandingan tersebut, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Irak dengan skor tipis 0-1 akibat gol telat Zidane Iqbal pada menit ke-76. Kekalahan ini sekaligus mengakhiri kiprah skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah sebelumnya juga tumbang 2-3 dari Arab Saudi.
Namun, situasi memanas ketika wasit asal China, Ma Ning, mengeluarkan sejumlah keputusan yang dinilai kontroversial dan merugikan Indonesia.
Salah satu momen kontroversi keputusan wasit Ma Ning yang paling disorot adalah ketika Kevin Diks dilanggar oleh Merchas Doski di kotak penalti, namun wasit enggan menunjuk titik putih. Selain itu, pelanggaran terhadap Ole Romeny sebagai pemain terakhir Irak juga tak berujung hukuman. Minimnya penggunaan VAR semakin memicu kemarahan para pemain dan ofisial Timnas Indonesia.
Irak sebenarnya bermain dengan 10 orang setelah Zaid Tahseen menerima kartu kuning kedua di masa injury time. Namun, setelah peluit akhir dibunyikan, kartu merah kembali berhamburan. Dua pemain Timnas Indonesia yaitu Shayne Pattynama dan Thom Haye, serta Manajer Timnas Indonesia Sumardji diganjar kartu merah oleh wasit akibat protes keras.
Sumardji dapat hukuman karena mendorong wasit Ma Ning. Hal itu dilakukan Sumardji dalam upaya mencegah wasit Ma Ning tidak tergesa-gesa memberikan kartu merah untuk Shayne Pattynama.
Meski demikian, Shayne Pattynama akhirnya tetap diusir, tindakan Sumardji juga berujung kartu merah dan kini berlanjut pada sanksi FIFA.
Selain itu, Thom Haye dan Shayne Pattynama juga menerima hukuman larangan bermain empat pertandingan internasional. Akibatnya, keduanya dipastikan absen pada agenda Timnas Indonesia Maret dan Juni 2026.
(CNN Indonesia)
Diterbitkan tanggal 4 Februari 2026 by Muhamad Samani














Discussion about this post