MEGAPOLIS.ID – MANAJER Pedro Acosta, Albert Valera, memberikan tanggapan resmi mengenai spekulasi kepindahan sang pembalap ke tim Pertamina Enduro VR46 pada MotoGP 2027 mendatang. Meski mengakui bahwa bergabung dengan tim milik Valentino Rossi merupakan opsi yang menarik, Valera menegaskan bahwa fokus utama kliennya tetap tertuju pada kursi tim pabrikan sebagai prioritas utama dalam bursa transfer.
1. Komoditas Panas di Tengah Berakhirnya Kontrak Massal
Bursa transfer pembalap untuk musim 2027 sudah mulai panas. Pasalnya, hampir seluruh pembalap di grid MotoGP kontraknya akan habis pada tahun ini. Salah satu nama yang menjadi komoditas panas adalah Acosta.
Pembalap asal Spanyol itu dikaitkan dengan tim satelit Ducati, VR46, sejak awal musim lalu. Tim balap milik Valentino Rossi itu secara terang-terangan mengakui ketertarikannya pada Acosta. Bahkan sempat muncul kabar kalau kedua belah pihak telah melakukan pembicaraan.
Valera tidak mengesampingkan peluang Acosta bergabung dengan VR46. Menurutnya, bukan tidak mungkin pembalap berjuluk The Shark itu akan hengkang ke sana, mengingat Ducati memiliki motor yang sangat kompetitif.
“Ada kemungkinan dengan sebagian besar tim,” ujar Valera, dikutip dari Crash, Senin (19/1/2026).
“Apakah itu sebuah kemungkinan? Ya. Seperti yang saya katakan, Ducati bersama Aprilia memiliki motor terbaik, jadi mengapa tidak?,” sambungnya.
2. Prioritas Tim Utama
Karena itu, Valera menilai kepindahan Acosta ke VR46 menjadi salah satu opsi. Meski demikian, dia menegaskan bahwa prioritas utama mereka adalah tim pabrikan, bukan tim satelit.
“Itu bisa menjadi opsi. Tentu saja, setiap pembalap bercita-cita membela tim pabrikan, jadi itu akan menjadi tujuan utama kami. Namun jika itu tidak terjadi, kami harus mempertimbangkan rencana B atau rencana C,” urai Valera.
“Tetapi saya tegaskan, tujuan pertama kami adalah berjuang untuk masuk ke tim pabrikan, entah itu Ducati atau tim lainnya,” pungkasnya.
(Okezone)
Diterbitkan tanggal 19 Januari 2026 by Muhamad Samani












Discussion about this post