MEGAPOLIS.ID, BANJARBARU – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor konstruksi agar mampu mengikuti perkembangan teknologi. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui Pelatihan Building Information Modelling (BIM) menggunakan perangkat lunak Tekla Structures yang secara resmi dibuka Bupati HST, Samsul Rizal, di Grand Qin Hotel, Banjarbaru, Rabu (4/11/2026).
Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti 40 peserta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi tenaga teknis, khususnya dalam penguasaan teknologi digital untuk mendukung perencanaan dan pembangunan infrastruktur yang lebih berkualitas.
Dalam sambutannya, Bupati Samsul Rizal mengapresiasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten HST beserta seluruh pihak yang telah mempersiapkan dan menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, perkembangan teknologi di bidang konstruksi menuntut tenaga teknis untuk terus meningkatkan kemampuan dan profesionalisme.
Penguasaan teknologi BIM menjadi salah satu kebutuhan penting guna menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih teliti, terukur, dan efisien.
Ia menjelaskan, BIM merupakan teknologi yang memungkinkan berbagai informasi bangunan terintegrasi dalam satu model digital. Melalui aplikasi Tekla Structures, peserta akan dibekali kemampuan memodelkan struktur beton dan baja, menghitung kebutuhan penulangan, merancang sambungan struktur, hingga menyusun gambar kerja serta laporan teknis secara lebih detail dan akurat.

“Ketelitian dalam proses perencanaan sangat menentukan kualitas hasil pembangunan. Karena itu, tenaga teknis harus mampu mengikuti perkembangan teknologi agar pekerjaan konstruksi dapat dilaksanakan secara lebih baik dan profesional,” ujarnya.
Bupati juga menekankan tiga hal penting yang harus menjadi perhatian peserta selama mengikuti pelatihan.
Pertama, meningkatkan ketelitian dan kualitas perencanaan. Kedua, memperkuat kompetensi serta profesionalisme sumber daya manusia. Ketiga, memastikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dalam pekerjaan nyata.
Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan serius, aktif menggali pengetahuan dari narasumber maupun instruktur, serta memperbanyak praktik agar materi yang disampaikan benar-benar dapat dikuasai.
Tidak hanya berhenti pada kegiatan pelatihan, Bupati juga menginstruksikan Dinas PUPR HST untuk melakukan tindak lanjut dan evaluasi terhadap 40 peserta setelah kegiatan berakhir.
Dengan demikian, hasil pelatihan dapat terukur dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pekerjaan konstruksi di lingkungan pemerintah daerah.
Ilmu dan keterampilan yang diperoleh peserta juga diharapkan dapat ditularkan kepada rekan kerja lainnya sehingga manfaat pelatihan tidak hanya dirasakan oleh peserta, tetapi turut meningkatkan kapasitas SDM secara lebih luas.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten HST berharap perencanaan dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur, mulai dari jalan, jembatan hingga gedung, semakin berkualitas dengan dukungan tenaga teknis yang kompeten dan adaptif terhadap kemajuan teknologi.
Penguatan kapasitas SDM melalui pemanfaatan teknologi digital tersebut menjadi salah satu langkah strategis Pemkab HST dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang modern, efektif, dan berkelanjutan demi memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Hulu Sungai Tengah.(adv/hil)
Diterbitkan tanggal 4 November 2026 by admin













Discussion about this post