MEGAPOLIS.ID, KOTABARU– Sebanyak 1.200 peserta dari berbagai desa di Kecamatan Pulau Laut Timur memeriahkan KORMI Kotabaru Sport Festival 2026 di Desa Langkang, Sabtu (10/10/2026). 14 jenis olahraga tradisional dan rekreasi dipertandingkan dalam festival yang menjadi ajang menghidupkan kembali permainan rakyat sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
Festival yang digelar Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kotabaru dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) itu dibuka langsung Ketua DPRD Kotabaru, Hj. Suwanti.
Suwanti mengapresiasi pelaksanaan festival tersebut. Menurutnya, olahraga masyarakat bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
“Melalui kegiatan KORMI Kotabaru Sport Festival ini, kita berharap olahraga semakin tumbuh di Kecamatan Pulau Laut Timur. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana membentuk karakter anak-anak di tengah perkembangan teknologi digital,” ujar Suwanti.
Ia menilai, olahraga tradisional perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda agar mereka tidak hanya terpaku pada penggunaan gawai, tetapi juga aktif bergerak, berinteraksi, dan belajar menjunjung tinggi sportivitas.
Menurut Suwanti, permainan tradisional memiliki nilai kebersamaan yang penting untuk dipertahankan. Karena itu, kegiatan semacam ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus mempererat hubungan sosial antardesa.

“Harapan kita, kegiatan ini bisa memberikan kebahagiaan kepada masyarakat. Ke depan, mudah-mudahan pelaksanaannya semakin meriah dan semakin banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi,” katanya.
Antusiasme warga terlihat dari jumlah peserta yang mencapai sekitar 1.200 orang. Keterlibatan masyarakat dari berbagai desa menunjukkan bahwa olahraga tradisional masih memiliki tempat di tengah kehidupan masyarakat apabila diberikan ruang untuk berkembang.
Adapun 14 cabang yang dipertandingkan meliputi bakiak, hadang, bola sundul, panco, lari balok, egrang, ketapel, gebuk bantal, badaku, halma, gasing, domino, tarik tambang antardesa, dan balogo.
Sementara itu, Ketua KORMI Kabupaten Kotabaru, Drs. Sugiyanto, mengatakan KORMI Kotabaru Sport Festival 2026 merupakan penyelenggaraan ketiga yang dilaksanakan pihaknya.
“Kegiatan ini selain bertujuan mencari bibit-bibit potensial, juga untuk mengenalkan pentingnya olahraga kepada masyarakat. Melalui festival ini, kita juga ingin melestarikan olahraga tradisional,” ujar Sugiyanto.
Ia menjelaskan, pelestarian olahraga tradisional menjadi perhatian penting agar permainan rakyat tidak semakin tergerus oleh perkembangan teknologi.
Melalui festival ini, KORMI Kotabaru berharap olahraga masyarakat semakin berkembang, potensi atlet dapat terjaring, dan permainan tradisional tetap dikenal oleh generasi penerus.
Besarnya partisipasi warga juga menjadi modal untuk mendorong penyelenggaraan festival serupa agar semakin meriah dan menjangkau lebih banyak masyarakat di Kabupaten Kotabaru.(MIA)
Diterbitkan tanggal 10 Oktober 2026 by admin













Discussion about this post