Megapolis
Iklan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha
No Result
View All Result
Megapolis
No Result
View All Result
Home Kalimantan Kalimantan Selatan Pemprov Kalsel

Penanganan Karhutla, Sekdaprov Tegaskan Pentingnya Pengelolaan Data yang Terintegrasi

admin by admin
Rabu, 23 September 2026 - 22:23
di Pemprov Kalsel
0
Penanganan Karhutla, Sekdaprov Tegaskan Pentingnya Pengelolaan Data yang Terintegrasi
147
SHARES
1.8k
VIEWS

MEGAPOLIS.ID, BANJAR – Gubernur Kalsel H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin menekankan pentingnya pengelolaan data yang terintegrasi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan.

‎‎Hal itu disampaikannya saat mengikuti Rapat Evaluasi Penanganan Karhutla Kalsel di Pos Lapangan BPBD Kalsel, kawasan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum, Jalan Gubernur Syarkawi, Gambut, Kabupaten Banjar, pada Rabu (23/9/2026) siang.

‎‎Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, Danlanud Syamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Noviar, Danlanal Banjarmasin Letkol Laut (P) Galih Nurna Putra, serta Bupati Banjar H. Saidi Mansyur, Bupati Barito Kuala Dr. H. Bahrul Ilmi dan Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto.

‎‎Dalam kesempatan tersebut, Sekdaprov Kalsel Syarifuddin mendampingi Menhut RI Raja Juli Antoni bersama jajaran Forkopimda Kalsel melakukan monitoring langsung ke lapangan. Mereka turut melihat kondisi titik api dan aktivitas petugas dalam melakukan penanganan serta pemadaman karhutla.

‎‎Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat upaya penanggulangan bencana asap dan kebakaran di berbagai wilayah prioritas. Berdasarkan data Pusdalops BPBD Provinsi Kalsel per 22–23 September 2026, total luas lahan terdampak di wilayah ini telah mencapai 23.560,57 hektare.

‎‎Operasi penanganan di lapangan difokuskan pada tiga wilayah prioritas pemadaman, yaitu Gutung Damar dengan luas lahan terbakar mencapai 960,22 hektar, Hutan Lindung seluas 1.071,22 hektare, serta wilayah Pengayuan seluas 549,7 hektare. Berbagai metode dikerahkan secara intensif, mulai dari pemadaman darat, perendaman, hingga pembasahan lahan. Satgas juga menyiagakan sarana dan prasarana pendukung, seperti 5 sumur bor, 3 sumur swasta, serta 100 unit mesin Dongfeng yang dioperasikan untuk perendaman selama 24 jam.

‎‎Untuk memperkuat penanganan di darat, sebanyak 3.557 personel gabungan telah diterjunkan ke lapangan. Pemprov Kalsel bersama unsur gabungan berkomitmen untuk terus siaga menekan eskalasi Karhutla guna mewujudkan Kalimantan Selatan yang bebas dari asap.

‎Sekdaprov Syarifuddin mengatakan, keseragaman data menjadi salah satu aspek penting agar koordinasi penanganan karhutla berjalan efektif. Menurutnya, seluruh pihak yang terlibat harus mengacu pada sumber data yang sama sehingga informasi yang disampaikan tidak berbeda-beda.

‎‎“Yang jelas, tadi sudah disampaikan bahwa pengendalian data menjadi hal yang penting. Data ini sebaiknya nantinya menjadi satu sumber, sehingga siapa pun yang ditanya akan memberikan data yang sama,” ujar Sekdaprov Syarifuddin usai meninjau.

‎‎Menurut Sekdaprov Syarifuddin, data yang akurat dan terintegrasi juga diperlukan untuk mengevaluasi perkembangan penanganan karhutla di lapangan. Dengan data yang sama, pemerintah dapat melihat langkah-langkah yang sudah berjalan dengan baik untuk dipertahankan sekaligus menentukan strategi yang perlu diperkuat.

‎‎Sekdaprov Syarifuddin menyebut penanganan karhutla di Kalsel tidak terlepas dari kolaborasi berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan hingga masyarakat.

‎‎“Alhamdulillah, ini berkat kolaborasi semua pihak, baik TNI, Polri, pemerintah, relawan, maupun masyarakat. Dengan kerja sama ini, kita bisa meminimalkan dampak karhutla,” katanya.

‎‎Terkait kondisi di sekitar fasilitas kesehatan, Sekdaprov Syarifuddin menjelaskan bahwa pembersihan area telah dilakukan untuk mendukung kebutuhan evakuasi maupun pemadaman apabila sewaktu-waktu diperlukan.

‎‎“Area di sekitar rumah sakit sudah kita lakukan pembersihan, sehingga nantinya bisa untuk melakukan evakuasi maupun pemadaman,” jelasnya.

‎‎Sekdaprov Syarifuddin menambahkan, keterbatasan ruang gerak dalam penanganan karhutla membuat seluruh sumber daya dan langkah yang tersedia harus dimaksimalkan.

‎‎“Karena ruang gerak kita terbatas, makanya langkah-langkah ini harus dimaksimalkan sehingga nantinya hasilnya pun lebih banyak lagi,” pungkasnya.

‎‎Sementara itu, Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni menekankan pentingnya penguatan pasukan darat dalam penanganan karhutla, khususnya ketika kondisi cuaca belum mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

‎‎Raja Juli mengatakan pemetaan dan pengerahan pasukan darat harus disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan. Jika dukungan water bombing belum mencukupi, kekuatan pasukan darat perlu diperkuat, termasuk melalui sistem kerja bergiliran atau shift.

‎‎“Kalau dirasakan masih kurang, kita akan tambah. Pasukan darat wajib untuk ditambah dengan sistem shift,” ujarnya.

‎‎Menteri Kehutanan menegaskan, penambahan personel harus dilakukan secara rasional berdasarkan kebutuhan di lapangan. Pengelolaan sumber daya juga harus dilakukan secara efektif agar dukungan personel maupun peralatan tidak tumpang tindih dengan pembiayaan yang telah tersedia melalui APBN maupun APBD.

‎‎“Kita memiliki sumber daya yang terbatas. Seolah-olah harus kita kelola dengan baik,” katanya.

‎‎Menurut Raja Juli, setiap sumber daya yang tersedia harus diarahkan untuk memperkuat penanganan karhutla secara tepat sasaran. Selain pasukan darat, penanganan juga dilakukan melalui dukungan operasi udara dan OMC.

‎‎Raja Juli mengakui kondisi cuaca menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan OMC. Terbatasnya potensi awan hujan membuat operasi tersebut belum dapat berjalan secara maksimal.

‎‎Raja Juli juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak berpuas diri dengan kondisi karhutla yang relatif terkendali. Upaya penanganan harus terus dilakukan untuk mencegah meluasnya kebakaran dan meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat.

‎‎“Hal ini tidak membuat kita berpuas diri yang kemudian membuat kita tidak termotivasi untuk berbuat yang lebih baik bagi rakyat,” katanya.

‎‎Ia mengapresiasi seluruh personel dan pihak yang terus bekerja di lapangan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla di Kalimantan Selatan.

‎‎“Kita masih memiliki sekitar 50 hari lagi untuk mengabdikan diri dan bekerja keras. Tanggung jawab kita sebagai manusia adalah berikhtiar. Selebihnya kita tawakal dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

‎‎Raja Juli berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga hujan dapat turun lebih optimal. Ia juga mendoakan seluruh personel yang bertugas di lapangan diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas.

‎‎“Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, menghadirkan bibit-bibit awan yang menghasilkan hujan lebih baik, serta memberikan kesehatan kepada teman-teman di lapangan,” pungkasnya.(rls)

Diterbitkan tanggal 23 September 2026 by admin

Tags: Evaluasi Penanganan KarhutlaMenteri KehutananSekdaprov Kalsel
Berita Sebelumnya

Gubernur Kalsel Sinergi Penguatan Penanganan Kahutla Bersama Menteri Kehutanan dan Kepala BNPB

Berita Berikutnya

Kolaborasi Pemkab Tanbu dan Bank Kalsel: Bayar Pajak Bisa Lewat QRIS

admin

admin

Berita Berikutnya
Kolaborasi Pemkab Tanbu dan Bank Kalsel: Bayar Pajak Bisa Lewat QRIS

Kolaborasi Pemkab Tanbu dan Bank Kalsel: Bayar Pajak Bisa Lewat QRIS

Discussion about this post

Widget weather
  • Trending
  • Komentar
  • Terbaru
Warga Banjarmasin Laporkan Dugaan Penipuan Janji Pernikahan, Mengaku Dirugikan Rp1,6 Miliar

Warga Banjarmasin Laporkan Dugaan Penipuan Janji Pernikahan, Mengaku Dirugikan Rp1,6 Miliar

22 Desember 2025
Kadisdik Serahkan 15 Izin Operasional PAUD Negeri

Kadisdik Serahkan 15 Izin Operasional PAUD Negeri

16 April 2025
Mulai Hari Ini Tarif Parkir di Kota Banjarmasin Turun

Mulai Hari Ini Tarif Parkir di Kota Banjarmasin Turun

30 Mei 2025
Jelang Penetapan Aditya di Pilkada Banjarbaru, Fitnah Terarah untuk Vivi Zubedi!

Jelang Penetapan Aditya di Pilkada Banjarbaru, Fitnah Terarah untuk Vivi Zubedi!

20 September 2024
Paul Pogba, Mantan Pemain Termahal di Dunia yang Sedang Merana

Paul Pogba, Mantan Pemain Termahal di Dunia yang Sedang Merana

0
Menagih Janji Presiden FIFA, Jadikan Piala AFF sebagai Agenda Resmi FIFA!

Menagih Janji Presiden FIFA, Jadikan Piala AFF sebagai Agenda Resmi FIFA!

0
Jelang Hadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Gelar TC

Jelang Hadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Gelar TC

0
Tamu dari Malaysia Takjub dengan Keindahan Destinasi Wisata di Kotabaru

Tamu dari Malaysia Takjub dengan Keindahan Destinasi Wisata di Kotabaru

0
Open Data Tanah Bumbu Dorong Tata Kelola Data Terintegrasi dan Transparan

Open Data Tanah Bumbu Dorong Tata Kelola Data Terintegrasi dan Transparan

23 September 2026
Bupati Andi Rudi Latif Dorong Duta Wisata Tanah Bumbu Jadi Penggerak Promosi Daerah

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Duta Wisata Tanah Bumbu Jadi Penggerak Promosi Daerah

23 September 2026
Sekolah Pangan Tanah Bumbu, Bupati Andi Rudi Latif Dorong Inovasi Olahan Ikan untuk Ekonomi Keluarga dan Pencegahan Stunting

Sekolah Pangan Tanah Bumbu, Bupati Andi Rudi Latif Dorong Inovasi Olahan Ikan untuk Ekonomi Keluarga dan Pencegahan Stunting

23 September 2026
Kolaborasi Pemkab Tanbu dan Bank Kalsel: Bayar Pajak Bisa Lewat QRIS

Kolaborasi Pemkab Tanbu dan Bank Kalsel: Bayar Pajak Bisa Lewat QRIS

23 September 2026

Berita Baru

Open Data Tanah Bumbu Dorong Tata Kelola Data Terintegrasi dan Transparan

Open Data Tanah Bumbu Dorong Tata Kelola Data Terintegrasi dan Transparan

23 September 2026
Bupati Andi Rudi Latif Dorong Duta Wisata Tanah Bumbu Jadi Penggerak Promosi Daerah

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Duta Wisata Tanah Bumbu Jadi Penggerak Promosi Daerah

23 September 2026
Sekolah Pangan Tanah Bumbu, Bupati Andi Rudi Latif Dorong Inovasi Olahan Ikan untuk Ekonomi Keluarga dan Pencegahan Stunting

Sekolah Pangan Tanah Bumbu, Bupati Andi Rudi Latif Dorong Inovasi Olahan Ikan untuk Ekonomi Keluarga dan Pencegahan Stunting

23 September 2026
Kolaborasi Pemkab Tanbu dan Bank Kalsel: Bayar Pajak Bisa Lewat QRIS

Kolaborasi Pemkab Tanbu dan Bank Kalsel: Bayar Pajak Bisa Lewat QRIS

23 September 2026
Megapolis

© 2022 Megapolis - Banjarmasin Kalimantan Selatan.

  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Wartawan
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha

© 2022 Megapolis - Banjarmasin Kalimantan Selatan.