MEGAPOLIS.ID, BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel Eddy Elminsyah Jaya mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi di daerah secara virtual, di Command Center Setda Provinsi Kalsel di Banjarbaru, Senin (14/9/2026).
Rakor dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan diikuti secara virtual juga oleh Gubernur, Bupati Wali Kota serta Forkopimda dari seluruh Indonesia.
Usai mengikuti rakor, Gubernur H. Muhidin melalui Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel Eddy Elminsyah Jaya didampingi Ketua Tim Distribusi dan Jasa BPS Provinsi Kalsel, Fachri Ubaidillah dan anggot Satgas Pangan Kalsel dari Polda Kalsel, Taufan menyampaikan, minggu kedua bulan September ini, Kalimantan Selatan masih aman terkendali.
“Berdasarkan rapat pengendalian inflasi hari ini dijelaskan bahwa, untuk perkembangan Indeks Perkembangan Harga (IPH) Minggu ke-2 September, kita Provinsi Kalsel masih aman, di angka 0,57. Namun yang paling kita waspadai adalah ketika data tadi Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) yang memiliki IPH 6,6 persen untuk komoditi beras” ucap Eddy.
Eddy juga berharap kedepan ada stabilisasi harga pangan, terutama komoditi beras, walaupun pada Agustus year on year, penyumbang inflasi juga terjadi pada harga komoditi emas.
“Kami harapkan Bulog bisa memberikan operasi pasar dengan penyaluran beras, operasi pasar bisa menyasar ke pasar-pasar yang memiliki perkembangan harga yang lebih tinggi terutama yang tadi disebutkan yakni HSS yang mencapai angka 6,6 persen,” jelas Eddy lagi.
Rakor kali ini juga dirangkai dengan pembahasan verifikasi dan validasi terkait Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih serta penandatanganan Surat Keputusan Bersama Ruang Bersama Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Penandatangan dilakukan Mendagri Tito Karnavian, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi dan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Yandri Susanto.(rls)
Diterbitkan tanggal 15 September 2026 by admin













Discussion about this post