MEGAPOLIS.ID, JAWA BARAT – Float kembali membawa Float2Nature (F2N) ke kawasan pesisir Batukaras dan Madasari, Jawa Barat, pada 4–6 September 2026. Memasuki penyelenggaraan yang telah berlangsung sejak 2011, F2N kembali mengajak Floatmates menikmati musik sekaligus berjarak sejenak dari hiruk-pikuk kota.
Melalui siaran pers, Float menyebut F2N sebagai perjalanan yang mempertemukan musik, alam, dan komunitas pendengarnya.
Rangkaian kegiatan akan berpusat di Katumiri Camping Ground, tempat Float nantinya tampil di ruang terbuka di tengah suasana alam Batukaras dan Madasari.
F2N 2026 sekaligus menjadi momen bagi Float untuk memperkenalkan EP terbaru mereka, Constant Changes. Kuartet yang diperkuat Hotma “Meng” Roni Simamora, Binsar Tobing, Timur Segara, dan David Qlintang tersebut juga akan membawa singel utama “Yang Kembali Pulih” sebagai bagian dari rilisan terbaru ini.
Menariknya, Float menyiapkan rilisan fisik Constant Changes untuk dibagikan langsung kepada penonton di lokasi pertunjukan. Dengan begitu, pertemuan antara musik dan Floatmates tidak berhenti pada panggung, tetapi juga menjadi bagian dari peluncuran karya terbaru mereka.
Vokalis sekaligus penulis lagu Float, Meng, menjelaskan bahwa “Yang Kembali Pulih” berangkat dari cerita tentang luka dan keberanian untuk bangkit. Kata “bilur”, yang berarti bekas luka, menjadi salah satu titik awal dalam membangun gagasan lagu tersebut.
“Berangkat dari kata ‘bilur’ atau bekas luka, luka yang dibasuh iman justru menyimbolkan kekuatan. Bermodal percaya, masa terpuruk terbukti bikin kita makin kuat bangkit. Kecemasan nggak boleh jadi rintangan. Lagu ini membawa spirit untuk berani menerjang badai,” tegas Meng.
Bagi Float, semangat tersebut terasa selaras dengan perjalanan F2N yang sejak awal tidak hanya menempatkan musik sebagai pusat kegiatan.
Berbeda dari festival musik pada umumnya, F2N mengajak peserta untuk mengalami perjalanan secara utuh, mulai dari perjalanan menuju lokasi, berkumpul bersama komunitas, hingga melakukan aksi bersih-bersih pantai.
Sejak pertama digelar pada 2011, Float2Nature terus membawa gagasan agar musik kembali memiliki kedekatan dengan alam.
Perjalanan menuju lokasi, ruang terbuka, dan interaksi antarpeserta menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengalaman F2N.
Pada edisi 2026, perjalanan tersebut bertemu dengan fase baru Float melalui Constant Changes. Bagi mereka, F2N kembali menjadi ruang untuk membuktikan bahwa musik bukan sekadar alasan untuk datang ke sebuah pertunjukan, tetapi juga bisa menjadi alasan untuk melakukan perjalanan, bertemu, dan menciptakan pengalaman bersama.(sumber: Pophariini)
Diterbitkan tanggal 27 Agustus 2026 by admin












Discussion about this post