MEGAPOLIS.ID, KOTABARU– Tingginya kasus kekerasan terhadap anak menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kotabaru. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kotabaru, H Eka Saprudin AP MAP, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan pengawasan terhadap anak-anak di lingkungan masing-masing guna mencegah terjadinya tindak kekerasan maupun pelecehan.
Menurutnya, perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga, sekolah, dan masyarakat secara luas.
“Hari ini kita tidak bisa hanya menyerahkan persoalan perlindungan anak kepada pemerintah atau lembaga terkait saja. Semua pihak harus ikut berperan. Orang tua harus lebih peduli terhadap aktivitas anak, sekolah harus menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, dan masyarakat juga harus berani peduli apabila melihat atau mengetahui adanya indikasi kekerasan terhadap anak,” ujar Eka Safrudin.
Ia menegaskan bahwa anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus mendapatkan perlindungan dan hak tumbuh kembang secara optimal. Oleh karena itu, setiap bentuk kekerasan, baik fisik, psikis, seksual, maupun penelantaran, harus dicegah sejak dini melalui pengawasan bersama.
Secara tidak langsung, Sekda menyampaikan bahwa lingkungan terdekat anak memiliki peran penting dalam mendeteksi potensi terjadinya kekerasan. Banyak kasus yang terjadi karena kurangnya perhatian dan kepedulian dari orang-orang di sekitar korban.
Selain itu, Eka Saprudin juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan atau mengetahui adanya dugaan tindak kekerasan terhadap anak maupun perempuan. Menurutnya, laporan yang cepat akan membantu penanganan dan perlindungan korban secara maksimal.
“Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Mari kita ciptakan lingkungan yang ramah anak, baik di rumah, di sekolah, maupun di tengah masyarakat. Jika ada tanda-tanda kekerasan, jangan diam. Segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti,” tegasnya.
Lebih lanjut, Eka Saprudin menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kotabaru berkomitmen untuk terus memperkuat upaya perlindungan anak dan perempuan melalui berbagai langkah strategis.
Ke depan, pemerintah daerah akan secara rutin menggelar rapat koordinasi dan evaluasi terkait program Kabupaten Layak Anak serta perlindungan perempuan dan anak guna memastikan setiap kebijakan berjalan efektif.
“Pemerintah Kabupaten Kotabaru tidak akan berhenti pada upaya penanganan kasus semata, tetapi juga fokus pada pencegahan. Ke depan kami akan terus melakukan pembahasan dan koordinasi lintas sektor terkait perlindungan anak dan perempuan, sekaligus menyiapkan berbagai inovasi dan terobosan yang dapat memberikan rasa aman serta perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, aparat penegak hukum, organisasi masyarakat, hingga keluarga menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak.
Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui instansi terkait terus berupaya memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak melalui sosialisasi, edukasi, serta layanan pendampingan bagi korban. Dukungan dan partisipasi masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menekan angka kekerasan terhadap anak di Kabupaten Kotabaru.
Dengan meningkatnya kepedulian bersama serta hadirnya berbagai inovasi dan program perlindungan yang berkelanjutan, diharapkan Kabupaten Kotabaru dapat menjadi daerah yang semakin aman, nyaman, dan ramah bagi perempuan dan anak. (mia)
Diterbitkan tanggal 9 Juni 2026 by admin













Discussion about this post