MEGAPOLIS.ID, KOTABARU– Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kotabaru menggelar Festival Gerakan Makan Enak, Makan Sehat, Makan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) Suka Sayur dan Buah Berbasis Sumber Daya Lokal yang dirangkai dengan lomba di Gedung Paris Barantai, Selasa (9/6/2026).
Festival dan lomba ini digelar dalam rangka mengampanyekan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman dengan memanfaatkan potensi sayur dan buah lokal. Kegiatan tersebut diikuti perwakilan TP PKK dari 22 kecamatan se-Kabupaten Kotabaru.
Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kotabaru, Suci Anisa Rusli. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk edukasi dan kampanye konsumsi pangan sehat dan bergizi.
“Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak atas terselenggaranya lomba Gerakan Makan Enak, Makan Sehat, Makan B2SA Suka Sayur dan Buah Berbasis Sumber Daya Lokal yang diikuti seluruh TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Kotabaru,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pangan dan gizi dalam kehidupan sehari-hari.
“Karena pola pangan sehari-harilah yang akan memberikan kecukupan asupan gizi tubuh seseorang, bukan ukuran mahal atau gengsinya suatu bahan makanan. Banyak jenis makanan di sekitar kita yang murah, alami, aman dan memiliki kandungan gizi yang baik,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pihak, khususnya para Ketua TP PKK Kecamatan, untuk terus memperhatikan persoalan pangan agar mampu mencetak generasi yang sehat dan berkualitas di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kotabaru, Sarawani, mengatakan festival tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam menggali sumber pangan alternatif nonberas berbasis sumber daya lokal.
“Tujuan kegiatan ini adalah menggali sumber pangan alternatif nonberas berbasis budaya lokal sehingga diharapkan Kabupaten Kotabaru memiliki makanan khas daerah sendiri. Selain itu juga untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman guna meningkatkan kualitas hidup,” jelas Sarawani.
Ia menambahkan, festival tersebut juga menjadi sarana untuk mengangkat citra makanan khas daerah agar semakin diminati masyarakat dan mampu bersaing dengan makanan modern.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengangkat citra makanan khas daerah agar dapat digemari dan mampu bersaing dengan makanan modern, sekaligus mendorong penyediaan menu B2SA untuk anak balita usia 2 hingga 5 tahun dan ibu hamil sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kotabaru, Ida Gelora Sihombing, menjelaskan bahwa festival tersebut menjadi ajang pemberdayaan dan pemanfaatan bahan pangan yang tersedia di masing-masing kecamatan.
“Melalui festival ini kami mendorong setiap kecamatan untuk memanfaatkan bahan pangan yang tersedia dan melimpah di wilayahnya masing-masing. Makanan yang disajikan harus memiliki keberagaman dan mengikuti perkembangan zaman, namun tetap berbasis pangan lokal,” ujarnya.
Menurut Ida, peserta dituntut untuk berinovasi dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi menu yang menarik, sehat dan bernilai gizi tinggi.
“Contohnya, bahan baku yang digunakan tidak harus beras, tetapi bisa memanfaatkan umbi-umbian atau komoditas lokal lain yang stoknya melimpah di daerah masing-masing. Dengan begitu, masyarakat semakin mengenal potensi pangan lokal sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap satu jenis pangan,” katanya.
Adapun penilaian lomba dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari unsur Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kotabaru, Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru, TP PKK Kabupaten Kotabaru, Chef Pengamat Kuliner, serta Chef Hotel Grand Surya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Kotabaru Siti Hadijah Syairi Mukhlis, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kotabaru Sarawani, para camat dan Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Kotabaru, serta peserta Festival Gerakan Makan Enak, Makan Sehat, Makan B2SA Suka Sayur dan Buah Berbasis Sumber Daya Lokal. (mia)
Diterbitkan tanggal 9 Juni 2026 by admin












Discussion about this post