MEGAPOLIS.ID, BARABAI— Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) berlangsung khidmat. Momentum refleksi sejarah perjuangan bangsa ini kian bermakna dengan adanya penyerahan hibah aset berupa kantor dan pasar desa oleh pemerintah daerah di halaman kantor Bupati setempat, Rabu (20/5/2026).
“Semangat 1908 adalah tonggak di mana perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomasi demi kedaulatan bangsa yang bermartabat,” ucap Bupati HST, Samsul Rizal membacakan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid.
Peringatan Harkitnas kali ini turut diikuti Wakil Bupati HST H Gusti Rosyadi Ilmi, Sekretaris Kabupaten HST Muhammad Yani, Komandan Kodim 1002/HST, perwakilan Batalyon 621 Manuntung, Kapolres HST yang diwakili Wakapolres, Kajari HST, perwakilan Pengadilan Negeri (PN) Barabai, serta jajaran Forkopimda.
Bupati HST Samsul Rizal menyampaikan, secara filosofis, kebangkitan nasional merupakan sebuah proses dinamis yang bersifat mutatis mutandis, yang artinya menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda untuk kembali menyalakan api Budi Utomo dalam setiap lini kehidupan.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan literasi digital, dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama,” ujar Samsul Rizal menirukan amanat Menteri Meutya Viada Hafid.

Usai menyanyikan lagu perjuangan, bagimu negeri, satu nusa satu bangsa dan diakhiri dengan doa bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hibah aset berupa kantor dan pasar desa oleh pemerintah daerah.
Penyerahan simbolis dilakukan dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) oleh Sekda HST, Muhammad Yani kepada para Pambakal (Kepala Desa), disaksikan oleh Bupati dan Wakil, jajaran Forkopimda dan peserta upacara.
Pemerintah Kabupaten HST menyerahkan aset berupa 17 buah bangunan kantor pembakal (kepala desa) dan 1 buah bangunan pasar desa kepada Pemerintah Desa. Aset tersebut sebelumnya tercatat sebagai milik daerah pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten HST.
Rinciannya, 16 desa di 8 kecamatan menerima hibah bangunan kantor pembakal, meliputi Kecamatan Pandawan: Desa Kambat Utara dan Desa Palajau. Kecamatan Labuan Amas Selatan: Desa Sungai Jaranih dan Desa Tabudarat Hilir. Kecamatan Haruyan: Desa Teluk Mesjid, Desa Pengambau Hilir Dalam, dan Desa Barikin.
Kemudian Kecamatan Batu Benawa: Desa Kalibaru dan Desa Baru. Kecamatan Hantakan: Desa Hantakan. Kecamatan Batang Alai Utara: Desa Muara Rintis, Desa Maringgit, dan Desa Haur Gading. Kecamatan Batang Alai Selatan: Desa Birayang Surapati. Serta Kecamatan Limpasu: Desa Rangas dan Desa Pauh.
Sementara Desa Pajukungan, Kecamatan Barabai menerima hibah bangunan kantor pembakal dan bangunan pasar desa.
Pembakal Desa Pajukungan, Suparyono mewakili para penerima hibah mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Daerah. “Kita sangat bersyukur dan mengapresiasi kepada Bapak Bupati Hulu Sungai Tengah, Bapak Sekda, kemudian Dinas PMD Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang sudah memfasilitasi daripada pemberian hibah ini,” ujarnya kepada awak media usai menerima hibah.
Suparyono menyebut, hibah ini merupakan satu kepastian hukum bagi Pemerintah Desa untuk bisa memanfaatkan aset tersebut demi kemaslahatan masyarakat.
“Apa yang sudah diberikan pemerintah atau kepercayaan harus kita jaga dengan baik,” katanya.(adv/ari)
Diterbitkan tanggal 25 Mei 2026 by admin












Discussion about this post