MEGAPOLIS.ID, KOTABARU – Usai viral di media sosial vidio akses jalan yang memperlihatkan kondisi jalan rusak parah, Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru, Suwanti, bersama Wakil Ketua II DPRD, Chairil Anwar, turun langsung meninjau akses jalan penghubung antar kecamatan.
Peninjauan dilakukan di ruas jalan Desa Tanjung Pengharapan, Kecamatan Pulau Laut Timur hingga Desa Labuan Mas, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Selasa (3/3/2026).
Langkah tersebut diambil sebagai respons cepat atas keluhan masyarakat yang ramai diperbincangkan di media sosial. DPRD Kabupaten Kotabaru pun memastikan kondisi di lapangan dengan turun langsung ke lokasi.
Berdasarkan hasil pantauan, kerusakan jalan tergolong berat. Sejumlah titik dipenuhi lubang besar yang tergenang air, badan jalan berlumpur, serta permukaan tidak rata. Kondisi ini menyulitkan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk melintas.
Bahkan, di beberapa titik, kendaraan harus berjalan sangat pelan guna menghindari risiko kecelakaan maupun kerusakan kendaraan yang lebih parah.
Jalur tersebut diketahui merupakan akses vital yang menghubungkan Kecamatan Pulau Laut Timur dan Pulau Laut Selatan. Selain menjadi penghubung utama mobilitas warga, jalan ini juga berperan penting dalam distribusi logistik serta akses layanan pemerintahan dan sosial.
Kondisi ini pun memunculkan sorotan publik terkait efektivitas perencanaan dan pengawasan infrastruktur daerah, mengingat peran strategis jalan tersebut bagi aktivitas ekonomi masyarakat.
Ketua DPRD Kotabaru, Suwanti, menegaskan bahwa peninjauan yang dilakukan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari langkah konkret percepatan penanganan.
“Rencana hari ini alat sudah hendak diturunkan untuk perbaikan. Kita tidak ingin masyarakat terlalu lama mengalami kesulitan akibat kondisi jalan ini,” ujar Suwanti.
Ia juga menyampaikan bahwa percepatan penanganan jalan tersebut merupakan hasil koordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah, serta mendapat dukungan dari seluruh anggota DPRD.
Menurutnya, infrastruktur merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi prioritas utama pemerintah.
Sementara itu, masyarakat berharap perbaikan yang dilakukan tidak hanya bersifat sementara. Warga menginginkan adanya solusi jangka panjang dengan kualitas pengerjaan yang lebih terjamin.
Sejumlah warga yang menyaksikan langsung peninjauan tersebut menilai kerusakan jalan sudah berlangsung cukup lama dan semakin memburuk, terutama saat musim hujan.
Mereka berharap kehadiran pimpinan DPRD di lapangan benar-benar membawa perubahan nyata, bukan sekadar peninjauan tanpa tindak lanjut.
Menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat, khususnya dalam distribusi kebutuhan pokok dan mobilitas antar kecamatan, warga meminta pemerintah segera memastikan akses jalan kembali aman dan layak digunakan.
Keterlibatan langsung pimpinan DPRD bersama instansi terkait dinilai menjadi sinyal positif. Namun demikian, publik masih menunggu realisasi konkret di lapangan.
Percepatan perbaikan jalan di wilayah Pulau Laut Timur hingga Pulau Laut Selatan kini menjadi ujian komitmen pemerintah daerah dalam menjawab aspirasi masyarakat secara berkelanjutan, bukan sekadar respons reaktif.(MIA)
Diterbitkan tanggal 3 Maret 2026 by admin














Discussion about this post