MEGAPOLIS.ID – PELATIH Timnas Indonesia, John Herdman, memerintahkan para pemain muda untuk unjuk gigi dulu di klub sebelum mendapat panggilan. Ia ingin mereka menunjukkan kemampuan terbaiknya di kompetisi.
Herdman sedang rajin bersafari menonton pertandingan-pertandingan Super League 2025-2026. Hal ini dilakukan untuk menggali potensi para pemain yang dinilai layak tembus skuad Timnas Indonesia.
Pria asal Inggris itu sudah menyaksikan langsung dua pertandingan, yakni Persija Jakarta vs Madura United serta Persita Tangerang vs Bhayangkara Presisi Lampung FC. Dari dua laga tersebut, Herdman cukup terkesan.
1. Cari Pemain
Walau begitu, Herdman mengatakan belum bisa mengambil kesimpulan siapa saja pemain yang akan disertakan di Skuad Garuda. Ia ingin para pemain, terutama yang muda, untuk mengeluarkan segala kemampuannya.
“Saya pikir itu terlalu dini untuk berbicara (siapa saja pemain yang menarik perhatiannya). Saya mencari pemain dengan banyak hal,” kata Herdman, dikutip Senin (26/1/2026).
“Saya ingin melihat pemain-pemain muda seperti Hokky (Caraka), Dony (Tri Pamungkas), pemain seperti itu yang ingin saya lihat bagaimana masa depan mereka nantinya,” imbuh pria asal Consett itu.
“Seperti apa mereka ketika diuji di lingkungan Timnas Indonesia. Lalu, melihat beberapa pemain senior apa yang masih mereka miliki, apa yang bisa mereka tawarkan,” tegas Herdman.
Eks pelatih Timnas Kanada itu akan melanjutkan safarinya untuk menentukan pilihan. Padatnya agenda awal tahun membuatnya harus bergerak cepat.
2. Tunjukkan Kemampuan Terbaik

Herdman berharap, para pemain menunjukkan kemampuan terbaik ketika bermain di klub. Dengan kehadirannya di stadion, ia juga ingin para pemain semakin termotivasi.
“Seperti yang saya katakan, di tahun ini kami punya FIFA Series pada Maret, lalu Anda pindah ke Hyundai Cup (Piala AFF), kedalaman skuad kami akan diuji. Saya benar-benar berpikir para pemain ini akan mendapatkan kesempatan yang besar,” ujar Herdman.
“Jadi, saya ingin berpikir jika pelatih Timnas Indonesia ada di stadion, akan ada perbedaan level fokus dan intensitas,” imbuh pria berusia 50 tahun itu.
“Karena saya akan memberikan kesempatan kepada para pemain, itu tidak diragukan lagi, dan selalu ada. Jika Anda melihat rekam jejak saya saya selalu percaya dengan para pemain muda. Jika para pemain cukup baik, semuanya cukup,” tandasnya.
(Okezone)
Diterbitkan tanggal 26 Januari 2026 by Muhamad Samani












Discussion about this post