MEGAPOLIS.ID, BATOLA – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama Wakil Gubernur H. Hasnuryadi Sulaiman mengapresiasi catatan rekor MURI menyajikan 100.000 porsi hidangan khas daging masak habang di Lapangan 5 Desember, Marabahan, pada Minggu (4/1/2026) siang.
Sajian daging masak habang yang merupakan salah satu kuliner tradisional Kalimantan Selatan, disiapkan secara masal dalam jumlah yang luar biasa. Masakan ini, yang terkenal dengan cita rasanya yang khas, menjadi jantung acara dan menggambarkan kekayaan kuliner daerah.
Chef dan kreator kuliner nasional Bobon Santoso bertindak sebagai koordinator masak besar ini, yang melibatkan partisipasi langsung dari warga Batola. Terlihat Gubernur H. Muhidin beserta istri Hj. Fathul Jannah memegang panci berisi daging yang dimasukan ke wajan besar, disusul oleh Wagub Kalsel H. Hasnuryadi Sulaiman serta istri drg. Ellyana Trisya. Tak ketinggalan juga Bupati Bahrul Ilmi hingga pimpinan Forkopimda turut memasukan daging yang siap dimasak.
Kegiatan ini menjadi sejarah penting bagi Kabupaten Barito Kuala dan Kalimantan Selatan, dan merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Batola.
Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngaderi, secara resmi menyerahkan penghargaan kepada Gubernur H. Muhidin, yang disaksikan langsung oleh Bupati Batola, Bahrul Ilmi. Penganugerahan ini menandai suksesnya pemecahan rekor makan terbesar sejenis yang melibatkan masyarakat luas.
Dalam kesempatan itu, Gubernur H. Muhidin mengungkapkan bahwa acara ini tidak hanya sekadar perayaan seremonial, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan upaya memperkenalkan potensi budaya serta kuliner khas daerah.
“Kegiatan ini menunjukkan bagaimana gotong royong masyarakat Batola bisa mengangkat identitas budaya kita ke level yang lebih tinggi,”ujar Gubernur H. Muhidin saat perayaan masak.
Menurut Gubernur, kegiatan semacam ini bukan hanya tentang mencatatkan rekor, tetapi lebih penting lagi untuk mempromosikan kuliner khas daerah ke tingkat nasional.
“Melalui acara ini, kita tidak hanya memperkenalkan daging masak habang, tetapi juga menegaskan bahwa Batola memiliki potensi besar dalam dunia kuliner dan budaya,” tegasnya.
Gubernur H. Muhidin berharap bahwa Batola dapat terus maju dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kalimantan Selatan secara keseluruhan.
Tema peringatan Hari Jadi Batola kali ini, “Merangkul Semua, Membangun Batola”, diangkat sebagai seruan untuk memperkuat persatuan dan kerjasama antar elemen masyarakat.
Bupati Batola Bahrul Ilmi dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema ini menggambarkan pentingnya kolaborasi dalam membangun daerah yang lebih baik.
“Bersama-sama, kita harus mendorong Batola menjadi lebih maju, terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan yang ada,” ujar Bahrul Ilmi.(rls)
Diterbitkan tanggal 5 Januari 2026 by admin














Discussion about this post