MEGAPOLIS.ID, JAKARTA – Dunia seni peran berduka atas berpulangnya aktor legendaris asal Inggris, Sir Patrick Stewart, pada usia 86 tahun. Bintang yang terkenal lewat perannya sebagai Captain Jean-Luc Picard dalam waralaba Star Trek dan Professor Charles Xavier dalam seri film X-Men ini mengembuskan napas terakhirnya di kediamannya di Los Angeles.
Juru bicara keluarga, Kelly Bush Novak, mengonfirmasi kabar duka tersebut melalui sebuah pernyataan resmi pada Kamis (29/10).
“Kami mengumumkan dengan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya Sir Patrick Stewart kemarin di rumahnya di Los Angeles, dalam perawatan penuh kasih dari istri tercintanya, Sunny, setelah perjalanan singkat dan emosional melawan penyakit Alzheimer dan Lewy Body Dementia,” ujar Novak.
Novak menambahkan bahwa Stewart berpulang dengan tenang di tengah hangatnya pelukan keluarga dan sahabat.
“Dia dipeluk hangat oleh keluarga dan sahabat, dikelilingi musik live, doa, air mata, tawa, dan emosi mendalam yang hanya bisa diinspirasi olehnya setelah seumur hidup mengabdi kepada kita semua. Kami akan selamanya mengenang kedamaian di wajahnya, sebuah pengingat abadi akan keanggunannya yang tak tergoyahkan,” lanjut pernyataan tersebut.
Perjalanan Karier dan Puncak Popularitas
Lahir pada 13 Juli 1940 di Mirfield, West Yorkshire, Inggris, Stewart menemukan kecintaannya pada seni peran sejak usia muda berkat dorongan guru sekolahnya. Ia mulai belajar drama di Mirfield Secondary Modern School pada usia 11 tahun dan meninggalkan sekolah di usia 15 tahun untuk menekuni teater lokal.
Pada tahun 1957, ia menerima beasiswa di Bristol Old Vic Theatre School dan memulai debut panggung profesionalnya pada tahun 1959. Setelah menorehkan pelbagai rekam jejak teater dan layar lebar pada dekade 1970-an dan 1980-an, namanya melambung ke kancah internasional saat terpilih membintangi Star Trek: The Next Generation.
Saat audisi di pertengahan 1980-an, Stewart sempat tidak yakin akan mendapatkan peran tersebut.
“Wawancara pertama saya dengan pencipta Star Trek Gene Roddenberry berlangsung sekitar enam menit,” kenang Stewart kepada PEOPLE pada Maret 2022.
“Saya baru tahu setelahnya, ketika saya keluar pintu, dia berkata, ‘Siapa yang menyarankan untuk mengundang orang itu ke sini? Membuang-buang waktu saja.’ Enam bulan kemudian, saya ditawari peran itu. Gene berpikir saya sama sekali tidak cocok, tetapi dia kalah suara,” tambahnya.
Stewart membintangi Captain Picard selama tujuh musim serial TV, empat film layar lebar, hingga kembali memerankan karakter ikonik tersebut dalam serial Star Trek: Picard pada tahun 2020.
Popularitasnya kian meroket saat ia memerankan tokoh mutan telepatis, Professor Charles Xavier, dalam waralaba film X-Men selama lebih dari dua dekade. Perannya ini bahkan mengantarkannya mencatatkan rekor dunia Guinness untuk rekam jejak karier Marvel terpanjang. Atas dedikasinya di dunia seni peran, ia dianugerahi gelar kebangsawanan (Knighthood) oleh Ratu Elizabeth II pada tahun 2010.
Warisan Seni dan Kemanusiaan
Pihak juru bicara menegaskan bahwa kehebatan Stewart di dunia akting sejalan dengan dedikasi sosialnya di kehidupan nyata.
“Suaranya yang merdu dan bakatnya yang tiada dua akan selamanya identik dengan penampilan yang tak terlupakan di setiap genre. Pencapaian profesionalnya diimbangi dengan filantropi dan aktivismenya dalam membela hak asasi manusia, penyintas kekerasan dalam rumah tangga, pengungsi global, layanan kesehatan mental veteran, serta kesejahteraan hewan. Ia akan dikenang atas martabat, belas kasih, dan kemanusiaan yang ia bawa ke dalam setiap perannya, dalam karya maupun hidupnya,” pungkasnya.(sumber: Media Indonesia)
Diterbitkan tanggal 30 Oktober 2026 by admin












Discussion about this post