MEGAPOLIS.ID – Inter Milan meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Parma pada pekan keenam Serie A 2026-2027 di Stadio Giuseppe Meazza, Sabtu (10/10/2026) malam WIB. Hasil ini memperpanjang awal musim impresif Nerazzurri yang belum terkalahkan dalam enam pertandingan liga.
Petar Sucic membuka keunggulan Inter, disusul gol Hakan Calhanoglu melalui tendangan penalti. Marcus Thuram kemudian melengkapi kemenangan tuan rumah lewat gol ketiga pada babak pertama.
Tambahan tiga poin membawa Inter Milan ke puncak klasemen sementara Serie A dengan koleksi 16 poin. Nerazzurri berhasil menyalip AS Roma dalam persaingan di papan atas.
Sementara itu, Parma masih berkutat di papan bawah klasemen. Mereka baru mengumpulkan empat poin dari enam pertandingan yang telah dimainkan.
Babak Pertama
Inter Milan langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan demi melanjutkan tren positif sebelum jeda internasional. Tekanan tuan rumah membuahkan hasil ketika Petar Sucic mencetak gol pembuka setelah memanfaatkan kesalahan kiper Parma, Edoardo Corvi, saat mengoper bola kepada Mandela Keita di dekat kotak penalti.
Inter menggandakan keunggulan lima menit kemudian melalui titik putih. Wasit menunjuk penalti setelah Diego Carlos dinilai melanggar Pio Esposito di kotak terlarang, dengan keputusan tersebut diambil setelah pemeriksaan melalui monitor di tepi lapangan.
Hakan Calhanoglu maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan baik. Gelandang asal Turki itu mengarahkan bola ke sudut kiri bawah gawang untuk membawa Inter unggul 2-0.
Inter terus menekan dan menambah keunggulan pada menit ke-30 melalui serangan cepat dari lini belakang. Henrikh Mkhitaryan mengirimkan umpan kepada Marcus Thuram, yang dengan tenang menaklukkan Corvi lewat tembakan ke sudut jauh.
Babak Kedua
Inter tetap tampil agresif setelah turun minum dan hampir mencetak gol keempat beberapa menit setelah babak kedua dimulai. Umpan Thuram kepada Federico Dimarco menghasilkan peluang berbahaya, tetapi upaya Pio Esposito yang membelokkan bola ke arah gawang masih dapat digagalkan Corvi menggunakan kakinya.
Parma berusaha memberikan perlawanan meski kesulitan menembus pertahanan tuan rumah. Salah satu peluang mereka hadir melalui sundulan Mariano Troilo, tetapi bola masih melambung di atas gawang.
Inter kemudian menjaga kendali permainan ketika pertandingan memasuki fase akhir. Parma tidak mampu menciptakan ancaman berarti untuk mengubah keadaan, sehingga keunggulan tiga gol tuan rumah tetap bertahan hingga peluit panjang.
Kemenangan ini menjadi hasil positif kelima Inter dalam enam pertandingan Serie A musim ini, dengan satu laga lainnya berakhir imbang. Sebaliknya, Parma menelan kekalahan keempat secara beruntun setelah sebelumnya mencatat satu kemenangan dan satu hasil imbang.
Susunan pemain
Inter Milan: Josep Martinez; Benjamin Pavard, Yann Bisseck, Carlos Augusto; Andy Diouf (Djed Spence 73′), Petar Sucic, Hakan Calhanoglu (Aleksandar Stankovic 61′), Henrikh Mkhitaryan, Federico Dimarco (Luis Henrique 73′); Francesco Pio Esposito (Ange-Yoan Bonny 61′), Marcus Thuram (Lautaro Martínez 61′).
Parma: Edoardo Corvi; Enrico Delprato, Diego Carlos, Mariano Troilo; Franco Carboni (Sascha Britschgi 78′), Mandela Keita, Vincent Sierro (Adrian Bernabe 62′), Emanuele Valeri; El Bilal Toure, Giovanni Fabbian (Simone Lontani 62′); Nesta Elphege (David Romero 62′).
(Bola.net)
Diterbitkan tanggal 11 Oktober 2026 by Muhamad Samani












Discussion about this post