Megapolis
Iklan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik & Kebijakan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Seni & Budaya
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik & Kebijakan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Seni & Budaya
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha
No Result
View All Result
Megapolis
No Result
View All Result
Home Kalimantan Kalimantan Selatan Banjarmasin

Karhutla 2026: Api Mengintai Seluruh Wilayah Kalsel, Rumah Warga Hangus, dan Akar Masalah yang Belum Tuntas

Oleh: Rizky Fadhlillah

admin by admin
Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:05
di Banjarmasin, Ragam
0
Karhutla 2026: Api Mengintai Seluruh Wilayah Kalsel, Rumah Warga Hangus, dan Akar Masalah yang Belum Tuntas

FOTO ILUSTRASI/NET

41
SHARES
700
VIEWS

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan bukan lagi persoalan lokal di satu kecamatan. Kejadian di Handil Bakti, Barito Kuala pada 6–8 Oktober 2026, yang mendekati permukiman, menghanguskan tiga rumah warga, dan mengepung Kampus UNISKA Banjarmasin, hanyalah pembuka dari gambaran yang jauh lebih luas.

Sepanjang 2026, api telah melahap puluhan ribu hektare di hampir seluruh kabupaten/kota, memicu kabut asap, lonjakan ISPA, dan ancaman berulang terhadap keselamatan warga.​

Data Menyeluruh: Puluhan Ribu Hektare dan Ribuan Kejadian

Menurut data BPBD Kalsel, hingga 7 Oktober 2026 tercatat total 4.492 kejadian karhutla dengan luas lahan terdampak 26.010,08 hektare dan 37.265 titik panas (hotspot).

Kabupaten Banjar menjadi wilayah terluas terdampak (6.789,6 hektare dari 1.020 kejadian), disusul Hulu Sungai Selatan (4.158,53 hektare), Tanah Laut (3.361,36 hektare), Kota Banjarbaru (3.119,23 hektare), dan Barito Kuala (3.012,72 hektare). Tapin mencatat hotspot terbanyak (6.450 titik).​

Sebelumnya, hingga 10 September 2026, BPBD mencatat 2.963 kejadian dengan luas 20.206,06 hektare. Angka terus naik seiring musim kemarau yang memanjang.

Wilayah Ring 1 di sekitar Bandara Syamsudin Noor (Banjarbaru–Banjar) tetap menjadi prioritas karena gambutnya yang mudah menyimpan bara di bawah permukaan.​

Handil Bakti Hanya Pembuka: Ancaman ke Pemukiman di Banyak Daerah

Di Handil Bakti, api muncul di tiga titik hampir bersamaan: Handil Bakti Indah, belakang Uniska, dan Perumahan Abdi Persada Baru.

Tiga rumah hangus. Warga Kompleks Grand Purnama 2, Hari Cahyo (50), menggambarkan situasi mencekam: “Tadi cukup mencekam karena apinya langsung membesar. Satu komplek ini terkepung api. Asap oranye masuk rumah, memaksa warga keluar dan bergantian berjaga,” ujarnya.

Api sering muncul kembali setelah dipadamkan karena bara di bawah permukaan. Anggota Damkar Batola, Abdullah mengakui beberapa titik sudah mendekati perumahan warga.

Pola serupa terjadi di Guntung Damar, Landasan Ulin, Jalan Gubernur Syarkawi (Sambang Lihum), dan kawasan gambut lain.

Statement Gubernur dan Realisasi Daerah

Gubernur Kalsel H. Muhidin berulang kali turun langsung dan memimpin rakor. Pada September 2026 ia menekankan tantangan gambut. “Ternyata api berada di bawah tanah, karena lahan ini lahan gambut,” ujarnya.

Ia mendorong metode injeksi surfaktan (MES) yang dikembangkan Polda Kalsel, meski kemudian menilai di beberapa lokasi pembasahan permukaan lebih efektif.​

Muhidin juga mengonsolidasikan lebih dari 300 perusahaan untuk membantu pemadaman secara serentak, meminta dukungan CSR (“berapa saja tidak masalah”), dan bahkan berencana menggelar sayembara dengan imbalan bagi warga yang mengungkap pelaku pembakaran.

“Apabila masyarakat menemukan ada yang membakar, dengan bukti lengkap, dia menangkap orangnya, dilaporkan pada Kapolda, nanti saya beri bonus,” ujarnya.​

Kepala BPBD Kalsel Ronny Eka Saputra menyatakan kondisi relatif dapat dikendalikan, namun mengakui hambatan nyata: keterbatasan BBM Solar, sumber air yang mengering, dan ketidakpastian hukum saat petugas masuk lahan privat. “Kami perlu Solar saja dulu yang urgent untuk bekerja,” tegasnya.

Hingga 7 Oktober, patroli udara masih mencatat sekitar 146 hektare aktif terbakar.​

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan yang meninjau Handil Bakti menekankan penanganan karhutla membutuhkan kerja cepat dan koordinasi berlapis, terutama pada area gambut yang rawan menyebar di bawah permukaan.

Ia memerintahkan penyelidikan penyebab dan sanksi tegas terhadap pelaku.

Penanganan BNPB: Arahan Tegas, Realisasi Berhadapan Hambatan

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam rakor di Banjarbaru menyampaikan lima arahan strategis: penguatan Satgas Darat sebagai kekuatan utama, larangan menyimpan peralatan di gudang, standardisasi data hotspot vs firespot, penanganan gambut hingga tuntas, dan integrasi data hingga tingkat tapak. “Kekuatan utama untuk memadamkan api itu ada pada Satgas Darat,” ujarnya.

Water bombing hanya membantu memutus kepala api di lokasi sulit dijangkau.​

Sementara itu, BNPB dan BPBD mengakui lahan gambut menyimpan bara, keterbatasan sumber air dan akses, angin kencang, kabut asap yang menghambat operasi udara, serta minimnya awan untuk operasi modifikasi cuaca di beberapa periode.

Analisis Pakar dan Akar Masalah

Pakar kebijakan lingkungan Rijal Ramdani (UMY) menegaskan El Niño hanya memperpanjang kekeringan, bukan sumber api. “Praktik pembukaan lahan dengan cara membakar menjadi pemicu utama,” katanya.​

WALHI Kalsel lebih tajam. Direktur Eksekutif Raden Rafiq menyatakan akar masalah bersifat struktural: deforestasi, pengeringan gambut oleh drainase korporasi, dan lemahnya pengawasan.

Pada 6 Oktober 2026, WALHI melaporkan empat perusahaan sawit (PT Monrad Intan Barakat, PT Subur Agro Makmur, PT Kintap Jaya Wattindo, dan PT Palmina Utama) ke Polda Kalsel dengan indikasi 3.539 hektare terbakar di konsesi mereka, sebagian berulang sejak 2015–2019. “Penegakan hukum jangan tumpul ke atas, tajam ke bawah,” tegas Rafiq.

Peneliti BRIN Dony Rachmanadi menambahkan bahwa gambut yang sehat seharusnya basah dan sulit terbakar. Masalah muncul ketika drainase menurunkan muka air tanah.

Kesimpulan: Handil Bakti adalah Alarm, Bukan Isolasi

Karhutla Kalsel 2026 telah menelan puluhan ribu hektare, mengancam rumah warga di banyak wilayah, memicu ribuan kasus ISPA, dan menelan korban jiwa.

Regulasi (Inpres 11/2026) sudah memperketat larangan pembakaran, termasuk di gambut. Namun tanpa penegakan tegas terhadap korporasi, restorasi hidrologi gambut secara serius, dan pergeseran fokus dari respons ke pencegahan struktural, api akan terus kembali setiap musim kemarau.

Handil Bakti hanyalah satu episode. Seluruh Kalsel sedang diuji. Warga tidak boleh terus menjadi korban dari tata kelola yang lemah.(Diolah dari berbagai sumber)

Diterbitkan tanggal 9 Oktober 2026 by admin

Tags: H MuhidinKarhutla KalselLahan Gambut
Berita Sebelumnya

Kemenkeu Buka-bukaan Alasan Anggaran Perjalanan Dinas Kementerian dan Lembaga Dipangkas 30%

Berita Berikutnya

Rosehan Tegaskan Pentingnya Peran BK Menjaga Integritas dan Marwah DPRD

admin

admin

Berita Berikutnya
Rosehan Tegaskan Pentingnya Peran BK Menjaga Integritas dan Marwah DPRD

Rosehan Tegaskan Pentingnya Peran BK Menjaga Integritas dan Marwah DPRD

Discussion about this post

Widget weather
  • Trending
  • Komentar
  • Terbaru
Warga Banjarmasin Laporkan Dugaan Penipuan Janji Pernikahan, Mengaku Dirugikan Rp1,6 Miliar

Warga Banjarmasin Laporkan Dugaan Penipuan Janji Pernikahan, Mengaku Dirugikan Rp1,6 Miliar

22 Desember 2025
Kadisdik Serahkan 15 Izin Operasional PAUD Negeri

Kadisdik Serahkan 15 Izin Operasional PAUD Negeri

16 April 2025
Mulai Hari Ini Tarif Parkir di Kota Banjarmasin Turun

Mulai Hari Ini Tarif Parkir di Kota Banjarmasin Turun

30 Mei 2025
Jelang Penetapan Aditya di Pilkada Banjarbaru, Fitnah Terarah untuk Vivi Zubedi!

Jelang Penetapan Aditya di Pilkada Banjarbaru, Fitnah Terarah untuk Vivi Zubedi!

20 September 2024
Paul Pogba, Mantan Pemain Termahal di Dunia yang Sedang Merana

Paul Pogba, Mantan Pemain Termahal di Dunia yang Sedang Merana

0
Menagih Janji Presiden FIFA, Jadikan Piala AFF sebagai Agenda Resmi FIFA!

Menagih Janji Presiden FIFA, Jadikan Piala AFF sebagai Agenda Resmi FIFA!

0
Jelang Hadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Gelar TC

Jelang Hadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Gelar TC

0
Tamu dari Malaysia Takjub dengan Keindahan Destinasi Wisata di Kotabaru

Tamu dari Malaysia Takjub dengan Keindahan Destinasi Wisata di Kotabaru

0
Taufik Akui Dana Desa Dipakai Sawer TikTok, Minta Hukuman di Bawah 5 Tahun

Taufik Akui Dana Desa Dipakai Sawer TikTok, Minta Hukuman di Bawah 5 Tahun

9 Oktober 2026
Rosehan Tegaskan Pentingnya Peran BK Menjaga Integritas dan Marwah DPRD

Rosehan Tegaskan Pentingnya Peran BK Menjaga Integritas dan Marwah DPRD

9 Oktober 2026
Karhutla 2026: Api Mengintai Seluruh Wilayah Kalsel, Rumah Warga Hangus, dan Akar Masalah yang Belum Tuntas

Karhutla 2026: Api Mengintai Seluruh Wilayah Kalsel, Rumah Warga Hangus, dan Akar Masalah yang Belum Tuntas

9 Oktober 2026
Kemenkeu Buka-bukaan Alasan Anggaran Perjalanan Dinas Kementerian dan Lembaga Dipangkas 30%

Kemenkeu Buka-bukaan Alasan Anggaran Perjalanan Dinas Kementerian dan Lembaga Dipangkas 30%

9 Oktober 2026

Berita Baru

Taufik Akui Dana Desa Dipakai Sawer TikTok, Minta Hukuman di Bawah 5 Tahun

Taufik Akui Dana Desa Dipakai Sawer TikTok, Minta Hukuman di Bawah 5 Tahun

9 Oktober 2026
Rosehan Tegaskan Pentingnya Peran BK Menjaga Integritas dan Marwah DPRD

Rosehan Tegaskan Pentingnya Peran BK Menjaga Integritas dan Marwah DPRD

9 Oktober 2026
Karhutla 2026: Api Mengintai Seluruh Wilayah Kalsel, Rumah Warga Hangus, dan Akar Masalah yang Belum Tuntas

Karhutla 2026: Api Mengintai Seluruh Wilayah Kalsel, Rumah Warga Hangus, dan Akar Masalah yang Belum Tuntas

9 Oktober 2026
Kemenkeu Buka-bukaan Alasan Anggaran Perjalanan Dinas Kementerian dan Lembaga Dipangkas 30%

Kemenkeu Buka-bukaan Alasan Anggaran Perjalanan Dinas Kementerian dan Lembaga Dipangkas 30%

9 Oktober 2026
Megapolis

© 2022 Megapolis - Banjarmasin Kalimantan Selatan.

  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Wartawan
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik & Kebijakan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Seni & Budaya
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha

© 2022 Megapolis - Banjarmasin Kalimantan Selatan.