MEGAPOLIS.ID, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan, TNI adalah lembaga yang berdiri dari rakyat, bahkan sebelum negara mampu memberikan anggaran.
TNI dulunya berdiri tanpa digaji, sehingga logistik untuk perjuangan mereka murni berasal dari seluruh rakyat.
“Sebelum negara bisa memberi anggaran, TNI berdiri dari rakyat. Tanpa digaji. Yang memberi makan TNI adalah seluruh rakyat,” ujar Prabowo dalam acara HUT Ke-81 TNI, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Sebab itu Prabowo mengingatkan agar seluruh kekuatan TNI harus dipersembahkan untuk melindungi rakyat.
“Jiwamu, ragamu sudah bukan milikmu lagi. Sudah bukan milik keluargamu lagi. Jiwa dan ragamu milik rakyat Indonesia,” tegas Prabowo.
Dia juga mengatakan, TNI jangan pernah jauh dari rakyat, harus berada di tengah-tengah rakyat untuk fungsi perlindungan.
TNI juga diminta untuk menjadi telinga agar bisa mendengarkan kesulitan rakyat.
“Harus hadir ketika rakyat membutuhkan,” tandasnya.
Diketahui, Upacara Parade HUT Ke-81 TNI ini mengusung tema ‘TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur’.
Kegiatan ini melibatkan 3.378 personel pasukan upacara dari TNI dan non-TNI, serta 38 unit alutsista.
Kekuatan pasukan terbagi dalam empat Satuan Setingkat Batalyon (SSY), dengan unsur pasukan dari TNI AD, TNI AL, TNI AU, Komcad, serta KRI/Pramuka.
Dalam acara ini, turut hadir Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya, Menko Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan.
Kemudian, Menkeu Suahasil Nazara, Menteri P2MI Mukhtarudin, Gubernur BI Destry Damayanti, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Wamenkum Eddy Hiariej, Menhub Dudy Purwagandhi, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Ketua Wantimpres Pratikno, Menaker Yassierli, Menperin Sarmuji.
Selanjutnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko PMK Sugiono, Wamenbud Giring Ganesha, Ketua MPR Ahmad Muzani, Kepala Bakom Syahganda Nainggolan, Ketua DPR Puan Maharani.(sumber: Kompas)
Diterbitkan tanggal 5 Oktober 2026 by admin












Discussion about this post