Megapolis
Iklan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha
No Result
View All Result
Megapolis
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

AHY Pantau Kawasan Kumuh RI Pakai Sistem Ini, Warga Bisa Ikutan Lapor

admin by admin
Senin, 14 September 2026 - 17:41
di Nasional, Ragam
0
AHY Pantau Kawasan Kumuh RI Pakai Sistem Ini, Warga Bisa Ikutan Lapor

Menko IPK, Agus Harimurti Yudhoyono

68
SHARES
965
VIEWS

MEGAPOLIS.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyiapkan sistem berupa dashboard untuk memetakan sekaligus memantau penanganan kawasan kumuh di berbagai daerah.

AHY mengatakan dashboard tersebut nantinya tidak sekadar menjadi sistem pendataan, tetapi juga menjadi instrumen untuk memastikan program penanganan kawasan kumuh benar-benar dikerjakan sesuai kewenangan dan tahun anggaran.

“Kita harus memastikan bahwa lingkungan kita benar-benar dimonitor dan menggunakan sebuah sistem.

Ini contoh yang sedang kami garap, bukan sekadar menambah dashboard baru, tetapi memang ini adalah sebuah instrumen untuk memetakan ada berapa dan di mana saja kawasan kumuh, kampung kumuh,” kata AHY dalam Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu di Auditorium BRIN, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Menurutnya, sistem tersebut nantinya dapat digunakan untuk memantau pelaksanaan program secara lebih transparan dan akuntabel.

Pemerintah juga dapat membandingkan progres penanganan kawasan kumuh antardaerah.

“Kalau kita bisa deteksi dan kita bisa kelola, termasuk nanti pada saatnya ada kebijakan, program, dan anggaran yang segera bisa kita realisasikan, maka kita harus memastikan ini berjalan dengan transparan dan akuntabel dan bisa dibandingkan,” ujarnya.

AHY menegaskan, dashboard itu juga dirancang agar masyarakat dapat ikut memantau sekaligus melaporkan hasil pekerjaan pemerintah di lapangan.

Ia mencontohkan, masyarakat nantinya bisa mengecek apakah sungai yang dijanjikan untuk dinormalisasi sudah benar-benar dibersihkan, atau apakah gang dan kawasan tertentu yang masuk program penanganan sudah benar-benar ditata.

“Artinya, nanti dashboard semacam ini bisa langsung menjadi forum interaksi antara warga dengan pemerintahnya, dan sesama K/L (Kementerian/Lembaga) sehingga kita bisa memastikan daerah mana sesuai dengan tahun anggarannya, sesuai dengan kewenangannya ini pusat, provinsi, atau kabupaten/kota, kemudian kita cek benar nggak dikerjakan,” terang dia.

“Nanti masyarakat bisa melaporkan hasilnya: benar nggak sungai tadi sudah dinormalisasi dan dibersihkan, benar nggak ada gang kampung tertentu yang sudah dirapikan, benar tidak ada kawasan kumuh yang sudah diubah wajahnya menjadi lebih asri,” sambungnya.

AHY juga mengungkapkan, sistem tersebut diharapkan dapat mendorong kepala daerah untuk bekerja lebih serius dalam menangani kawasan kumuh.

Ia mengatakan pemerintah pusat juga ingin memberikan apresiasi kepada kepala daerah yang mampu menunjukkan kinerja baik dalam penanganan kawasan kumuh.

“Biasanya para kepala daerah ini senang kalau juga dimonitor sehingga yang telah berupaya bekerja dengan baik bisa mendapatkan apresiasi,” ujar AHY.

“Para kepala daerah itu senang kalau diapresiasi ketika bekerja sungguh-sungguh. Tapi juga pasti deg-degan kalau tidak bekerja sungguh-sungguh. Betul, ya?” lanjutnya.

AHY menyebut penanganan kawasan kumuh tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab satu kementerian atau lembaga. Pemerintah ingin mengubah pola pembangunan yang selama ini berjalan secara terpisah menjadi lebih terintegrasi.

“Ini adalah refleksi pembangunan infrastruktur: dari yang sifatnya terpisah, piecemeal atau masing-masing fokus pada sektornya, menjadi yang lebih terintegrasi. Jadi integrasi atau koordinasi ini sifatnya lintas sektoral. Tidak bisa PKP sendirian, tanpa PU. PU juga membutuhkan dukungan yang lainnya. Inilah yang kita butuhkan,” pungkas AHY.(sumber: CNBC)

Diterbitkan tanggal 14 September 2026 by admin

Tags: AHYMenko IPKPantau Kawasan Kumuh
Berita Sebelumnya

Purbaya Dicopot dari Jabatan Menteri Keuangan, Diganti Suahasil

Berita Berikutnya

Daftar Penumpang KM Virgo yang Dievakuasi ke Pelabuhan Trisakti

admin

admin

Berita Berikutnya
Daftar Penumpang KM Virgo yang Dievakuasi ke Pelabuhan Trisakti

Daftar Penumpang KM Virgo yang Dievakuasi ke Pelabuhan Trisakti

Discussion about this post

Widget weather
  • Trending
  • Komentar
  • Terbaru
Warga Banjarmasin Laporkan Dugaan Penipuan Janji Pernikahan, Mengaku Dirugikan Rp1,6 Miliar

Warga Banjarmasin Laporkan Dugaan Penipuan Janji Pernikahan, Mengaku Dirugikan Rp1,6 Miliar

22 Desember 2025
Kadisdik Serahkan 15 Izin Operasional PAUD Negeri

Kadisdik Serahkan 15 Izin Operasional PAUD Negeri

16 April 2025
Mulai Hari Ini Tarif Parkir di Kota Banjarmasin Turun

Mulai Hari Ini Tarif Parkir di Kota Banjarmasin Turun

30 Mei 2025
Jelang Penetapan Aditya di Pilkada Banjarbaru, Fitnah Terarah untuk Vivi Zubedi!

Jelang Penetapan Aditya di Pilkada Banjarbaru, Fitnah Terarah untuk Vivi Zubedi!

20 September 2024
Paul Pogba, Mantan Pemain Termahal di Dunia yang Sedang Merana

Paul Pogba, Mantan Pemain Termahal di Dunia yang Sedang Merana

0
Menagih Janji Presiden FIFA, Jadikan Piala AFF sebagai Agenda Resmi FIFA!

Menagih Janji Presiden FIFA, Jadikan Piala AFF sebagai Agenda Resmi FIFA!

0
Jelang Hadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Gelar TC

Jelang Hadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Gelar TC

0
Tamu dari Malaysia Takjub dengan Keindahan Destinasi Wisata di Kotabaru

Tamu dari Malaysia Takjub dengan Keindahan Destinasi Wisata di Kotabaru

0
Duel Berdarah di Kelayan, Hafis Jalani Sidang Perdana

Duel Berdarah di Kelayan, Hafis Jalani Sidang Perdana

14 September 2026
Mahasiswa Pengemudi Ertiga Didakwa Lalai hingga Tewaskan Penyapu Jalan di Kayu Tangi

Mahasiswa Pengemudi Ertiga Didakwa Lalai hingga Tewaskan Penyapu Jalan di Kayu Tangi

14 September 2026
Daftar Penumpang KM Virgo yang Dievakuasi ke Pelabuhan Trisakti

Daftar Penumpang KM Virgo yang Dievakuasi ke Pelabuhan Trisakti

14 September 2026
AHY Pantau Kawasan Kumuh RI Pakai Sistem Ini, Warga Bisa Ikutan Lapor

AHY Pantau Kawasan Kumuh RI Pakai Sistem Ini, Warga Bisa Ikutan Lapor

14 September 2026

Berita Baru

Duel Berdarah di Kelayan, Hafis Jalani Sidang Perdana

Duel Berdarah di Kelayan, Hafis Jalani Sidang Perdana

14 September 2026
Mahasiswa Pengemudi Ertiga Didakwa Lalai hingga Tewaskan Penyapu Jalan di Kayu Tangi

Mahasiswa Pengemudi Ertiga Didakwa Lalai hingga Tewaskan Penyapu Jalan di Kayu Tangi

14 September 2026
Daftar Penumpang KM Virgo yang Dievakuasi ke Pelabuhan Trisakti

Daftar Penumpang KM Virgo yang Dievakuasi ke Pelabuhan Trisakti

14 September 2026
AHY Pantau Kawasan Kumuh RI Pakai Sistem Ini, Warga Bisa Ikutan Lapor

AHY Pantau Kawasan Kumuh RI Pakai Sistem Ini, Warga Bisa Ikutan Lapor

14 September 2026
Megapolis

© 2022 Megapolis - Banjarmasin Kalimantan Selatan.

  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Wartawan
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha

© 2022 Megapolis - Banjarmasin Kalimantan Selatan.