MEGAPOLIS.ID, KOTABARU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotabaru menutup rangkaian Pekan Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (HubFest) 2026 dengan sejumlah capaian, mulai dari penguatan budaya keselamatan berlalu lintas, penjaringan kreativitas masyarakat, hingga pengembangan transportasi publik.
Malam puncak HubFest 2026 digelar di Indoor Basket Saijaan, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan kick-off operasional Angkutan Perkotaan Buy The Service (BTS) Trans Saijaan, penandatanganan kerja sama pola pembibitan dengan sekolah kedinasan, serta penyerahan simbolis kunci armada kepada pengusaha angkutan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru, Khairian Anshari SSTP MM mengatakan, HubFest 2026 tidak sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan kreativitas dan inovasi.
“Pekan Keselamatan Lalu Lintas tahun ini bukan sekadar seremonial. Sejak akhir Juli lalu, kita telah bergerak bersama menanamkan budaya tertib berlalu lintas melalui gerakan Dishub Goes To School,” ujar Khairian.
Berbagai kegiatan digelar dalam rangkaian HubFest, di antaranya Dishub Goes To School, Lomba Cerdas Cermat Transportasi tingkat SMP, Lomba Ranking 1 tingkat SD, serta lomba videography, photography dan desain kartu elektronik Angkutan BTS.
Menurut Khairian, kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi keselamatan sekaligus wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas di bidang transportasi.
“Melalui HUBFEST ini, Dinas Perhubungan juga fokus pada penjaringan inovasi dan kreativitas masyarakat. Hal ini kita wujudkan melalui pelaksanaan lomba videography, photography, serta desain kartu elektronik angkutan Buy The Service (BTS),” katanya.
Salah satu agenda utama dalam malam puncak HubFest 2026 adalah kick-off operasional Trans Saijaan dengan skema BTS.
Layanan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Kotabaru menghadirkan angkutan umum yang aman, nyaman, terjangkau dan terintegrasi.
Khairian menegaskan, kehadiran Trans Saijaan tidak dimaksudkan untuk menghilangkan keberadaan angkutan lokal yang selama ini melayani masyarakat.
“Kita tidak meninggalkan pelaku transportasi lama, melainkan merangkul dan menaikkan kelas mereka bersama-sama,” tegasnya.
Dalam perencanaannya, Trans Saijaan akan mengoperasikan 64 unit armada utama dan dua unit cadangan.
Hingga saat ini, sebanyak 43 unit telah resmi beroperasi, sementara armada lainnya masih dalam proses produksi akhir dan pengiriman.
“Meski belum seluruh unit tiba, performa Trans Saijaan di lapangan sudah sangat luar biasa,” ungkap Khairian.
Sejak mulai beroperasi pada 1 Agustus hingga 8 Agustus 2026, Trans Saijaan telah mengangkut 15.116 penumpang melalui tujuh koridor yang telah beroperasi.
Dengan jumlah penduduk Kota Kotabaru sekitar 90.352 jiwa, capaian tersebut menunjukkan respons awal masyarakat yang cukup positif terhadap layanan transportasi umum tersebut.
Khairian menyebut angka tersebut menjadi modal penting bagi Dishub untuk melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan ke depan.
“Capaian ini menunjukkan bahwa sekitar satu dari enam warga telah memanfaatkan fasilitas transportasi ini. Angka mobilitas mingguan ini merupakan langkah awal yang sangat positif,” jelasnya.
Meski demikian, Dishub Kotabaru masih akan melakukan evaluasi terhadap pola perjalanan masyarakat.
Evaluasi tersebut diperlukan untuk menentukan pengembangan cakupan layanan serta meningkatkan keandalan armada.
Selain mengembangkan layanan transportasi publik, Dishub Kotabaru juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang transportasi.
Pada malam puncak HubFest 2026, Pemerintah Kabupaten Kotabaru menandatangani kerja sama pola pembibitan dengan tiga sekolah kedinasan, yakni Politeknik Transportasi Darat Indonesia (STTD) Bekasi, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal, serta Politeknik Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan Palembang.
Kerja sama tersebut diharapkan membuka kesempatan bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan di bidang transportasi dan nantinya kembali berkontribusi dalam pembangunan Kotabaru.
“Kita ingin anak-anak Kotabaru menjadi aktor utama dalam memajukan transportasi di tanah kelahirannya sendiri,” kata Khairian.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penyerahan secara simbolis kunci mobil angkutan perkotaan Trans Saijaan dari Bank Kalsel kepada para pengusaha angkutan.
Khairian turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan HubFest 2026 dan operasional Trans Saijaan, di antaranya Pemerintah Kabupaten Kotabaru, pengusaha angkutan lokal dan pengemudi eksisting, Perum DAMRI, Bank Kalsel, Bank Mandiri, DPC Organda Kotabaru serta pihak lainnya.
Sementara itu, Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli melalui sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan HubFest 2026.
Menurut Bupati, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran masyarakat terhadap keselamatan lalu lintas sekaligus mendorong pembaruan sektor transportasi di Kabupaten Kotabaru.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru, kami memberikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia dan Dinas Perhubungan yang sukses melaksanakan HubFest 2026,” ujar Syairi saat membacakan sambutan Bupati.
Ia mengatakan keselamatan lalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pengguna jalan, baik pengendara, penumpang maupun pejalan kaki.
Di sisi lain, Pemkab Kotabaru terus berupaya meningkatkan konektivitas wilayah melalui pembangunan dan pembenahan infrastruktur transportasi.
Sejumlah program yang disiapkan di antaranya pembenahan penyeberangan Tanjung Serdang, dermaga penyeberangan Pulau Sebuku, serta pembangunan konektivitas Pulau Laut dengan daratan Kalimantan melalui wilayah Tanah Bumbu yang ditargetkan selesai pada akhir 2028.
Pemkab Kotabaru juga terus mengupayakan perpanjangan runway Bandara Kotabaru. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses penerbangan, tidak hanya menuju Banjarmasin, tetapi juga kota-kota besar di Pulau Jawa seperti Surabaya dan Jakarta.
Dalam sambutannya, Bupati turut menekankan pentingnya keberadaan Trans Saijaan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap transportasi umum.
Layanan Trans Saijaan melayani sejumlah rute sejak pagi hingga pukul 21.00 Wita dan untuk sementara diberikan secara gratis bagi masyarakat, termasuk pelajar.
Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus menyediakan pilihan transportasi umum yang aman dan nyaman.
Malam puncak HubFest 2026 semakin semarak dengan penampilan artis ibu kota Astrid.
Astrid membawakan sejumlah lagu di hadapan masyarakat dan tamu undangan, termasuk lagu “Jadikan Aku yang Kedua”.
Penampilan Astrid menjadi hiburan bagi masyarakat sekaligus mengakhiri malam puncak HubFest 2026 di Indoor Basket Saijaan. (mia)
Diterbitkan tanggal 9 Agustus 2026 by admin














Discussion about this post