MEGAPOLIS.ID, BATULICIN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanah Bumbu laksanakan pengukuran sebagai pematangan rencana pembangunan balai pertemuan dan ruang isolasi penyakit menular.
Kegiatan ini menjadi tahapan awal dalam penyusunan perencanaan teknis guna mendukung peningkatan sarana dan prasarana Pemasyarakatan yang lebih representatif.
Tim gabungan melakukan pengukuran secara menyeluruh terhadap lokasi yang telah direncanakan sebagai area pembangunan.
Data hasil pengukuran akan menjadi dasar penyusunan desain teknis, perhitungan konstruksi, dan penyesuaian kebutuhan operasional sesuai standar pembangunan yang berlaku.
Dalam rencana pengembangan infrastruktur tersebut, balai pertemuan akan dibangun di area dekat Masjid At-Taubah Lapas Batulicin sebagai fasilitas penunjang berbagai kegiatan pembinaan, pelatihan, dan pertemuan.
Sementara itu, bangunan fisik ruang isolasi penyakit menular direncanakan dibangun di sebelah Blok Delta guna memperkuat kesiapsiagaan pelayanan kesehatan dan mendukung penanganan penyakit menular di lingkungan Pemasyarakatan.
Kepala Subseksi Pembinaan, Harry Indrawan, menyampaikan pengukuran merupakan tahapan penting agar pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan dan mampu mendukung pelaksanaan pembinaan optimal.
“Melalui pengukuran yang akurat, seluruh kebutuhan teknis dapat dipetakan sejak awal sehingga pembangunan balai pertemuan dan ruang isolasi nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pembinaan, pelayanan, dan mendukung operasional Lapas Batulicin secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Duwi Yulianto, selaku Staf Teknis Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Tanah Bumbu menjelaskan pengukuran merupakan tahapan penting dalam memastikan perencanaan pembangunan berjalan sesuai kondisi lapangan dan memenuhi kaidah teknis konstruksi.
“Pengukuran ini menjadi dasar dalam penyusunan perencanaan teknis sehingga desain bangunan disesuaikan dengan kondisi eksisting di lapangan, kebutuhan fungsi bangunan, dan standar teknis yang berlaku. Dengan data yang akurat, proses pembangunan nantinya diharapkan berjalan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran,” harapnya.
Terpisah, Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, mengatakan penguatan infrastruktur merupakan komitmen meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pemasyarakatan melalui penyediaan fasilitas yang aman, layak, dan sesuai kebutuhan.
“Kami menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi Dinas PUPR Kabupaten Tanah Bumbu dalam proses perencanaan ini. Kami berharap pembangunan balai pertemuan dan ruang isolasi penyakit menular segera terealisasi sehingga makin menunjang pelaksanaan pembinaan, pelayanan kesehatan, serta menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang lebih baik, aman, dan humanis,” ucapnya.
Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara Lapas Batulicin dan Dinas PUPR Kabupaten Tanah Bumbu dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan, pembinaan, dan pemenuhan aspek kesehatan bagi warga binaan.
Koordinasi akan terus dilanjutkan hingga memasuki tahapan penyusunan perencanaan teknis dan pelaksanaan pembangunan sesuai ketentuan yang berlaku dalam mendukung pelaksanaan pembinaan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, sehat, dan makin humanis bagi seluruh warga binaan. (rls/ir/wan)
Diterbitkan tanggal 29 Juli 2026 by admin












Discussion about this post