Megapolis
Iklan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha
No Result
View All Result
Megapolis
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Gen Z Ramai-Ramai Pilih Nikah di KUA, Ini Alasannya

admin by admin
Selasa, 21 Juli 2026 - 16:29
di Nasional, Ragam
0
Gen Z Ramai-Ramai Pilih Nikah di KUA, Ini Alasannya
128
SHARES
1.7k
VIEWS

MEGAPOLIS.ID, JAKARTA – Menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) kini bukan lagi pilihan yang dipandang sebelah mata. Belakangan, semakin banyak pasangan muda, terutama dari kalangan Gen Z, yang memilih menggelar akad nikah di balai nikah KUA ketimbang menyewa gedung atau mengadakan pesta besar.

Di balik tren tersebut, ada satu hal yang menjadi daya tarik tersendiri: prosesnya relatif sederhana, fasilitasnya tersedia, dan yang paling menarik, tidak dipungut biaya apabila akad dilaksanakan pada hari kerja dan jam kerja.

Namun, Penghulu di KUA Setiabudi Abdul Hamid mengatakan, menikah di KUA tidak bisa dilakukan secara mendadak. Calon pengantin tetap diwajibkan mendaftarkan rencana pernikahannya terlebih dahulu.

“Kalau pendaftaran kan kita 10 hari kerja. Ya kalau lewat dari itu harus menyiapkan surat dispensasi dari kelurahan atau surat pernyataan, kenapa melangsungkan pernikahan di bawah 10 hari gitu. Jadi kita harus datang dulu 10 hari sebelumnya,” jelas Hamid kepada CNBC Indonesia.

Ia menegaskan, pasangan tidak bisa langsung datang pada hari itu juga untuk menikah.

“Iya daftar dulu. Kalau langsung datang ya otomatis tidak bisa. Kecuali memang lengkap dan memang ada surat dispensasi, ya mungkin sehari atau dua hari gitu. Tapi kalau datang daftar, terus langsung nikah kayaknya nggak bisa,” ujarnya.

Selain pendaftaran, calon pengantin juga harus menyiapkan sejumlah dokumen administrasi. Namun menurut Hamid, persyaratannya tidak rumit.

“Syarat-syaratnya pertama ya surat pengantar dari RT/RW, Kelurahan, Kecamatan, kemudian nanti surat keterangan sehat, KTP, KK, ijazah. Kalau dari polisi nanti ada surat izin polisi, kalau dari luar negeri nanti ada surat dari kedutaan,” terang dia.

Tak hanya proses administrasi yang mudah, biaya menikah di KUA juga menjadi salah satu alasan banyak pasangan tertarik. Hamid menjelaskan, akad yang digelar di KUA pada hari kerja dan jam kerja sama sekali tidak dikenakan biaya.

“Tidak ada (dikenakan biaya). Kalau di hari dan jam kerja, itu tidak ada biaya sebenarnya. Sewa tempat pun nggak ada. Jadi full gratis gitu,” ujarnya.

Biaya baru dikenakan apabila akad dilakukan di luar ketentuan tersebut, misalnya pada hari libur atau di luar jam kerja.

“Gratis kalau menikah atau waktu akad nikahnya ya di hari kerja di jam kerja. Di luar daripada itu ada PNBP, istilahnya nanti masuk ke kas negara Rp600 ribu ya,” kata Hamid.

Ia menambahkan, biaya tersebut juga berlaku apabila pasangan memilih menikah di KUA pada hari Sabtu atau hari libur lainnya.

“Kalau mau di KUA pun tapi hari libur, iya misalkan hari Sabtu ‘saya mau di KUA aja’ hari Sabtu bisa, boleh tapi tetap membayar PNBP ke kas negara,” ujarnya.

Soal fasilitas, Hamid menjelaskan KUA memang tidak menyediakan dekorasi khusus.

Namun balai nikah beserta meja dan kursi sudah tersedia, sementara calon pengantin dipersilakan membawa dekorasi sendiri apabila menginginkan suasana yang lebih menarik.

“Kalau di KUA sebenarnya kita hanya menyediakan tempat. Biasanya mereka buat dekor lagi sendiri.

Dia izin, kita mau dekor, silahkan kalau yang mau dekor gitu. Bawa dekornya sendiri. Jadi di KUA itu hanya menyediakan tempat saja sih sebenarnya,” jelas dia.

Kemudahan proses dan biaya yang ringan inilah yang dinilai ikut mendorong minat pasangan muda untuk menikah di KUA. Menurut Hamid, karakter Gen Z yang menyukai segala sesuatu yang praktis menjadi salah satu penyebabnya.

“Satu mungkin Gen Z ini lebih suka simpel, hal-hal yang simpel…. sehingga hal-hal itu yang memicu ‘ah pernikahan mending lebih baik simpel’ gitu kan, karena kan intinya ijab kabul aja,” ujarnya.

Selain itu, pertimbangan ekonomi juga tak bisa diabaikan.

“Yang kedua, mungkin dari ekonomi juga ya, kan ekonomi kayaknya memang agak sulit ya sekarang, sehingga memilih untuk di KUA, untuk menghemat ekonomi.

Untuk mungkin ke depannya setelah menikah, digunakan untuk seperti mungkin ya honeymoon-nya, atau membangun bisnis, atau rumah, membeli properti yang lain,” kata Hamid.

Sementara itu, Kepala KUA Tebet Nasrulloh mengungkapkan untuk menikah di KUA pun katanya cukup simpel. Sesuai regulasi, pasangan wajib melengkapi data seperti surat pengantar dari kelurahan hingga catatan kesehatan dari puskesmas.

“Dan surat rekomendasi nikah kalau memang berasal dari luar tempat nikah. KTP KK itu juga wajib,” ucapnya.

Dia menambahkan, banyak dari pasangan yang menikah di hari Jumat.

“Untuk yang nikah di KUA biasanya di hari jumat, mungkin pemahaman masyarakat biasanya Jumat hari bagus ya,” katanya.

Cerita itu diamini Seruni Cantika, salah satu Gen Z yang memilih menikah di KUA. Menurutnya, akad sederhana justru membuat anggaran pernikahan bisa dialihkan untuk kebutuhan yang lebih penting.

“Alasan utamanya simple, dan mungkin banyak ya yang sudah berpikiran sama kayak saya: mending uangnya dipakai untuk kehidupan setelah pernikahan. Karena pernikahan itu bukan suatu akhir ya, tapi awal dari perjalanan,” ujar Seruni.

Ia mengaku hanya menggelar makan bersama keluarga inti setelah akad dan mengeluarkan biaya sekitar Rp6 juta hingga Rp7 juta.

“Kayaknya waktu itu sekitar Rp6 juta atau Rp7 juta ya, soalnya rumah makan Sunda-an aja sih, yang per pax nya nggak sampai Rp200 ribu.

Dan KUA nya gratis, paling saya bayar tukang rias, sewa baju dan fotografer saja. Hemat banget pokoknya,” katanya.

Fenomena tersebut juga diamati pelaku industri pernikahan.

Owner SatSet Wedding Organizer Adi Rahzalafna menilai, tren nikah di KUA bukan lagi identik dengan keterbatasan biaya, melainkan menjadi pilihan gaya hidup baru di kalangan pasangan muda.

Menurut dia, fenomena itu menjadi bentuk penyegaran gaya dan pembaharuan sudut pandang, dan menghapus berbagai stereotype negatif tentang ‘nikah di KUA’.

Bagi banyak Gen Z, menikah di KUA kini bukan sekadar cara menghemat biaya.

Kemudahan proses, fasilitas yang memadai, serta biaya yang gratis pada hari kerja membuat balai nikah menjadi alternatif yang semakin dilirik sebagai tempat memulai kehidupan baru bersama pasangan.(sumber: CNBC)

Diterbitkan tanggal 21 Juli 2026 by admin

Tags: Gen Z NikahPilih Nikah di KUA
Berita Sebelumnya

Tak Pengaruh Tarif Naik, 300 Orang Ajukan Lepas Status WNI

Berita Berikutnya

Babinsa Diminta Terlibat Dalam Pemungutan Pajak, Puan: Jangan Sampai Kepercayaan Publik Berkurang

admin

admin

Berita Berikutnya
Babinsa Diminta Terlibat Dalam Pemungutan Pajak, Puan: Jangan Sampai Kepercayaan Publik Berkurang

Babinsa Diminta Terlibat Dalam Pemungutan Pajak, Puan: Jangan Sampai Kepercayaan Publik Berkurang

Discussion about this post

Widget weather
  • Trending
  • Komentar
  • Terbaru
Warga Banjarmasin Laporkan Dugaan Penipuan Janji Pernikahan, Mengaku Dirugikan Rp1,6 Miliar

Warga Banjarmasin Laporkan Dugaan Penipuan Janji Pernikahan, Mengaku Dirugikan Rp1,6 Miliar

22 Desember 2025
Kadisdik Serahkan 15 Izin Operasional PAUD Negeri

Kadisdik Serahkan 15 Izin Operasional PAUD Negeri

16 April 2025
Mulai Hari Ini Tarif Parkir di Kota Banjarmasin Turun

Mulai Hari Ini Tarif Parkir di Kota Banjarmasin Turun

30 Mei 2025
Jelang Penetapan Aditya di Pilkada Banjarbaru, Fitnah Terarah untuk Vivi Zubedi!

Jelang Penetapan Aditya di Pilkada Banjarbaru, Fitnah Terarah untuk Vivi Zubedi!

20 September 2024
Paul Pogba, Mantan Pemain Termahal di Dunia yang Sedang Merana

Paul Pogba, Mantan Pemain Termahal di Dunia yang Sedang Merana

0
Menagih Janji Presiden FIFA, Jadikan Piala AFF sebagai Agenda Resmi FIFA!

Menagih Janji Presiden FIFA, Jadikan Piala AFF sebagai Agenda Resmi FIFA!

0
Jelang Hadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Gelar TC

Jelang Hadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Gelar TC

0
Tamu dari Malaysia Takjub dengan Keindahan Destinasi Wisata di Kotabaru

Tamu dari Malaysia Takjub dengan Keindahan Destinasi Wisata di Kotabaru

0
Veda Ega Incar Tuah Sirkuit Asia di Sisa Musim Moto3 2026

Veda Ega Incar Tuah Sirkuit Asia di Sisa Musim Moto3 2026

21 Juli 2026
Fabio Quartararo Resmi Gabung Honda di MotoGP 2027

Fabio Quartararo Resmi Gabung Honda di MotoGP 2027

21 Juli 2026
Maldini Terbang ke Spanyol Rayu Pep Guardiola untuk Jadi Pelatih Timnas Italia

Maldini Terbang ke Spanyol Rayu Pep Guardiola untuk Jadi Pelatih Timnas Italia

21 Juli 2026
345 Guru Jenjang SD dan SMP Ikuti Cambridge English Placement Test

345 Guru Jenjang SD dan SMP Ikuti Cambridge English Placement Test

21 Juli 2026

Berita Baru

Veda Ega Incar Tuah Sirkuit Asia di Sisa Musim Moto3 2026

Veda Ega Incar Tuah Sirkuit Asia di Sisa Musim Moto3 2026

21 Juli 2026
Fabio Quartararo Resmi Gabung Honda di MotoGP 2027

Fabio Quartararo Resmi Gabung Honda di MotoGP 2027

21 Juli 2026
Maldini Terbang ke Spanyol Rayu Pep Guardiola untuk Jadi Pelatih Timnas Italia

Maldini Terbang ke Spanyol Rayu Pep Guardiola untuk Jadi Pelatih Timnas Italia

21 Juli 2026
345 Guru Jenjang SD dan SMP Ikuti Cambridge English Placement Test

345 Guru Jenjang SD dan SMP Ikuti Cambridge English Placement Test

21 Juli 2026
Megapolis

© 2022 Megapolis - Banjarmasin Kalimantan Selatan.

  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Wartawan
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha

© 2022 Megapolis - Banjarmasin Kalimantan Selatan.