Megapolis
Iklan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha
No Result
View All Result
Megapolis
No Result
View All Result
Home Ekbis

Waspada Sinyal Awal Desindustrialisasi dari Kejatuhan PMI Manufaktur

admin by admin
Jumat, 3 Juli 2026 - 18:47
di Ekbis, Nasional
0
Waspada Sinyal Awal Desindustrialisasi dari Kejatuhan PMI Manufaktur
102
SHARES
1.4k
VIEWS

MEGAPOLIS.ID, JAKARTA – Laporan S&P Global mencatat Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia turun ke level 46,9 pada Juni 2026.

Aktivitas manufaktur RI berada di zona kontraksi, memunculkan kekhawatiran kondisi industri, termasuk potensi meningkatnya pemutusan hubungan kerja (PHK).

​Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin menilai penurunan PMI kali ini tergolong tajam dan mencerminkan tekanan besar yang tengah dihadapi sektor manufaktur. “Ini akibat demand produk yang melemah dan supply chain yang terganggu,” kata Wijayanto, Kamis (2/7), dikutip dari Katadata.co.id.

​Ia mengingatkan, perlambatan manufaktur berpotensi meningkatkan tren PHK karena sektor tersebut merupakan salah satu penyerapan tenaga kerja terbesar di Indonesia. Industri yang diperkirakan paling terdampak meliputi tekstil dan produk tekstil (TPT), alas kaki, elektronik, hingga komponen otomotif.

​Untuk itu, ia meminta pemerintah segera memperbaiki iklim usaha agar tekanan terhadap industri tidak semakin dalam.

“Kebijakan aneh-aneh yang cenderung mengganggu bisnis dan anti-pasar perlu diakhiri.

Ide debottlenecking dan deregulasi perlu segera direalisasikan,” katanya.

​Wijayanto menilai, jika indeks PMI terus bertahan di bawah level 50 dalam waktu yang lama, kondisi itu bisa menjadi indikasi kuat bahwa fenomena deindustrialisasi semakin meluas di Indonesia.

“Deindustrialisasi adalah jika proporsi output industri manufaktur terhadap PDB terus mengalami penurunan. Ini yang terjadi di Indonesia,” kata dia.

​Ekonom NEXT Indonesia Center, Herry Gunawan menilai, PMI di level 46,9 memang merupakan sinyal negatif yang serius bagi industri manufaktur, tetapi belum cukup untuk menyimpulkan telah terjadi deindustrialisasi. Sebab, deindustrialisasi tidak dapat diukur hanya berdasarkan PMI.

“Fenomena (deindustrialisasi) tersebut indikasinya harus dilihat dari kontribusi industri pengolahan terhadap perekonomian,” ujar dia.

​Herry mendorong pemerintah mengalihkan fokus kebijakan dari pemberian insentif kepada konsumen menjadi dukungan kepada dunia usaha agar keberlangsungan industri tetap terjaga. “Selama ini pemerintah fokus pada insentif ke konsumen.

Sebaiknya digeser menjadi insentif ke dunia usaha untuk memitigasi terjadinya PHK,” katanya.

​Pemerintah juga perlu mengoptimalkan Satgas Debottlenecking yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian agar lebih responsif.

“Satgas ini seharusnya sensitif terhadap situasi yang berkembang dan segera ambil tindakan, jangan menunggu kondisi sudah keruh seperti PHK,” ujarnya.

​Respons Dunia Usaha

​Kejatuhan PMI Manufaktur membuat para pelaku usaha ketar-ketir. Ketua Umum APINDO Shinta Widjaja Kamdani mengatakan kondisi ini menjadi sinyal bahwa sektor industri masih menghadapi tantangan, mulai dari pelemahan permintaan hingga tingginya biaya produksi.

​“Penurunan PMI Juni ini menunjukkan tekanan terhadap sektor manufaktur masih cukup besar, baik dari sisi permintaan, produksi, biaya, maupun keputusan operasional perusahaan,” ujar Shinta.

​Pemerintah perlu mengambil langkah cepat untuk menjaga keberlangsungan sektor manufaktur. Menurutnya, upaya pemulihan perlu berfokus pada dua aspek utama, yakni menjaga permintaan dan menekan beban biaya produksi.

​Dalam jangka pendek, APINDO mendorong pemerintah memperkuat stabilitas nilai tukar, memastikan kelancaran pasokan bahan baku dan energi, serta menjaga efisiensi logistik. Selain itu, kebijakan dukungan likuiditas dan stimulus yang lebih terarah bagi sektor padat karya dinilai dapat membantu industri menghadapi tekanan. “Penguatan daya beli masyarakat juga sangat penting karena pasar domestik masih menjadi penyangga utama manufaktur nasional,” kata Shinta.

​Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Erwin Aksa menyatakan pelaku usaha mulai mengambil langkah lebih hati-hati dalam meningkatkan produksi. Sejumlah perusahaan memilih menyesuaikan volume produksi dengan kondisi permintaan agar tidak terjadi penumpukan persediaan.

Keputusan investasi dan ekspansi pun menjadi lebih selektif hingga terdapat kepastian mengenai prospek pasar. Kondisi ini terutama dirasakan oleh sektor berorientasi ekspor dan industri padat karya.(sumber: Kadatada)

Diterbitkan tanggal 3 Juli 2026 by admin

Tags: Kejatuhan PMI ManufakturSinyal Awal Desindustrialisasi
Berita Sebelumnya

MTQ Nasional Ke-22 Tingkat Kecamatan Sungai Loban Resmi Ditutup, Desa Batu Meranti Raih Juara 1

Berita Berikutnya

Pemkab HST Gelar Nobar Piala Dunia di Taman Dwi Warna Barabai

admin

admin

Berita Berikutnya
Pemkab HST Gelar Nobar Piala Dunia di Taman Dwi Warna Barabai

Pemkab HST Gelar Nobar Piala Dunia di Taman Dwi Warna Barabai

Discussion about this post

Widget weather
  • Trending
  • Komentar
  • Terbaru
Warga Banjarmasin Laporkan Dugaan Penipuan Janji Pernikahan, Mengaku Dirugikan Rp1,6 Miliar

Warga Banjarmasin Laporkan Dugaan Penipuan Janji Pernikahan, Mengaku Dirugikan Rp1,6 Miliar

22 Desember 2025
Kadisdik Serahkan 15 Izin Operasional PAUD Negeri

Kadisdik Serahkan 15 Izin Operasional PAUD Negeri

16 April 2025
Mulai Hari Ini Tarif Parkir di Kota Banjarmasin Turun

Mulai Hari Ini Tarif Parkir di Kota Banjarmasin Turun

30 Mei 2025
Jelang Penetapan Aditya di Pilkada Banjarbaru, Fitnah Terarah untuk Vivi Zubedi!

Jelang Penetapan Aditya di Pilkada Banjarbaru, Fitnah Terarah untuk Vivi Zubedi!

20 September 2024
Paul Pogba, Mantan Pemain Termahal di Dunia yang Sedang Merana

Paul Pogba, Mantan Pemain Termahal di Dunia yang Sedang Merana

0
Menagih Janji Presiden FIFA, Jadikan Piala AFF sebagai Agenda Resmi FIFA!

Menagih Janji Presiden FIFA, Jadikan Piala AFF sebagai Agenda Resmi FIFA!

0
Jelang Hadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Gelar TC

Jelang Hadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Gelar TC

0
Tamu dari Malaysia Takjub dengan Keindahan Destinasi Wisata di Kotabaru

Tamu dari Malaysia Takjub dengan Keindahan Destinasi Wisata di Kotabaru

0
Maxi Tour Boemi Nusantara Tempuh Rute Sampit–Pangkalan Bun, Uji Ketangguhan Lini Maxi Yamaha

Maxi Tour Boemi Nusantara Tempuh Rute Sampit–Pangkalan Bun, Uji Ketangguhan Lini Maxi Yamaha

5 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Mbappe Bawa Prancis Lolos ke Perempat Final

Hasil Piala Dunia 2026: Mbappe Bawa Prancis Lolos ke Perempat Final

5 Juli 2026
Hasil Kanada Vs Maroko: Menang 3-0, The Atlas Lions ke 8 Besar

Hasil Kanada Vs Maroko: Menang 3-0, The Atlas Lions ke 8 Besar

5 Juli 2026
Artsong System 9 di Wetland Square Hadirkan Nuansa Baru, Panitia Catat Sejumlah Evaluasi

Artsong System 9 di Wetland Square Hadirkan Nuansa Baru, Panitia Catat Sejumlah Evaluasi

5 Juli 2026

Berita Baru

Maxi Tour Boemi Nusantara Tempuh Rute Sampit–Pangkalan Bun, Uji Ketangguhan Lini Maxi Yamaha

Maxi Tour Boemi Nusantara Tempuh Rute Sampit–Pangkalan Bun, Uji Ketangguhan Lini Maxi Yamaha

5 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Mbappe Bawa Prancis Lolos ke Perempat Final

Hasil Piala Dunia 2026: Mbappe Bawa Prancis Lolos ke Perempat Final

5 Juli 2026
Hasil Kanada Vs Maroko: Menang 3-0, The Atlas Lions ke 8 Besar

Hasil Kanada Vs Maroko: Menang 3-0, The Atlas Lions ke 8 Besar

5 Juli 2026
Artsong System 9 di Wetland Square Hadirkan Nuansa Baru, Panitia Catat Sejumlah Evaluasi

Artsong System 9 di Wetland Square Hadirkan Nuansa Baru, Panitia Catat Sejumlah Evaluasi

5 Juli 2026
Megapolis

© 2022 Megapolis - Banjarmasin Kalimantan Selatan.

  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Wartawan
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha

© 2022 Megapolis - Banjarmasin Kalimantan Selatan.