MEGAPOLIS.ID, LOMBOK TIMUR – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menyatakan pendaki asal Malaysia bernama Chye Connsynn (41) yang mengalami cedera saat melakukan pendakian di kawasan Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah dievakuasi menggunakan helikopter.
“Evakuasi udara adalah salah satu bentuk klaim pada asuransi premium yang ada di TNGR,” kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNGR Astekita Ardiaristo di Lombok Timur, Selasa (26/5) dikutip dari Antara.
Ia mengatakan berawal dari laporan petugas piket TNGR di Pelawangan pada pukul 06.45 WITA, kondisi cuaca cerah, sehingga proses evakuasi udara segera dipersiapkan demi keselamatan korban pendaki warga negara Malaysia yang mengalami kecelakaan saat pendakian.
“Korban dipindahkan ke tandu untuk mempermudah proses evakuasi. Helikopter kemudian take off menuju Pelawangan 2,” katanya.
Setelah sempat mendarat di Sembalun untuk menurunkan tenaga medis guna mengurangi beban pesawat, helikopter akhirnya berhasil mendarat di helipad Pelawangan 2 dan langsung mengevakuasi korban menuju Sembalun.
“Korban diterbangkan menuju rumah sakit rujukan di Denpasar, Bali untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” katanya.
Balai TNGR mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam operasi kemanusiaan ini di antaranya Basarnas Mataram, EMHC, Asuransi Syariah Kita Bisa, SGI Air Bali, Nusa Medica Clinic, Unit SAR Lombok Timur, para relawan, serta seluruh petugas TNGR yang bekerja cepat, sigap, dan penuh dedikasi.
“Semoga korban segera pulih dan seluruh tim yang bertugas selalu diberikan keselamatan,” katanya lagi.
Sebelumnya, peristiwa itu bermula ketika korban melakukan pendakian dan pada Senin (25/5/2026) sore menerima informasi kecelakaan tersebut, sehingga berkoordinasi dengan tim evakuasi Asuransi Syariah Kita Bisa yaitu Edelweis Medical Health Centre (EMHC).
“Evakuasi langsung dilakukan menggunakan helikopter, namun karena cuaca kabut tebal, Heli putar balik menuju Denpasar setelah beberapa kali mencoba melakukan usaha mendekat ke lokasi korban,” katanya.
Tim EMHC dan Basarnas berangkat dari Resor Sembalun Menuju Lokasi (Tenda Korban di Plawangan 2) untuk membantu perawatan korban dan persiapan proses evakuasi udara yang dijadwalkan sesuai rencana pada Selasa.(ant)
Diterbitkan tanggal 26 Mei 2026 by admin














Discussion about this post