MEGAPOLIS.ID, KOTABARU– Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di Jalan Karya Utama RT 09 RW 03, Desa Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara.
Penyaluran bantuan dilakukan pada Selasa (12/5/2026) oleh Sekretaris BPBD Kotabaru, Faisal Muhdi, didampingi Kepala Desa Semayap, Hj. Hamiaht, di Kantor Desa Semayap.
Bantuan yang diberikan berupa bahan pokok penting (bapokting) dan kebutuhan dasar lainnya untuk membantu meringankan beban warga terdampak kebakaran yang menghanguskan empat rumah bedakan berbahan kayu tersebut.
Sekretaris BPBD Kotabaru, Faisal Muhdi, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
“Bantuan berupa bapokting ini untuk para korban kebakaran di wilayah Desa Semayap. Bantuan ini dari pemerintah daerah berupa kebutuhan dasar untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena dampak kebakaran,” ujarnya.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan sementara para korban sekaligus menjadi dukungan moril agar tetap tabah menghadapi musibah.
Faisal menambahkan, pemerintah daerah akan terus berupaya hadir membantu masyarakat yang mengalami bencana.
“Mudah-mudahan dengan bantuan ini setidaknya ada keringanan. Kami berharap para korban bisa tetap bersabar dan kuat menghadapi cobaan ini,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Semayap, Hj. Hamiah, menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kotabaru dan seluruh pihak yang telah bergerak cepat membantu warga pascakebakaran.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi para korban yang saat ini masih berupaya memulihkan kondisi pascamusibah.
“Kami sangat berterima kasih kepada BPBD Kabupaten Kotabaru dan semua pihak yang sudah peduli membantu warga kami yang terdampak kebakaran. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan kebutuhan para korban untuk sementara waktu,” ucapnya.
Salah satu korban kebakaran, Andi Ampa Uleng, mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Bantuan ini sedikit banyaknya sangat kami butuhkan untuk kebutuhan sehari-hari setelah musibah kebakaran kemarin,” ucapnya.
Diketahui, kebakaran yang terjadi pada Senin (11/5) sore sekitar pukul 15.45 WITA itu diduga dipicu korsleting listrik. Peristiwa tersebut menyebabkan empat rumah sewaan milik Husmawati (55) hangus terbakar.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta.(MIA)
Diterbitkan tanggal 12 Mei 2026 by admin














Discussion about this post