MEGAPOLIS.ID, JEREZ – Aprilia mengakui mendapat keuntungan dari kondisi Marc Marquez yang belum dalam performa terbaik pada MotoGP 2026.
Pengakuan tersebut disampaikan CEO Aprilia, Massimo Rivola, setelah timnya menunjukkan performa impresif dalam empat seri awal musim.
Aprilia memimpin tiga klasemen dunia sekaligus setelah rangkaian balapan awal. Hasil ini memperkuat posisi mereka sebagai salah satu kandidat utama juara musim ini.
Marco Bezzecchi menjadi sorotan setelah mendominasi tiga grand prix pembuka. Dia bahkan mencatat rekor baru untuk jumlah lap terdepan terbanyak.
Namun dominasi tersebut sempat terhenti pada Grand Prix Spanyol. Pembalap Gresini Ducati, Alex Marquez, berhasil merebut kemenangan di Sirkuit Jerez.
Meski gagal menang, Bezzecchi tetap finis di posisi kedua. Hasil itu membuat dia memperlebar keunggulan klasemen menjadi 11 poin jelang Grand Prix Prancis.
Pengakuan Terbuka dari Aprilia
Rivola menilai performa Aprilia saat ini sangat positif. Empat motor mereka mampu finis di posisi enam besar di Jerez.
“Tidak perlu membuat pernyataan besar. Sangat penting bisa menempatkan empat motor di enam besar di Jerez, itu tanda yang sangat bagus,” katanya kepada Sky Italia.
Dia juga mengakui ada faktor eksternal yang menguntungkan timnya. “Kami juga diuntungkan dari fakta Marc Marquez jelas belum dalam kondisi terbaik. Kami melakukan pekerjaan luar biasa selama musim dingin,” ujarnya.
Rivola menambahkan kekuatan tim juga didukung pembalap yang kompetitif. Dia menilai perkembangan tim satelit berjalan sangat baik.
“Kami punya dua pembalap yang sangat kuat, dan saya harus bilang Trackhouse berkembang sangat baik,” tuturnya.
Dia juga menyoroti keunggulan Bezzecchi dalam posisi start. Hal tersebut membantu performanya saat balapan.
“Bezzecchi punya keuntungan memulai lebih depan dibanding yang lain, jadi dia mendapat manfaat saat balapan,” jelasnya.
Rivola tetap menegaskan Aprilia siap bersaing sepanjang musim. “Kami ada di sana, kami benar-benar ada. Musim ini sangat panjang, tapi kami yakin pekerjaan kami menuju arah yang tepat,” katanya.
Marc Marquez Belum Kembali ke Puncak
Sementara itu, Marc Marquez belum meraih podium balapan utama musim ini. Meski begitu, dia sudah mencatat dua kemenangan sprint.
Salah satu momen paling menonjol terjadi di Jerez. Dia berhasil meraih kemenangan sprint meski sempat mengalami insiden jatuh.
Pembalap Ducati Lenovo tersebut masih berjuang dengan kondisi bahu yang mengalami cedera serius pada Oktober tahun lalu. Dampak cedera tersebut masih terasa hingga musim ini.
Namun hasil tes setelah balapan di Jerez memberikan harapan. Dia optimistis Ducati menemukan solusi untuk meningkatkan performa motor GP26.
Persaingan MotoGP 2026 diprediksi semakin ketat. Aprilia memimpin, namun potensi kebangkitan Marc Marquez bisa mengubah peta persaingan dalam waktu singkat.
(iNews.id)
Diterbitkan tanggal 4 Mei 2026 by Muhamad Samani












Discussion about this post