MEGAPOLIS.ID, Thun – Keajaiban terjadi di Liga Swiss. FC Thun yang berstatus tim promosi berhasil merengkuh titel juara untuk pertama kalinya dalam sejarah. Selamat!
Kepastian juara Thun didapat pada Minggu (3/5/2026) usai kekalahan tim peringkat kedua klasemen St. Gallen 0-3 dari Sion. Hasil itu membuat persaingan kedua tim tetap berjarak 9 angka dengan 3 laga tersisa.
FC Thun mengoleksi 74 poin dari 35 laga, unggul atas St. Gallen di bawahnya dengan 63 poin. Dengan 9 poin tersisa yang bisa diperebutkan hingga akhir musim, Thun sudah tak bisa lagi dikejar pesaing terdekatnya itu.
Ini menjadi gelar Liga Swiss pertama FC Thun dalam sejarah klub. Lebih hebatnya lagi, gelar itu didapat tepat setelah mereka promosi dari Challange League (divisi 2 Swiss).
Sangat sedikit yang memperkirakan FC Thun keluar sebagai juara Liga Super Swiss. Bukan apa-apa, Thun memulai musim dengan salah satu anggaran terkecil di liga, hanya keluar biaya 1,7 juta euro untuk mendatangkan 4 pemain.
FC Thun memang bisa dibilang klub kecil ketimbang tim-tim raksasa Swiss semisal FC Basel atau Young Boys yang beberapa kali tampil di Eropa. Klub ini berasal dari kota Thun yang berpenduduk sekitar 45 ribu jiwa saja.
Keberhasilan FC Thun menjadi juara Liga Swiss tak bisa dilepaskan dari peran pelatih Mauro Lustrinelli. Juru taktik berusia 50 tahun ini sudah melatih di sana sejak 2022 dan berhasil mengantarkan tim promosi dari divisi 2 menuju tangga juara Liga Super Swiss.
Di bawah Lustrinelli, Thun meraih 13 kemenangan pada paruh musim Liga Swiss 2025/2026. Elmin Rostaders cs menambah 11 kemenangan lagi di awal 2026 yang mengantarkan mereka menjadi juara.
Keberhasilan menjadi juara Liga Super Swiss membawa FC Thun lolos ke Liga Champions musim depan. Thun untuk pertama kalinya sejak 2005 bermain di kompetisi tertinggi Eropa.
(detiksport)
Diterbitkan tanggal 4 Mei 2026 by Muhamad Samani












Discussion about this post