MEGAPOLIS.ID, Jeddah – Cristiano Ronaldo dituduh sedang dibantu untuk bisa juara Saudi Pro League. Tudingan itu muncul dari Al Ahli.
Awalnya, Ivan Toney protes soal kepemimpinan wasit usai ditahan Al Fayha, Rabu lalu. Ia protes sebab ada beberapa momen handball lawan yang harusnya diganjar penalti, namun diabaikan wasit.
Eks striker Brentford itu menilai, wasit tak kooperatif saat diajak komunikasi. Hal itu bikin ia berang dan menyindir seseorang.
“Saya pikir poin pembicaraan utama adalah dua penalti itu, itu sangat jelas. Saya tidak tahu apa lagi yang Anda inginkan darinya, jika Anda mengangkat bola dengan dua tangan, Anda akan diberi penalti atau tidak?”
“Ketika kami coba berbicara dengan wasit, dia malah menyuruh kami untuk “fokus pada Liga Champions Asia. Bagaimana bisa wasit bilang begitu? Kami sedang membicarakan situasi saat ini, tapi dia malah menyuruh kami fokus pada AFC,” sungutnya.
Saat ditanya siapa yang diuntungkan dari keputusan tersebut, Toney menjawab, “Kita tahu siapa, siapa yang sedang kita kejar?” katanya.
Komentar itu dianggap merujuk pada Al Nassr, timnya Cristiano Ronaldo. Saat ini tim asuhan Jorge Jesus tengah memimpin klasemen Saudi Pro League dengan 70 poin, unggul empat angka dari Al Ahli.
Bukan cuma Toney, rekan setimnya, Galeno, juga langsung membuat sindiran pedas. Ia meminta agar trofi langsung diserahkan saja ke satu orang, yang dinilai adalah Cristiano Ronaldo.
“Serahkan trofi, itulah yang mereka inginkan. Mereka ingin mengeliminasi kami dari kejuaraan dengan cara apa pun, mereka ingin menyerahkan trofi kepada satu orang, sebuah ketidakhormatan total terhadap klub kami,’ tulisnya di media sosial.
Al-Ahli juga sempat merilis pernyataan. Klub mempertanyakan kinerja wasit. Klub mendesak pengusutan dilakukan.
“Perusahaan klub Al Ahli menyatakan ketidakpuasan yang mendalam atas kesalahan wasit, yang memengaruhi pertandingan tim sepakbola utama hari ini melawan Al Fayha pada putaran ke-29 Liga Roshn Saudi. Keputusan wasit berdampak langsung pada alur permainan dan hasil akhirnya, yang pada gilirannya memengaruhi posisi tim dalam perebutan gelar juara,” tulis Al Ahli.
“Kesalahan-kesalahan semacam itu memunculkan kekhawatiran yang wajar terkait proses seleksi wasit dan kriteria yang diterapkan, terutama mengingat tingginya tingkat teknis dan kompetitif Liga Saudi Roshn. Tim ini telah menghadapi keputusan wasit yang tidak adil, situasi yang tidak dapat diterima karena tidak mendukung perkembangan kompetisi maupun menjunjung tinggi prinsip keadilan kompetitif, yang harus menjadi landasan setiap turnamen yang sukses.”
“Klub Al-Ahli meminta akses ke rekaman dan komunikasi wasit dan asisten wasit video (VAR), serta interaksi mereka dengan para pemain tim selama pertandingan. Perusahaan juga meminta penjelasan yang jelas untuk semua insiden wasit di mana keputusan tidak diambil dengan benar,” tulis Al Ahli.
Musim ini, Cristiano Ronaldo diambang juara Saudi Pro League. Al Nassr memimpin klasemen dengan 70 poin, unggul dua angka dari Al Hilal di peringkat dua dengan menyisakan tiga pertandigan lagi. Jika juara, maka Ronaldo akan meraih titel juara liga Saudi untuk pertama kalinya, sejak didatangkan pada 2022.
(detiksport)
Diterbitkan tanggal 10 April 2026 by Muhamad Samani












Discussion about this post