Megapolis
Iklan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha
No Result
View All Result
Megapolis
No Result
View All Result
Home Sport

4 Pemain Timnas Indonesia Dilarang Main di Liga Belanda Pekan Ini, Cuma Maarten Paes yang Statusnya Aman

Muhamad Samani by Muhamad Samani
Kamis, 2 April 2026 - 11:28
di Sport
0
4 Pemain Timnas Indonesia Dilarang Main di Liga Belanda Pekan Ini, Cuma Maarten Paes yang Statusnya Aman

Maarten Paes satu-satunya pemain Timnas Indonesia yang diizinkan main di Liga Belanda pekan ini. (Foto: Instagram/@afcajax)

66
SHARES
1.1k
VIEWS

MEGAPOLIS.ID – SEBANYAK 4 pemain Timnas Indonesia dilarang main di Liga Belanda mulai pekan ini. Pemain-pemain ini dilarang bermain hingga Federasi Sepakbola Belanda (KNVB) menemukan formulasi tepat soal aturan izin kerja untuk pemain non Uni Eropa yang dulunya memiliki paspor Belanda.

Lantas, siapa saja empat pemain Timnas Indonesia yang dilarang bermain? Mereka ialah Justin Hubner (Fortuna Sittard), Dean James (Go Ahead Eagles), Tim Geypens (FC Emmen) dan Nathan Tjoe A-On (Willem II). Jumlahnya mungkin bertambah menjadi enam nama jika Miliano Jonathans (Excelsior Rotterdam) dan Mees Hilgers (FC Twente) tidak mengalami cedera.

1. Hanya Maarten Paes yang Aman

Menurut jurnalis Voetbal International, Tom Knipping, saat ini hanya Maarten Paes, pemain Indonesia yang diizinkan bermain di Eredivisie. Penyebabnya karena Ajax Amsterdam paham status Maarten Paes tak lagi memegang paspor Belanda saat dikontak awal tahun ini.

Berhubung paspor Maarten Paes adalah Indonesia, Ajax Amsterdam mengurus izin kerja penjaga gawang 27 tahun tersebut. Karena berstatus pemain non Uni Eropa, gaji Maarten Paes pun masuk kategori tinggi.

Sesuai aturan, pemain non Uni Eropa yang berkarier di Eredivisie, wajib memiliki gaji minimal 600.000 euro atau setara Rp11,7 miliar per tahun. Karena itulah, Ajax Amsterdam memberikan gaji Maarten Paes di kisaran angka di atas.

Sejatinya, Ajax Amsterdam sempat tidak sadar dengan status Maarten Paes yang sudah beralih paspor menjadi Indonesia. Beruntung, salah satu pengacara internal Ajax Amsterdam sadar dan langsung mengurus izin kerja Maarten Paes.

“Ajax mengindikasikan bahwa Paes, yang dinaturalisasi pada 30 April 2024 di Jakarta, kemungkinan besar tidak memenuhi syarat untuk bermain berdasarkan investigasi internal. Dan statusnya perlu diselidiki lebih lanjut,” kata Tom Knipping di Voetbal International,  dikutip dari @garudafansbook_.

“Maarten Paes didaftarkan oAjax dan KNVB menyatakan Paes memenuhi syarat untuk bermain. Namun, seorang pengacara internal Ajax menyampaikan kekhawatirannya, karena sebelumnya telah dikeluarkan peringatan bahwa seorang pemain tidak dapat memiliki kewarganegaraan Belanda dan Indonesia sekaligus. Saat itu, Ajax memutuskan untuk tidak mengambil risiko dan tidak mengizinkan Paes untuk bermain atau berlatih sampai masalah tersebut terselesaikan 100%,” lanjut laporan di atas.

“Mereka (klub Eredivisie dan Eerste) berharap KNVB harusnya memberi tahu klub tentang hal itu. Mereka merasa bahwa KNVB seharusnya lebih waspada dan aktif, mengingat banyaknya pemain Internasional yang dinaturalisasi dari Indonesia, Suriname, dan Tanjung Verde. Terutama sekarang KNVB meminta untuk tidak menurunkan pemain-pemain ini selama status mereka belum jelas,” tegas Tom Knipping.

2. Masalah yang Dialami Dean James Dkk

Masalah uang, mungkin tidak jadi masalah bagi klub sebesar Ajax Amsterdam. Terbukti, mereka sanggup membayar gaji minimal 600.000 euro per tahun yang ditetapkan Eredivisie bagi pemain-pemain non Uni Eropa seperti Marten Paes.

Namun, yang menjadi masalah ketika tim-tim kecil seperti Go Ahead Eagles, Fortuna Sittard, FC Emmen dan Willem II dihadapkan masalah Serupa. Apakah mereka rela menggaji pemain-pemain non Uni Eropa rasa lokal dengan gaji minimal Rp11 miliar per tahun?

Ambil contoh Dean James di Go Ahead Eagles, kabarnya hanya menerima Rp2,5 miliar per tahun. Jika harus mengikuti standar  yang ada, Go Ahead Eagles harus menaikkan gaji Dean James hingga empat kali lipat!  Jika KNVB tidak bisa mengambil langkah bijak, bukan tak mungkin pemain-pemain Indonesia yang berkarier di Liga Belanda akan berganti klub pada bursa transfer musim panas 2026.

(Okezone)

Diterbitkan tanggal 2 April 2026 by Muhamad Samani

Tags: Dean JamesJustin HubnerMaarten PaesTimnas Indonesia
Berita Sebelumnya

Tua-tua Keladi di Piala Dunia 2026: Ronaldo, Modric, dan Dzeko

Berita Berikutnya

Kontrak Pembangunan Jembatan Pulau Laut Resmi Diteken, Tanah Bumbu – Kotabaru Siap Terkoneksi

Muhamad Samani

Muhamad Samani

Berita Berikutnya
Kontrak Pembangunan Jembatan Pulau Laut Resmi Diteken, Tanah Bumbu – Kotabaru Siap Terkoneksi

Kontrak Pembangunan Jembatan Pulau Laut Resmi Diteken, Tanah Bumbu – Kotabaru Siap Terkoneksi

Discussion about this post

Widget weather
  • Trending
  • Komentar
  • Terbaru
Warga Banjarmasin Laporkan Dugaan Penipuan Janji Pernikahan, Mengaku Dirugikan Rp1,6 Miliar

Warga Banjarmasin Laporkan Dugaan Penipuan Janji Pernikahan, Mengaku Dirugikan Rp1,6 Miliar

22 Desember 2025
Kadisdik Serahkan 15 Izin Operasional PAUD Negeri

Kadisdik Serahkan 15 Izin Operasional PAUD Negeri

16 April 2025
Mulai Hari Ini Tarif Parkir di Kota Banjarmasin Turun

Mulai Hari Ini Tarif Parkir di Kota Banjarmasin Turun

30 Mei 2025
Jelang Penetapan Aditya di Pilkada Banjarbaru, Fitnah Terarah untuk Vivi Zubedi!

Jelang Penetapan Aditya di Pilkada Banjarbaru, Fitnah Terarah untuk Vivi Zubedi!

20 September 2024
Paul Pogba, Mantan Pemain Termahal di Dunia yang Sedang Merana

Paul Pogba, Mantan Pemain Termahal di Dunia yang Sedang Merana

0
Menagih Janji Presiden FIFA, Jadikan Piala AFF sebagai Agenda Resmi FIFA!

Menagih Janji Presiden FIFA, Jadikan Piala AFF sebagai Agenda Resmi FIFA!

0
Jelang Hadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Gelar TC

Jelang Hadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Gelar TC

0
Tamu dari Malaysia Takjub dengan Keindahan Destinasi Wisata di Kotabaru

Tamu dari Malaysia Takjub dengan Keindahan Destinasi Wisata di Kotabaru

0
Komisi IV DPRD Kalsel Soroti Masih Tingginya Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Komisi IV DPRD Kalsel Soroti Masih Tingginya Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

2 April 2026
Launching Logo 500 Tahun Banjarmasin, Walikota Tegaskan Perayaan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Launching Logo 500 Tahun Banjarmasin, Walikota Tegaskan Perayaan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

2 April 2026
Tanah Bumbu Serahkan LKPD Unaudited 2025 ke BPK

Tanah Bumbu Serahkan LKPD Unaudited 2025 ke BPK

2 April 2026
Kontrak Pembangunan Jembatan Pulau Laut Resmi Diteken, Tanah Bumbu – Kotabaru Siap Terkoneksi

Kontrak Pembangunan Jembatan Pulau Laut Resmi Diteken, Tanah Bumbu – Kotabaru Siap Terkoneksi

2 April 2026

Berita Baru

Komisi IV DPRD Kalsel Soroti Masih Tingginya Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Komisi IV DPRD Kalsel Soroti Masih Tingginya Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

2 April 2026
Launching Logo 500 Tahun Banjarmasin, Walikota Tegaskan Perayaan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Launching Logo 500 Tahun Banjarmasin, Walikota Tegaskan Perayaan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

2 April 2026
Tanah Bumbu Serahkan LKPD Unaudited 2025 ke BPK

Tanah Bumbu Serahkan LKPD Unaudited 2025 ke BPK

2 April 2026
Kontrak Pembangunan Jembatan Pulau Laut Resmi Diteken, Tanah Bumbu – Kotabaru Siap Terkoneksi

Kontrak Pembangunan Jembatan Pulau Laut Resmi Diteken, Tanah Bumbu – Kotabaru Siap Terkoneksi

2 April 2026
Megapolis

© 2022 Megapolis - Banjarmasin Kalimantan Selatan.

  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Wartawan
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha

© 2022 Megapolis - Banjarmasin Kalimantan Selatan.