MEGAPOLIS.ID – Timnas Senegal resmi mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) setelah gelar juara Piala Afrika 2025 dicabut dan diberikan kepada Maroko.
Dikutip dari ESPN, Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) sudah memulai proses formal banding tersebut ke CAS guna membatalkan keputusan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
Banding ini dilakukan FSF demi membatalkan keputusan kontroversial CAF yang mencabut status juara Piala Afrika 2025 milik timnas Senegal.
Selain itu, FSF juga meminta penangguhan batas waktu dalam mengajukan banding hingga keputusan CAF dianggap lengkap. Direktur Jenderal CAS Matthieu Reeb mengatakan pihaknya bertekad menyelesaikan masalah ini.
“CAS sangat siap untuk menyelesaikan jenis sengketa ini, dengan bantuan arbiter ahli dan independen,” ujar Reeb.
“Kami memahami bahwa tim dan penggemar ingin mengetahui keputusan akhir, dan kami akan memastikan bahwa proses arbitrase dilakukan secepat mungkin, sambil menghormati hak semua pihak untuk mendapatkan sidang yang adil.”
Pencabutan gelar juara Piala Afrika itu terjadi setelah CAF membuat keputusan kontroversial baru-baru ini.
Dewan Banding CAF memberikan gelar juara Piala Afrika 20265 kepada Maroko yang menjadi tuan rumah dan membatalkan kemenangan 1-0 Senegal di final. Tidak hanya itu, dewan banding CAF juga menjatuhkan kekalahan 0-3 untuk Senegal.
Keputusan kontroversial itu muncul lantaran Senegal dianggap kehilangan hak bertanding akibat meninggalkan lapangan sebagai efek dari protes penalti yang diberikan kepada Maroko saat final di Stadion Moulay Abdellah pada Januari lalu.
(CNN Indonesia)
Diterbitkan tanggal 26 Maret 2026 by Muhamad Samani












Discussion about this post