MEGAPOLIS.ID, MADRID – Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa senang bukan main Los Blancos –julukan Madrid– berhasil mengamankan poin penuh secara dramatis saat menjamu Celta Vigo di pekan ke-27 Liga Spanyol 2025-2026, Sabtu (7/3/2026) dini hari WIB. Gol larut Fede Valverde di masa injury time tidak hanya memastikan kemenangan, tetapi juga menjaga napas Los Blancos dalam perburuan gelar juara dengan memangkas jarak menjadi hanya satu poin dari puncak klasemen yang dikuasai Barcelona.
Kemenangan di kandang Celta Vigo itu juga terasa sangat emosional bagi Arbeloa, mengingat Madrid tampil dengan kondisi skuad yang pincang akibat badai cedera. Baginya, hasil ini adalah kado terbaik untuk merayakan 124 tahun sejarah klub.
“Tidak ada cara yang lebih baik untuk merayakan sejarah klub terbaik di dunia selain dengan cara ini: berjuang melawan segalanya dan semua orang,” ujar Arbeloa kepada RMTV, yang dilansir dari Football Espana, Sabtu (7/3/2026).
1. Mentalitas Real Madrid
Bagi Arbeloa, kemenangan tipis ini lebih dari sekadar tiga poin. Ia melihat adanya karakter dan keberanian yang muncul dari para pemainnya di tengah tekanan besar.
Sang pelatih berharap determinasi yang ditunjukkan hingga menit akhir pertandingan dapat menjadi titik balik performa tim di sisa musim yang masih menyisakan 33 poin untuk diperebutkan.
“Ini adalah Real Madrid: bertarung hingga akhir, berjuang, dan menunjukkan karakter. Saya harap ini adalah titik balik dan dari sini semuanya akan berjalan jauh lebih baik,” tambahnya.
Arbeloa juga memuji dukungan para fans yang tetap setia mendorong tim meski dalam situasi sulit. Baginya, suasana tersebut sangat krusial dalam mengubah pendekatan mental tim menjelang laga krusial melawan Manchester City di Liga Champions tengah pekan depan.
2. Waktunya Melirik Potensi La Fabrica
Salah satu poin penting yang ditegaskan Arbeloa pasca-laga adalah perlunya klub memberikan apresiasi lebih terhadap akademi. Dalam laga tersebut, Arbeloa memberikan kepercayaan kepada gelandang muda Thiago Pitarch sebagai starter, serta memasukkan Manuel Angel dan Cesar Palacios yang berperan penting dalam terciptanya gol kemenangan.
“Kita memiliki akademi muda yang perlu lebih dihargai. Tentu saja, pemain terbaik dunia datang ke sini, tetapi kita memiliki pemain akademi berkualitas sangat tinggi,” sambung Arbeloa.
Di sisi lain, Arbeloa juga mengklarifikasi keputusannya menarik keluar Arda Guler di babak kedua yang sempat memicu reaksi tidak senang dari sang pemain. Ia menegaskan bahwa pergantian tersebut murni strategi teknis, bukan karena masalah fisik.
Selain itu, ia juga memberikan apresiasi luar biasa kepada Ferland Mendy yang tampil penuh 90 menit meski baru kembali dari cedera panjang sejak November lalu.
(OKezone)
Diterbitkan tanggal 7 Maret 2026 by Muhamad Samani












Discussion about this post