MEGAPOLIS.ID – PEMBALAP Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia,menyatakan fokus sepenuhnya menatap MotoGP 2026. Ia tidak mau memikirkan kritikan yang datang menerpanya.
Musim lalu, Francesco Bagnaia menempati posisi kelima klasemen akhir MotoGP 2025 dengan 288 poin. Juara MotoGP 2025 direbut rekan setimnya, Marc Marquez, dengan 545 poin.
1. Kritikan Haters Tidak Penting
Francesco Bagnaia mengatakan tidak semua kritikan itu penting. Ia menilai kritikan para haters atau pembencinya malah akan membuang-buang waktu saja.
“Itu tergantung dari siapa kritik itu datang, karena 90 persen di antaranya tidak perlu,” kata Francesco Bagnaia, mengutip dari laman Motosan, Rabu (27/1/2026).
2. Pembalap Perlu Bijak Kelola Kritik
Pembalap asal Italia ini mengakui pembalap profesional perlu bijak dalam mengelola kritikan yang datang. Ia pun tidak terbebani dengan adanya berbagai kritikan terkait performanya di atas lintasan.
“Pada akhirnya, saya menghadapi para pengkritik sebagaimana Mestinya. Ketika kritik bersifat konstruktif, ada baiknya menerimanya, mendengarkannya, dan mencoba untuk memahaminya,” ucap juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 tersebut.
“Ketika kritik tidak masuk akal, bahkan tidak perlu dipertimbangkan,” tambah anak didik juara dunia tujuh kali kelas MotoGP Valentino Rossi.
Para pembalap sedang menjalani libur musim dingin. Seluruh kegiatan MotoGP akan kembali saat tes pramusim MotoGP 2026 digelar di Malaysia (3-5 Februari 2026) dan Thailand (21-22 Februari 2026).
Menarik menanti aksi Francesco Bagnaia di MotoGP 2026. Jika tampil minor lagi, kontrak Francesco Bagnaia berpotensi diputus Ducati yang habis akhir MotoGP 2026
(Okezone)
Diterbitkan tanggal 27 Januari 2026 by Muhamad Samani













Discussion about this post