MEGAPOLIS.ID, BANJARMASIN – Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Fathul Jannah Muhidin didampingi drg Ellyana Trisya Hasnuryadi, hadiri Pertemuan Rutin DWP Provinsi Kalsel dalam rangka Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, pada Senin (19/1/2026).
Bertempat di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, peringatan Isra Mi’raj ini dibuka dengan lantunan syair habsyi dari Grup Al-Faruq, dihadiri anggota DWP Provinsi serta perwakilan organisasi Wanita di Provinsi Kalsel.
Dalam sambutannya, Ketua DWP Provinsi Kalsel, Hj Masrupah Syarifuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada penyelenggara kegiatan rutin tahunan ini, yang dalam hal ini adalah DWP Biro Kesejahteraan Rakyat, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kesehatan serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalsel.
“Terima kasih saya sampaikan kepada penyelenggara kegiatan Isra Mi’raj kita hari ini. Mudah-mudahan dengan kehadiran kita, kita bisa meneladani perjalanan dan akhlak Nabi kita, Nabi Muhammad SAW yang begitu mulia dan sempurna di berbagai aspek kehidupan,” ujarnya.
Hj Masrupah Syarifuddin juga tak lupa sampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan Isra Mi’raj di lingkungan DWP Provinsi Kalsel, yang menjadi momentum bagi para anggota untuk meneladani perjalanan dan akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita sangat bersyukur peringatan Isra Mi’raj ini bisa terlaksana di lingkungan Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalsel. Peringatan ini bukan hanya perayaan, tapi juga momentum untuk meneladani perjalanan dan juga akhlak Nabi Muhammad SAW, baik dalam kehidupan pribadi, berkeluarga, bertetangga maupun dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” tuturnya.
Terlebih ujar Hj Masrupah Syarifuddin, anggota DWP memiliki peran penting dalam meneruskan nilai-nilai luhur dan akhlak Nabi Muhammad SAW melalui ragam kegiatan sosial, pendidikan dan pemberdayaan keluarga.
“Semoga dengan semangat Isra Mi’raj ini, kita mampu menjalankan peran kita dengan penuh tanggung jawab, menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat sekitar,” harapnya.
Di akhir sambutannya, Hj Masrupah juga berpesan kepada para Anggota DWP Provinsi Kalsel dan seluruh undangan yang hadir, untuk yakin bahwa dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, akan memberikan kebahagiaan dalam hidup.
“Saya juga mengajak kita semua untuk terus meneladani perjalanan dan akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, yakinlah dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, kita akan memperoleh kehidupan yang bahagia di dunia dan akhirat,” pesannya.
Peringatan Isra Mi’raj ini juga diisi dengan siraman rohani, yang disampaikan oleh Ustadzah Hj. Ihsan Saberan, dari Yayasan Tahfizh Al-Qur’an Ummul Qura, Banjarmasin, yang menyampaikan banyak hal, salah satu diantarnya adalah untuk mengimani Peristiwa Isra Mi’raj ini.
“Isra Mi’raj adalah sebuah hadiah penghiburan yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW, atas Tahun Kesedihan yang beliau lalui, karena berpulangnya dua orang yang sangat beliau cintai, yaitu sang Istri Tercinta, Siti Khadijah, dan Paman beliau, Abu Thalib, yang merupakan dua orang pendukung utama beliau dalam mendakwahkan Agama Islam,” sampainya.
Ustadzah Hj Ihsan Saberan juga menyampaikan bahwa nikmat terbesar yang dimiliki oleh umat Islam adalah nikmat memiliki Nabi Muhammad SAW, nikmat menjadi umat beliau, yang patut disyukuri oleh seluruh umat Islam.
“Peringatan Isra Mi’raj ini harus menjadi pengingat kita, untuk senantias bersyukur atas nikmat diutusnya Nabi Muhammad SAW, karena ini adalah nikmat yang paling agung, paling besar. Banyak orang yang hidup di zaman Nabi, tapi tidak diizinkan melihat Rasulullah,” ujarnya.
Sebagai seorang Istri di dalam rumah tangga, Ustadzah Hj Ihsan Saberan juga berpesan agar menjadi Istri yang baik, dan senantiasa menerapkan amalan, kebiasaan-kebiasaan atau akhlak baik Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan.
Peringatan Isra Mi’raj 1447 H ini juga turut diisi dengan lantunan merdu Ayat Suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Qoriah Sofia Mawaddah Al-Insyirah, yang merupakan Juara Harapan 1 pada MTQ Internasional tahun 2018, di Maroko.(rls)
Diterbitkan tanggal 19 Januari 2026 by admin












Discussion about this post