MEGAPOLIS.ID, BANJAR – Wakil Gubernur Kalsel H. Hasnuryadi Sulaiman secara resmi membuka Program Rehabilitasi Sosial Angkatan VII Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra & Fisik Fajar Harapan serta Angkatan VIII Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Iskaya Banaran Tahun 2026, yang digelar di Aula Persada PRSPDNF Fajar Harapan, Selasa (6/1/2026) sore.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen berkelanjutan Pemerintah Provinsi Kalsel dalam memberikan pendampingan, pembinaan, dan pemberdayaan bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial.
Sebanyak 29 peserta yang berasal dari 13 kabupaten/kota di Kalsel akan mengikuti pelatihan di dua panti rehabilitasi tersebut.
Adapun bidang keterampilan yang diberikan meliputi, Bimbingan Komputer, Tata Boga dan Tata Rias, serta Tata Busana (Menjahit).
Selain program reguler selama 6 bulan untuk disabilitas fisik, dilaporkan pula bahwa Panti Fajar Harapan saat ini tengah membina 50 orang disabilitas netra, di mana 27 di antaranya masih berstatus pelajar dengan masa pembinaan yang bisa mencapai 12 tahun.
Dalam sambutannya, Wagub Hasnuryadi menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk perhatian serius pemerintah daerah, sekaligus menjalankan instruksi langsung Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, yang menekankan pentingnya keberlanjutan program kemanusiaan dan sosial di Banua.
Wagub Hasnuryadi menegaskan bahwa program rehabilitasi ini bukan hanya rutinitas tahunan, melainkan langkah strategis pemerintah dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, mandiri, dan berdaya saing. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah pusat dan daerah dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Pesan pak Gubernur melalui kami, agar adik-adik peserta tetap semangat dalam belajar, bekerja, dan berlatih. Yakinlah bahwa masa depan kita semua akan jauh lebih baik dengan kerja keras dan ketekunan,” ujar Hasnuryadi di hadapan para peserta.
Lebih lanjut, Hasnuryadi mengajak seluruh unsur masyarakat, lembaga sosial, dan instansi terkait untuk berkolaborasi dalam memajukan Kalsel.
Melalui semangat “Bekerja Bersama Merangkul Semua”, diharapkan program rehabilitasi sosial ini mampu memberikan dampak positif yang signifikan, sehingga para penerima manfaat dapat kembali berbaur, produktif, serta berkontribusi di tengah masyarakat.
“Bekerja Bersama Merangkul Semua, kita bangun Banua Kalsel tercinta agar semakin maju dan sejahtera. Amin Allahumma Amin,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Panti Fajar Harapan, Jumri, menyebut kegiatan ini sebagai agenda strategis yang sangat penting bagi pengembangan potensi penerima manfaat.
“Program rehabilitasi ini bukan hanya rutinitas, tetapi menjadi sarana penting untuk membina, memotivasi, sekaligus membekali penyandang disabilitas agar mampu mandiri dan berdaya saing,” ujarnya.
Jumri menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mencapai tiga tujuan utama, yaitu pemulihan kepercayaan diri, agar peserta siap kembali bersosialisasi dan pembekalan keterampilan praktis, sebagai modal ekonomi pasca program serta perubahan pola pikir, bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang meraih masa depan.
“Kami ingin peserta tidak hanya pulih secara mental dan sosial, tapi juga pulang dengan keterampilan nyata yang bisa mengantarkan mereka pada kemandirian ekonomi,” tegasnya.
Menurut Jumri, upaya ini menjadi bagian pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang terus ditingkatkan pemerintah daerah.
“Harapan kami, setiap peserta yang lulus dari sini tidak hanya membawa pengalaman, tetapi benar-benar memiliki bekal hidup untuk menata masa depan yang lebih baik,” tutup Jumri penuh optimisme.(rls)
Diterbitkan tanggal 7 Januari 2026 by admin














Discussion about this post