MEGAPOLIS.ID, BANJARMASIN – Aroma menyengat yang dulu berembus di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Basirih, kini perlahan mulai tak tercium. Pasalnya, usai beberapa bulan menjalani pembersihan hingga perbaikan infrastruktur dan saluran, TPA kebanggaan warga Kota Banjarmasin tersebut kian menapaki langkah serius menuju pengelolaan TPA terpadu yang aman dan sesuai aturan.
Pada Jumat (2/1/2026), Walikota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR kembali meninjau langsung efektivitas perbaikan yang telah dilakukan. Ia menegaskan ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menata kembali pengelolaan limbah sampah secara lebih modern dan tidak asal-asalan melalui sistem Sanitary Landfill.
Dalam tinjauannya kali ini, secara khusus Yamin melihat progres pengangkatan limbah sampah tersisa yang menghasilkan air lindi di beberapa titik TPA.
“Hari ini kita melihat kembali kondisi TPA Basirih yang sampai tahap ini masih terus kita lakukan perbaikan. Kita masih di fase rehabilitasi, melakukan pembenahan sebagaimana amanat regulasi, undang-undang untuk melakukan metode sanitary landfill, tidak lagi open dumping,” jelasnya.
Menurut Yamin, pihaknya saat ini terus melakukan evaluasi untuk memenuhi catatan-catatan yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup agar TPA satu-satunya yang berada di bawah kelola Pemerintah Kota Banjarmasin itu dapat segera dibuka kembali.
“Hari ini kita hanya memantau dan meninjau kondisi khususnya saluran air lindi yang Alhamdulillah berangsur sudah mulai bagus kita perbaiki dan terakhir kita cek itu indeksnya masuk di range di bawah baku mutu artinya aman,” ungkapnya.
“Namun masih ada beberapa hal terkait catatan pemerintah pusat, tersisa dua poin mungkin yang salah satunya yakni terkait DED dalam hal penataan pemisahan air lindi dan air hujan di sini (TPA, red),” sambung Yamin.
Ia pun memohon doa dan dukungan seluruh stakeholder tak terkecuali seluruh lapisan masyarakat untuk bisa membersamai komitmen pengelolaan ini secara maksimal, melalui langkah-langkah kolektif seperti pemilahan sampah dari sumber dan pengurangan sampah plastik sekali pakai.
“Jika diberi kesempatan lagi oleh pemerintah pusat, kita tegaskan komitmen bahwa jangan sampai lagi kita asal buang sampah di sini tapi sampah yang telah terkelola, telah terpilah ini yang jadi catatan penting kami, kita ingin TPA Basirih sendiri bisa terbangun bangunan-bangunan representatif yang agak besar dan luas untuk kemudian menjadi TPST di beberapa titik zona,” beber Yamin.
“Ini kita harapkan, dibantu juga sinergi pemerintah pusat sehingga di sini sekiranya bisa menjadi tempat untuk melakukan pengelolaan dan pemilahan sampah terpadu di kota Banjarmasin kelak,” pungkasnya.(rls)
Diterbitkan tanggal 2 Januari 2026 by admin












Discussion about this post