Megapolis
Iklan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha
No Result
View All Result
Megapolis
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Komdigi Tegaskan Etika dan Regulasi AI sebagai Pilar Kerja Redaksi Modern

admin by admin
Jumat, 28 November 2025 - 09:15
di Nasional
0
Komdigi Tegaskan Etika dan Regulasi AI sebagai Pilar Kerja Redaksi Modern

Wamenkomdigi RI Nezar Patria pada kegiatan MediaConnect bertajuk “Dari Cepat Jadi Cermat: Menyikapi AI di Meja Redaksi”.(foto: Komdigi)

207
SHARES
1.9k
VIEWS

MEGAPOLIS.ID, BANDUNG – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan pentingnya pemahaman mendalam mengenai dampak kecerdasan artifisial atau artificial intelegence (AI) terhadap proses kerja redaksi, terutama dalam menjaga ketelitian produk jurnalistik di tengah arus informasi yang bergerak semakin cepat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) RI Nezar Patria pada kegiatan MediaConnect bertajuk “Dari Cepat Jadi Cermat: Menyikapi AI di Meja Redaksi” yang berlangsung di Bandung, Kamis (27/11/2025).

Wamenkomdigi Nezar menjelaskan bahwa AI telah menjadi alat bantu efektif untuk meningkatkan efisiensi kerja jurnalistik. Teknologi ini mampu mengotomatiskan tugas-tugas dasar seperti koreksi sintaksis, translasi bahasa, transkripsi wawancara, hingga analisis sentimen awal.

Menurut dia, otomatisasi tersebut memungkinkan jurnalis memusatkan perhatian pada aktivitas inti seperti investigasi mendalam, verifikasi sumber primer, dan penyusunan narasi yang berbobot. Namun, ia mengingatkan bahwa kecanggihan AI generatif juga menimbulkan kekhawatiran baru, terutama terkait potensi hilangnya otentisitas dan harkat intelektual manusia dalam proses kreasi.

Menjawab tantangan tersebut, Komdigi berkomitmen merumuskan kebijakan yang mengedepankan etika serta inklusivitas. Saat ini pemerintah telah merampungkan dua instrumen kunci, yaitu Peta Jalan Nasional AI dan panduan Etika AI, yang tengah dalam proses pengesahan menjadi Peraturan Presiden (Perpres).

“Dua dokumen ini sedang kita siapkan untuk jadi Peraturan Presiden. Saat ini sedang dibahas di Kementerian Hukum,” ujar Nezar.

Kerangka hukum tersebut akan memperkuat ekosistem regulasi yang telah ada, termasuk Undang-Undang PDP dan Undang-Undang ITE.

Di tingkat industri, Dewan Pers dan perusahaan media juga telah menerbitkan panduan internal untuk memastikan pemanfaatan AI secara bertanggung jawab di ruang redaksi.

“Dewan Pers sendiri sudah mengeluarkan panduan artificial intelligence untuk media. Jadi, saya kira sejumlah regulasi itu, baik eksternal maupun internal, bisa menjadi acuan untuk sementara ini,” ujar Nezar.

Ia menambahkan bahwa salah satu kekhawatiran terbesar adalah potensi penyalahgunaan AI untuk misinformasi, disinformasi, dan penipuan berbasis deepfake. Karena itu, diperlukan kolaborasi antarlembaga serta peningkatan literasi publik guna memperkuat ketahanan informasi nasional.

Pemerintah juga terus mendorong pengembangan Sovereign AI (AI Berdaulat) melalui kebijakan yang memberikan kepastian hukum bagi inisiatif lokal, sehingga Indonesia dapat bertransformasi dari pengguna menjadi pemain penting dalam pengembangan teknologi AI global.

Sementara itu, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah mengungkapkan bahwa AI kini telah berkembang menjadi mitra atau agen yang mampu membentuk pola pikir, membuat prediksi, dan mengambil keputusan kompleks.

Menurut dia, tantangan yang muncul bukan lagi sekadar teknis, melainkan bersifat filosofis dan sosial, karena AI dapat disalahgunakan untuk tujuan bias atau tidak etis.

Edwin menekankan pentingnya pengetahuan dan akhlak sebagai fondasi pengembangan teknologi. “Pemerintah memandu pengembangan AI agar berlandaskan prinsip kemanusiaan, inklusivitas, dan persatuan bangsa, termasuk memastikan bahwa manfaat teknologi meningkatkan kemakmuran dan bukan menciptakan pengangguran,” ujar dia.

Ia menegaskan bahwa AI harus dipandang sebagai persoalan sosial yang dipicu oleh teknologi, bukan sekadar isu komputasi. Menanggapi dinamika tersebut, Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Haryo Damardono, menjelaskan bahwa inovasi AI membawa peluang sekaligus risiko besar bagi industri media dan pendidikan.

Ia mencontohkan bagaimana AI mampu menekan biaya penerjemahan hingga lebih dari 90 persen namun juga menyebabkan hilangnya sejumlah pekerjaan. Karena itu, Kompas menetapkan pedoman etika internal yang membatasi penggunaan AI sebatas alat brainstorming dengan pengawasan manusia.

Kompas juga menerapkan mekanisme deteksi untuk menolak naskah yang terlalu banyak dihasilkan oleh AI demi menjaga integritas editorial.

“Jurnalisme sejati di era teknologi membutuhkan pelatihan, dedikasi pada kebenaran, dan kerja lapangan agar tidak tergantikan oleh konten buatan mesin yang generik,” ujar Haryo.

Dalam kesempatan yang sama, Creative Advisor/AI Specialist Motulz Anto memaparkan perbedaan fundamental antara kecerdasan buatan generatif dan kekuatan kreatif manusia.

Ia menjelaskan bahwa AI bekerja berdasarkan logika algoritma, statistik, dan penalaran biner, sehingga fokus pada hasil rasional. Sementara itu, kreativitas manusia bertumpu pada proses, pengalaman, emosi, dan etika—unsur yang tidak dapat direplikasi oleh mesin.

Motulz menegaskan bahwa bagi para profesional, benteng pertahanan terakhir dari dominasi AI adalah etika, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan inovasi.(rls)

Diterbitkan tanggal 28 November 2025 by admin

Tags: KomdigiRegulasi AI
Berita Sebelumnya

Bupati Kotabaru Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Berita Berikutnya

Portugal Juara Piala Dunia U-17 2025

admin

admin

Berita Berikutnya
Portugal Juara Piala Dunia U-17 2025

Portugal Juara Piala Dunia U-17 2025

Discussion about this post

Widget weather
  • Trending
  • Komentar
  • Terbaru
Warga Banjarmasin Laporkan Dugaan Penipuan Janji Pernikahan, Mengaku Dirugikan Rp1,6 Miliar

Warga Banjarmasin Laporkan Dugaan Penipuan Janji Pernikahan, Mengaku Dirugikan Rp1,6 Miliar

22 Desember 2025
Kadisdik Serahkan 15 Izin Operasional PAUD Negeri

Kadisdik Serahkan 15 Izin Operasional PAUD Negeri

16 April 2025
Mulai Hari Ini Tarif Parkir di Kota Banjarmasin Turun

Mulai Hari Ini Tarif Parkir di Kota Banjarmasin Turun

30 Mei 2025
Jelang Penetapan Aditya di Pilkada Banjarbaru, Fitnah Terarah untuk Vivi Zubedi!

Jelang Penetapan Aditya di Pilkada Banjarbaru, Fitnah Terarah untuk Vivi Zubedi!

20 September 2024
Paul Pogba, Mantan Pemain Termahal di Dunia yang Sedang Merana

Paul Pogba, Mantan Pemain Termahal di Dunia yang Sedang Merana

0
Menagih Janji Presiden FIFA, Jadikan Piala AFF sebagai Agenda Resmi FIFA!

Menagih Janji Presiden FIFA, Jadikan Piala AFF sebagai Agenda Resmi FIFA!

0
Jelang Hadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Gelar TC

Jelang Hadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Gelar TC

0
Tamu dari Malaysia Takjub dengan Keindahan Destinasi Wisata di Kotabaru

Tamu dari Malaysia Takjub dengan Keindahan Destinasi Wisata di Kotabaru

0
Bupati HST Tinjau Banjir di Desa Kayu Rabah, Serap Aspirasi Warga

Bupati HST Tinjau Banjir di Desa Kayu Rabah, Serap Aspirasi Warga

11 Januari 2026
Piala Afrika 2025: Mesir ke Semifinal usai Tekuk Pantai Gading

Piala Afrika 2025: Mesir ke Semifinal usai Tekuk Pantai Gading

11 Januari 2026
Hasil Piala Afrika 2025: Nigeria Depak Aljazair, Maju ke Semifinal

Hasil Piala Afrika 2025: Nigeria Depak Aljazair, Maju ke Semifinal

11 Januari 2026
Man City Vs Exeter City: The Citizens Pesta Gol 10-1 di Piala FA

Man City Vs Exeter City: The Citizens Pesta Gol 10-1 di Piala FA

11 Januari 2026

Berita Baru

Bupati HST Tinjau Banjir di Desa Kayu Rabah, Serap Aspirasi Warga

Bupati HST Tinjau Banjir di Desa Kayu Rabah, Serap Aspirasi Warga

11 Januari 2026
Piala Afrika 2025: Mesir ke Semifinal usai Tekuk Pantai Gading

Piala Afrika 2025: Mesir ke Semifinal usai Tekuk Pantai Gading

11 Januari 2026
Hasil Piala Afrika 2025: Nigeria Depak Aljazair, Maju ke Semifinal

Hasil Piala Afrika 2025: Nigeria Depak Aljazair, Maju ke Semifinal

11 Januari 2026
Man City Vs Exeter City: The Citizens Pesta Gol 10-1 di Piala FA

Man City Vs Exeter City: The Citizens Pesta Gol 10-1 di Piala FA

11 Januari 2026
Megapolis

© 2022 Megapolis - Banjarmasin Kalimantan Selatan.

  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Wartawan
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Global
  • Ekbis
  • Kalimantan
    • Kalimantan Selatan
      • Pemprov Kalsel
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Banjar
      • Balangan
      • Tanah Laut
      • Tanah Bumbu
      • Tapin
      • Tabalong
      • Kotabaru
      • DPRD Kotabaru
      • Hulu Sungai Utara
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Selatan
    • Kalimantan Tengah
      • Barito Selatan
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Barito Selatan
      • Kapuas
      • Palangkaraya
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Barat
  • Hukum & Peristiwa
  • Politik
  • Pendidikan
  • Sport
  • Ragam
    • Kesehatan
    • Pariwisata
    • Opini
    • Otomotif
  • Advertorial
    • PLN UIP3B Kalimantan
    • Yamaha

© 2022 Megapolis - Banjarmasin Kalimantan Selatan.